mostbet casinomostbet1win aviatorpin upmostbetmostbet az casinopinup kzpin up azmostbet aviator loginaviatorlucky jet casinoonewinlucky jet crashpinup4rabetmostbet az1win cassino4r bet1 win indiapin-up1win kzmostbet kzpin up indiamosbet india1win casino1win slotlucky jetpin uplacky jet1win casinolucky jetмостбет кзpinap4rabet pakistan4a betpinup login1 winmosbetmosbetaviator1win casinomosbet1 win az1win casino1winmostbet aviator loginmostbetparimatchparimatchpin up casino india1win
Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Waduh ! Ada Dugaan Bantuan BSPS Disunat

13420
×

Waduh ! Ada Dugaan Bantuan BSPS Disunat

Sebarkan artikel ini
Fhoto : Warga Penerima Program BSPS dari Kementrian PUPR Melalui Aspirasi Anggota Dewan, Tengah Berkumpul Untuk Pencairan HOK

Harian Pers || Para warga penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) mengungkapkan adanya potongan dari pencairan hari orang kerja (HOK) yang diterima.

” Pihak dari pelaksana kegiatan pencairan HOK meminta 650 ribu. namun kami baru menyanggupi membayar 450 ribu rupiah. Jadi dari pencairan satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah hanya 800 ribu yang kita terima,” kata para warga penerima BSPS di Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jumat, (14/7/23).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Para warga itupun mengaku jika kekurangan potongan itu akan dilunasinya saat pencairan HOK termen kedua.

” Saya kira tidak ada potongan lagi, karena dari harga material juga sudah bukan harga masyarakat biasa artinya sudah mahal. Ternyata ada lagi potongan,” ungkapnya.

Penerima BSPS itupun menyayangkan jika adanya potongan HOK dan mark up harga material bahan bangunan.

” Iya HOK itukan udah diperhitungkan dari sebelumnya untuk biaya tukang, kalo gini kita harus nyari lagi biaya tambahan, memang program ini bantuan kepada orang yang ingin membangun rumah dan kekurangannya kita yang nambahin. Tapi kalo ada potongan gini kita kan ga ada persiapan soalnya sudah diperhitungkan jika HOK itu untuk biaya tukang,” katanya.

Pihak pelaksana kegiatan menyebutkan jika potongan itu sebagai ucapan terimakasih dan untuk biaya keamanan, warga yang datang  dan juga biaya kedatangan pihak Bank.

” Katanya untuk biaya matrei, biaya keamanan, untuk  dan ongkos untuk orang bank karena pada saat pencairan pihak bank yang datang katanya, nah untuk matrai padahal kami sudah beli dari awal, tapi sekarang ada potongan matrai lagi,” tandasnya.

Padahal, sambung warga tersebut, dengan tidak dipotong seperti itupun kami akan memberinya dengan sukarela, dan yang kami kagetkan, dikira tidak ada potongan lagi karena dari harga barangpun sudah dimark up, dan tentu kami juga bakal ingat jasa mereka,” ungkapnya terheran.

Sementara pihak pelaksana pencairan HOK Kecamatan Mande, berdalih jika pihaknya tidak memotong anggaran HOK tersebut.

” Bukam 650 tetapi cuman 150 itu biaya pembelian Matrai,” pungkasnya.

Pihak pelaksana pencairan HOK itupun menambahkan, bahwa dirinya tidak memotong uang sebesar 650 ribu rupiah.

” Tidak pak,” singkatnya.

Ia menyebutkan bahwa penerima BSPS di wulayah Kecamatan Mande berjumlah 51 KPM.

” Kalo untuk di Kecanatan Mande ada sekitar 51 KPM yang tersebar di beberapa desa,” tuturnya.

Ia berharap penerima bantuan tersebut dapat menyelesaikan pembangunan rumah idamannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Mohon maaf ya, Carilah Berita Sendiri.................