Aksi Massa Korban Penyitas Gempa Cianjur Terjadi Bentrok Dengan Satpol PP

- Penulis

Kamis, 1 Juni 2023 - 01:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Pers | Aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Cianjur Menggugat (AMCM), mulai ada perlawanan dari pihak Pemerintah Kabupaten Cianjur.

Pada aksi AMCM bela korban penyintas gempa di Cianjur di depan Pendopo Pemerintah Kabupaten Cianjur, Rabu 31 Mei 2023, telah terjadi chaos antara Satpol PP Kab Cianjur dan massa aksi.

Dugaan terjadinya chaos tersebut, berawal dari terjadinya adu mulut Satpol PP dengan para pendemo hingga terjadilah pemukulan kepada masyarakat yang sedang berdemo oleh oknum Satpol PP.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terjadinya dugaan pemukulan oleh oknum Satpol PP tersebut, sangat disayangkan Ketua AMCM Galih Widyaswara.

Menurutnya tindakan arogansi yang dilakukan oknum Satpol PP itu, jelas mencoreng nama lembaga dan Pemerintah Kab Cianjur sebagai pelayan masyarakat.

Baca Juga:  Merasa Kesal, Warga Geruduk Kantor Desa Kubang

“Awalnya kejadian itu terjadi pada saat para peserta aksi melangkah ke arah Pendopo yang dihadang petugas keamanan. Namun tiba – tiba saja ada seorang oknum Satpol PP memukul pengunjuk rasa,” kata Galih pada wartawan.

Atas terjadinya hal tersebut, pihaknya (AMCM) akan segera melaporkan tindakan arogansi/kekerasan yang dilakukan oknum Satpol PP Pemkab Cianjur ke pihak Kepolisian.

“Kami akan segera melaporkan tindak kekerasan oknum Satpol PP yang telah memukul seorang peserta aksi unjuk rasa sebagai efek jera, ” ujarnya.

Sementara itu saat ditemui terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Plt Kasatpol pp), Tedy Artiawan mengatakan, pihaknya belum menerima bukti autentik terkait adanya anggota Satpol PP Pemkab Cianjur yang telah melakukan pemukulan kepada pparra pendemo.

Baca Juga:  Perpisahan kelas VI Dan Kenaikan Kelas SD Negeri Ciwaru

“Kami akan memeriksa CCTV terlebih dahulu dan jika benar terjadi seperti itu jelas saya akan berikan sanksi tegas untuk anggota yang tidak humanis itu, tapi hingga saat ini belum ada kejelasannya, ” katanya.

Karena belum ada kejelasan terkait kejadian itu, pihak Tedi akan mulai melakukan pencarian bukti – bukti autentik dan bagaimana kronologi awalnya. “Karena belum mengetahui siapa anggotanya yang melakukan pemukulan ini siapa, ” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PANSUS DPRD Indramayu, Pengaruhi LKPJ BUPATI 2025 dan Potensi Interpelasi
INFISA : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran
Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung
Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026
Widiarti Di Duga Jual Emas Palsu Pakai Surat Toko Mas Kresno, Hj Tempuh Jalur Hukum
Ruslandi,S.H : Pelepasan Ribuan MIHOL Oleh SAT POL PP Sudah CUkup Kuat Untuk Di Tindak Lanjuti Secara Hukum
‎Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar Sambut Presiden Prabowo dalam Kunjungan Kerja ke Magelang
Bupati Lucky Gerak Cepat Pulangkan Tujuh Pekerja Terlantar di Papua

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:28 WIB

PANSUS DPRD Indramayu, Pengaruhi LKPJ BUPATI 2025 dan Potensi Interpelasi

Kamis, 16 April 2026 - 21:06 WIB

INFISA : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WIB

Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung

Selasa, 14 April 2026 - 19:51 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026

Selasa, 14 April 2026 - 12:51 WIB

Widiarti Di Duga Jual Emas Palsu Pakai Surat Toko Mas Kresno, Hj Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru