Hati Hati Anjing Peliharaan, Enam Orang Meninggal Akibat Rabies

- Penulis

Rabu, 14 Juni 2023 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

i

Gambar Ilustrasi

Harian Pers | Dikabarkan ada Enam orang meninggal akibat penyakit rabies di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tapi warga di Labuan Bajo untuk anjingnya di dikandangkan tidak sesuai arahan pemerintah.

Bupati Kabupaten Manggarai Barat Edistasius Endi memerintahkan agar warga Manggarai Barat mengikat atau mengandangkan anjingnya sebagai langkah pencegahan rabies. Namun, masih banyak anjing-anjing berkeliaran seperti yang terlihat di Wae Bo, Kelurahan Wae Kelambu, Labuan Bajo.Rabu (14/6/23)

Anak-anak bermain atau berjalan di jalanan yang masih terdapat beberapa ekor anjung yang berkliaran. Sesekali mereka berpapasan dengan anjing itu. Lokasi anjing berkeliaran ini hanya berjarak sekitar 1,5 kilometer dari Kantor Bupati Manggarai Barat.

Lurah Wae Kelambu Markus Randu mengaku sudah menerima Surat Edaran (SE) Bupati Manggarai Barat tentang Penanganan dan Penanggulangan Rabies. Salah satu isi SE itu meminta lurah/kades untuk menertibkan anjing dan hewan penular rabies (HPR) lainnya milik warga untuk diikat dan dikandangkan hingga divaksin.

Baca Juga:  Mubes Lanjutan Ikatan Wartawan Online, Secara Aklamasi Ade Mulyana Sebagai Ketua Umum Priode 2023 - 2028

Markus mengeklaim sudah melaksanakan perintah SE itu. “Sudah, saya sudah sampaikan dalam pertemuan dengan RT (untuk mengikat atau kandangkan anjing dan HPR lainnya),” katanya.

Ia juga mengatakan vaksinasi anjing sudah berjalan. Hanya saja, Markus enggan menanggapi masih maraknya anjing yang berkeliaran di Wae Bo.

“Petugas vaksin sudah berjalan ke tiap RT dan semua RT saya sudah kirim surat dan buat pertemuan,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Oknum TNI & Polri Di Duga Kuat Terima Setoran Jaringan Obat Terlarang Madi Aceh, Ada Apa?
Mahasiswa Cianjur Menolak Lupa: Aksi Solidaritas Tuntut Penghapusan Korupsi dan Pelanggaran HAM
Setda Aep Surahman Gelar Sosialisasi Bidang Tata Ruang
Modus Berjualan, Madi Afdal Aceh Di Duga Pemasok Obat Keras Daftar G, Polisi Harus Tindak Tegas
Perizinan Dipertanyakan, Peternakan Ayam WNA di Kanoman Ganggu Kenyamanan Warga
Toni RM : Penutupan Jalan Balongan Indramayu Bisa Ada Sanksi Pidana
Aksi Kamisan Cianjur Peringatkan Kembalinya Pola Kekuasaan Orde Baru
Pasca Pilwu : Rumah Calon Kuwu Slamet Caryo Dirusak Kelompok Pemuda
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 03:38 WIB

Oknum TNI & Polri Di Duga Kuat Terima Setoran Jaringan Obat Terlarang Madi Aceh, Ada Apa?

Sabtu, 13 Desember 2025 - 20:13 WIB

Mahasiswa Cianjur Menolak Lupa: Aksi Solidaritas Tuntut Penghapusan Korupsi dan Pelanggaran HAM

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:35 WIB

Setda Aep Surahman Gelar Sosialisasi Bidang Tata Ruang

Jumat, 12 Desember 2025 - 19:34 WIB

Modus Berjualan, Madi Afdal Aceh Di Duga Pemasok Obat Keras Daftar G, Polisi Harus Tindak Tegas

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:44 WIB

Toni RM : Penutupan Jalan Balongan Indramayu Bisa Ada Sanksi Pidana

Berita Terbaru

Setda Aep Surahman Gelar Sosialisasi Bidang Tata Ruang

Berita

Setda Aep Surahman Gelar Sosialisasi Bidang Tata Ruang

Sabtu, 13 Des 2025 - 06:35 WIB