mostbet casinomostbet1win aviatorpin upmostbetmostbet az casinopinup kzpin up azmostbet aviator loginaviatorlucky jet casinoonewinlucky jet crashpinup4rabetmostbet az1win cassino4r bet1 win indiapin-up1win kzmostbet kzpin up indiamosbet india1win casino1win slotlucky jetpin uplacky jet1win casinolucky jetмостбет кзpinap4rabet pakistan4a betpinup login1 winmosbetmosbetaviator1win casinomosbet1 win az1win casino1winmostbet aviator loginmostbetparimatchparimatchpin up casino india1win
Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaHukum Kriminal

Oknum Pendiri Ponpes Di Takokak Cabuli Santriawati

13320
×

Oknum Pendiri Ponpes Di Takokak Cabuli Santriawati

Sebarkan artikel ini

Harian Pers  | Lampiaskan nafsu birahinya, oknum pendiri pondok pesantren di Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diduga tega mencabuli sejumlah santriwati yang masih dibawah umur.

Aksi bejat tersebut dilakukan diduga pelaku di pondok pesantren dengan cara korban dibujuk untuk mau dibawa ke ruangan khusus dengan dalih pengobatan dan transfer ilmu.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Jadi awalnya korban dibujuk akan diobati karena ada penyakit nonmedis serta akan ditransfer ilmu agar menjadi lebih pintar di pondoknya itu,” kata Kuasa Hukum Korban Topan Nugraha kepada wartawan, Jumat 11 Agustus 2023.

Topan melanjutkan, aksi bejat oknum pendiri ponpes itu terungkap setelah salah seorang korban menceritakan aksi bejat itu kepada orangtuanya.

“Jadi salah satu korban yang masih berusia 14 tahun ini kerap terlihat murung. Ketika ditanya orangtuanya, ternyata korban seringkali dilecehkan dan sempat disetubuhi oleh pelaku hingga akhirnya orangtua pelaku mengadu kepada kami untuk minta pendampingan proses hukumnya,” ucap Topan.

Parahnya lagi, sambung Topan, yang menjadi korban aksi tak terpuji itu dilakukan kepada lebih dari dua santriwatinya.

“Sampai saat ini yang sudah mengadu kepada kami (Topan and friend lowyer) ada tiga orang, tidak menutup kemungkinan akan bertambah. Karena berdasarkan pengakuan korban ini pun mengalami nasib serupa,” ungkapnya.

Topan juga mengungkapkan para korban dibuat bungkam lantaran mendapat ancaman dari oknum pendiri ponpes dengan ancaman berupa guna – guna pada keluarganya.

“Kalau ancaman secara fisik memang tidak ada, tetapi kalau sampai mengadu, orangtua dari santri akan kena guna-guna. Nah, makanya korban takut,” ujarnya.

Terakhir Topan menyampaikan, pihak keluarga korban sebenarnya sudah melaporkan aksi bejat oknum pendiri ponpes tersebut kepada pihak kepolisian dan iapun mendesak agar diduga pelaku cabul ini segera ditangkap dan dihukum seberat – beratnya.

“Atas nama orangtua santriawati sekaligus kuasa huknya, kami meminta pelaku secepatnya diamankan. Proses lebih lanjut dan hukum yang paling berat supaya kejadian ini tidak berulang,” tegasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Cianjur Iptu Tono Listianto, mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan saat ini kasus tersebut tengah dalam proses penyelidikan.

“Laporan sudah masuk kita tengah lakukan penyelidikan lebih lanjut,” ucapnya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Mohon maaf ya, Carilah Berita Sendiri.................