Bocorkan Dugaan Suap Korupsi, Arief Tampubolon dicopot Dari Partai Demokrat

- Penulis

Jumat, 9 Juni 2023 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Pers | Arief Tampubolon dicopot dari kepengurusan DPD Partai Demokrat Sumut. Arief dicopot karena membongkar dugaan suap dan korupsi proyek multi years jalan dan jembatan Provinsi Sumatera Utara senilai Rp 2,7 triliun.

Arief Tampubolon dicopot berdasarkan revisi Surat Keputusan (SK) DPD Partai Demokrat Sumut nomor: 51/SK/DPP.PD/DPD/IV/2023 tertanggal 27 April 2023, yang ditandatangani Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekjen Teuku Riefky Harsya.

Arief Tampubolon yang memiliki nama lengkap Muhammad Arief Tampubolon diketahui menjabat Wakil Kepala II Bakomstra DPD Partai Demokrat Sumut, berdasarkan SK Nomor: 87/SK/DPP.PD/V/2022 tertanggal 11 Mei 2022, yang ditandatangani Ketum AHY dan Sekjen Teuku Riefky Harsya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arief Tampubolon yang dikonfirmasi terkait pencopotan dirinya dari kepengurusan DPD Partai Demokrat Sumut mengaku tidak mengetahui alasan pencopotannya.

“Tidak tahu saya apa alasan si Lokot mencopot saya. Tidak ada pleno, kok main copot dia. Tak ngerti dia berpartai, bisanya jadi ketua alumni sekolah. Dia kira partai ini milik pribadinya. Tanya saja ke dia (Lokot), mungkin gerah dia proyek Rp 2,7T itu saya bongkar dugaan suapnya,” kata Arief, Jumat (9/6/2023).

Baca Juga:  Kasus BTS, Menpora Dito Akan Diperiksa Kejaksaan Agung

Arief mengatakan ada keanehan dengan tandatangan Ketua Umum Partai Demokrat AYH dan Sekjen Teuku Riefky Harsya pada revisi SK DPD Partai Demokrat Sumut. Arief menduga tandatangan ketum dan sekjen Partai Demokrat dipalsukan.

“Sudah saya lihat kedua SK itu, yang asli dan revisi. Ada yang aneh saya lihat tanda tangan ketum dan sekjen. Seperti dibuat pakai stempel. Dugaan saya itu dipalsukan tandatangannya,” kata Arief.

Arief berharap Ketum AHY dan Sekjen Teuku Riefky Harsya memanggilnya dan Lokot Nasution sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sumut untuk membuktikan penyebab yang terjadi pada revisi SK DPD Partai Demokrat Sumut.

Baca Juga:  Uang Korupsi BTS Kominfo Akan Dikembalikan, Kejagung Akan Lacak

“Mudah mudahan ketum dan sekjen memanggil saya dan si Lokot untuk membuktikan siapa yang benar sebagai kader demokrat di Sumut,” tandasnya.

Revisi SK DPD Partai Demokrat Sumut kabarnya dibuat sebenarnya untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggal mati oleh pengurus dan pindah partai.

Diketahui, Arief Tampubolon merupakan kader Partai Demokrat yang berprofesi sebagai jurnalis antikorupsi, dan sudah dikenal oleh banyak pejabat korup sejak Gubernur Sumut Gatot Pujonugroho yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terkini, Arief Tampubolon tengah mombongkar dugaan suap dan korupsi proyek multi years jembatan dan jalan Provinsi Sumatera Utara tahun 2022 senilai Rp 2,7 triliun yang bermasalah hingga terjadi pencopotan Kepala Dinas PUPR Sumut Bambang Pardede.

Selain Arief, anggota Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD Partai Demokrat Sumut Muhammad Yusuf Tambunan juga ikut dicopot oleh Lokot Nasution dari kepengurusan DPD Partai Demokrat Sumut.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PANSUS DPRD Indramayu, Pengaruhi LKPJ BUPATI 2025 dan Potensi Interpelasi
INFISA : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran
Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung
Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026
Widiarti Di Duga Jual Emas Palsu Pakai Surat Toko Mas Kresno, Hj Tempuh Jalur Hukum
Ruslandi,S.H : Pelepasan Ribuan MIHOL Oleh SAT POL PP Sudah CUkup Kuat Untuk Di Tindak Lanjuti Secara Hukum
‎Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar Sambut Presiden Prabowo dalam Kunjungan Kerja ke Magelang
Bupati Lucky Gerak Cepat Pulangkan Tujuh Pekerja Terlantar di Papua

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:06 WIB

INFISA : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WIB

Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung

Selasa, 14 April 2026 - 19:51 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026

Selasa, 14 April 2026 - 12:51 WIB

Widiarti Di Duga Jual Emas Palsu Pakai Surat Toko Mas Kresno, Hj Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 10 April 2026 - 22:18 WIB

Ruslandi,S.H : Pelepasan Ribuan MIHOL Oleh SAT POL PP Sudah CUkup Kuat Untuk Di Tindak Lanjuti Secara Hukum

Berita Terbaru

Uncategorized

Oknum Guru SMAN 1 Jalan Cagak Sri akan Laporkan Wartawan ke Polisi

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:28 WIB

Uncategorized

Gebrakan bangun jalan Desa bersama Bos Urip kembali di lanjutkan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:26 WIB