mostbet casinomostbet1win aviatorpin upmostbetmostbet az casinopinup kzpin up azmostbet aviator loginaviatorlucky jet casinoonewinlucky jet crashpinup4rabetmostbet az1win cassino4r bet1 win indiapin-up1win kzmostbet kzpin up indiamosbet india1win casino1win slotlucky jetpin uplacky jet1win casinolucky jetмостбет кзpinap4rabet pakistan4a betpinup login1 winmosbetmosbetaviator1win casinomosbet1 win az1win casino1winmostbet aviator loginmostbetparimatchparimatchpin up casino india1win
Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaRagam

Kadis Di Bogor Duduk Manis, Kepala sekolah yang merangkap Jabatan 2 dan 3 Sekolah Kepsek kerepotan

60
×

Kadis Di Bogor Duduk Manis, Kepala sekolah yang merangkap Jabatan 2 dan 3 Sekolah Kepsek kerepotan

Sebarkan artikel ini

Harian Pers | Akibat Krisis Kepala sekolah yang merangkap Jabatan 2 dan 3 Sekolah Kepsek kerepotan dan pusing tujuh keliling dalam menyelesaikan Admistrasi pertanggujawab Administrasi BOSDA dan Bos Reguler.

Bogor Jawa Barat, Sangat kita sayangkan Pejabat setingkat Kadis seperti duduk manis tanpa berupaya merumuskan permasalahan krisis kepsek ini di 40 Kec se Kab Bogor 6 kec di Kota Bogor dengan Pengawas TK SD SMP SMA.Karena selama krisis kepsek ini mulai bergulir tahun ajaran 2023 ini belum ada Rapat dilakukan Kadisdik baik Kota kab karena mayoritas pengawas seering dengan kita kaitan dunia pendidikan yang disinyalir komunitas guru pendidiknya berstatus honor paling banter P3K saat ini tanpa ada pengangkatan Guru PNS”,terang Prof Dr KH Sutan Nasomal.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Tokoh Pengamat Pendidikan Ini menjekaakan panjang lebar kasus krisis Kepala Sekolah negeri baik SD SMP SMA di Kab Kota Bogor sejak tahun awal tahun 2022. Yang mana kepala sekolah SD SMP SMA rangkap jabatan di dua sekolah bahkan 3 sekolah .

Tidak tertutup kemungkinan tahun 2024 kepala sekolah akan rangkap jabatan 5 bahkan 10 sekolah satu kepala sekolah.Papar Prof Dr Dr KH Sutan Nasomal dengan nada prihatin terhadap dunia pendidikan yang semangkin kurang mendapat perhatian dari Pemerintah pusat.

Diakui Prof Dr KH Sutan Nasomal kasus ini dikarenakan para kepala sekolah pensiun yang semangkin banyak jumlahnya sedangkan pengangkatan guru PNS tidak ada malah diganti statusnya guru P3k tidak PNS penuh tahun 2024 angka kepala sekolah PNS yang pensiun banyak lagi dan alamat sekolah yang ditinggalkannya diisi kepala sekolah yang telah merangkap jabatan 3 sekolah tahun 2022 2023 Ini mau dibagaimanakan sekolah sekolah negeri apa harus di swasranisasikan saja”tandas Prof Dr KH Sutan Nasomal (ASN Tanbunan Redaksi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Mohon maaf ya, Carilah Berita Sendiri.................