KPK Lelang Gedung Lampung Nahdliyin Center Untuk Tutupi Kerugian Negara

- Penulis

Selasa, 27 Juni 2023 - 01:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Pers | KPK RI melalui Satgas Eksekusi dan Pengelola Barang Bukti Direktorat Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) merampas aset mantan rektor Unila, Karomani.

“Aset dimaksud adalah gedung Lampung Nahdliyin Center (LNC) di Bandarlampung,” ujar jaksa eksekutor KPK, Leo Sukoto Manalu, Senin (26/6/2023).

Menurut dia, gedung dirampas untuk negara yang hasilnya diperhitungkan sebagai uang pengganti.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apabila ada nilai kelebihan dari uang yang disita, maka dikembalikan ke terpidana (Karomani),” katanya.

Ia menyampaikan jangka waktu untuk melakukan lelang adalah selama 15 hari kerja. Gedung LNC dinilai lebih dari Rp2,5 miliar.

Baca Juga:  Masyarakat Kampung Nelayan Karangsong Siap Ukir Kemenangan Hj Nina Agustina 

“Pak Karomani ini salah satu amarnya menjatuhkan pidana tambahan untuk membayar uang pengganti Rp8,075 miliar dan 10 ribu dolar Singapora,” ujarnya.

Dalam pengadilan sebelumnya, uang yang sudah disetorkan Karomani ke kas negara adalah Rp4,503 miliar dan 10 ribu dolar Singapora.

“Sekarang tinggal sekitar Rp3,5 miliar. Sebab, di Jakarta Karomani juga menyetor emas 2 kg. Kalau Rp1 juta segram berarti sekitar Rp2 miliar. Total, yang sudah disetor Rp6,5 miliar,” jelasnya.

Leo memuturkan sisa dari semua barang yang disetorkan sebesar Rp1,5 miliar akan diambil dari hasil lelang gedung LNC.

Baca Juga:  Kasus Korupsi Basarnas, Ketua KPK Firli Bahuri Akan Teruskan Apapun Risikonya.

Diketahui, Karomani yang menjadi terpidana kasus korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Unila 2022, divonis 10 tahun penjara dengan denda Rp400 juta subsider 4 bulan penjara.

Ia dijerat Pasal 12 huruf b Jo Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada dakwaan kesatu.

Karomani juga dinyatakan melanggar Pasal 12 B ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 pada Dakwaan kedua.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Dukuh Turi & Sat Pol PP Lambat, Warung Obat Psikotropika Jaringan MADI ACEH Karanganyar Pekauman DI Grudug Warga
Momentum HPN, PWI Indramayu Gandeng Institusi Polri dan Komunitas Wong Dermayu Masifkan Ketahanan Pangan
Polres Indramayu Lakukan Assessment Jalur dan Penentuan Pos Operasi Ketupat 2026
Kolaborasi Polda Jabar–Bagong Mogok, Harapan Baru Anak Yatim Piatu Cianjur
Gerindra Cianjur Bersama Warga Tanam 1.300 Pohon Dukung Ketahanan Pangan
KPM Sindanghayu Mengaku Bansos Tak Utuh, Kartu Bantuan Tak Dipegang Penerima
Sekdes sadawarna samsuri suganda resmi càlon kan paw kades sadawarna.
Darah Madura DR SALMAN AL FARISI Stafsus Lucky Hakim Di Tantang 0’ushj.dialambaqa Si Anak Ndeso
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:41 WIB

Polsek Dukuh Turi & Sat Pol PP Lambat, Warung Obat Psikotropika Jaringan MADI ACEH Karanganyar Pekauman DI Grudug Warga

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:20 WIB

Momentum HPN, PWI Indramayu Gandeng Institusi Polri dan Komunitas Wong Dermayu Masifkan Ketahanan Pangan

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:47 WIB

Polres Indramayu Lakukan Assessment Jalur dan Penentuan Pos Operasi Ketupat 2026

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:53 WIB

Kolaborasi Polda Jabar–Bagong Mogok, Harapan Baru Anak Yatim Piatu Cianjur

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:02 WIB

KPM Sindanghayu Mengaku Bansos Tak Utuh, Kartu Bantuan Tak Dipegang Penerima

Berita Terbaru