mostbet casinomostbet1win aviatorpin upmostbetmostbet az casinopinup kzpin up azmostbet aviator loginaviatorlucky jet casinoonewinlucky jet crashpinup4rabetmostbet az1win cassino4r bet1 win indiapin-up1win kzmostbet kzpin up indiamosbet india1win casino1win slotlucky jetpin uplacky jet1win casinolucky jetмостбет кзpinap4rabet pakistan4a betpinup login1 winmosbetmosbetaviator1win casinomosbet1 win az1win casino1winmostbet aviator loginmostbetparimatchparimatchpin up casino india1win
Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPeristiwa

Aksi Massa Korban Penyitas Gempa Cianjur Terjadi Bentrok Dengan Satpol PP

75
×

Aksi Massa Korban Penyitas Gempa Cianjur Terjadi Bentrok Dengan Satpol PP

Sebarkan artikel ini

Harian Pers | Aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Cianjur Menggugat (AMCM), mulai ada perlawanan dari pihak Pemerintah Kabupaten Cianjur.

Pada aksi AMCM bela korban penyintas gempa di Cianjur di depan Pendopo Pemerintah Kabupaten Cianjur, Rabu 31 Mei 2023, telah terjadi chaos antara Satpol PP Kab Cianjur dan massa aksi.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dugaan terjadinya chaos tersebut, berawal dari terjadinya adu mulut Satpol PP dengan para pendemo hingga terjadilah pemukulan kepada masyarakat yang sedang berdemo oleh oknum Satpol PP.

Terjadinya dugaan pemukulan oleh oknum Satpol PP tersebut, sangat disayangkan Ketua AMCM Galih Widyaswara.

Menurutnya tindakan arogansi yang dilakukan oknum Satpol PP itu, jelas mencoreng nama lembaga dan Pemerintah Kab Cianjur sebagai pelayan masyarakat.

“Awalnya kejadian itu terjadi pada saat para peserta aksi melangkah ke arah Pendopo yang dihadang petugas keamanan. Namun tiba – tiba saja ada seorang oknum Satpol PP memukul pengunjuk rasa,” kata Galih pada wartawan.

Atas terjadinya hal tersebut, pihaknya (AMCM) akan segera melaporkan tindakan arogansi/kekerasan yang dilakukan oknum Satpol PP Pemkab Cianjur ke pihak Kepolisian.

“Kami akan segera melaporkan tindak kekerasan oknum Satpol PP yang telah memukul seorang peserta aksi unjuk rasa sebagai efek jera, ” ujarnya.

Sementara itu saat ditemui terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Plt Kasatpol pp), Tedy Artiawan mengatakan, pihaknya belum menerima bukti autentik terkait adanya anggota Satpol PP Pemkab Cianjur yang telah melakukan pemukulan kepada pparra pendemo.

“Kami akan memeriksa CCTV terlebih dahulu dan jika benar terjadi seperti itu jelas saya akan berikan sanksi tegas untuk anggota yang tidak humanis itu, tapi hingga saat ini belum ada kejelasannya, ” katanya.

Karena belum ada kejelasan terkait kejadian itu, pihak Tedi akan mulai melakukan pencarian bukti – bukti autentik dan bagaimana kronologi awalnya. “Karena belum mengetahui siapa anggotanya yang melakukan pemukulan ini siapa, ” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Mohon maaf ya, Carilah Berita Sendiri.................