Inilah Empat Icon Yang Membawa Mande Juara 3 Dalam Helaran Seni dan Budaya Tingkat Kabupaten

- Penulis

Selasa, 22 Agustus 2023 - 01:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, Kecamatan mande berhasil meraih juara ke 3 dalam HELARAN BUDAYA SENI & BUDAYA tingkat kabupaten yang diselenggarakan pada sabtu 19 agustus 2023 kemarin.

Helaran seni dan budaya yang diselenggarakan pemerintahan Kabupaten Cianjur dalam rangka memeriahkan HUT republik Indonesia ke 78 tersebut diikuti oleh seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Cianjur.

Lantas apa saja yang ditampilkan oleh kecamatan mande sehingga berhasil menjadi juara? Berikut paparannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. SANGGAR SENI ATRAKSI SATRIA MUDA

Sanggar seni atraksi SATRIA MUDA berdiri pada tahun 1998 di Desa Cikidangbayabang Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur, sanggar seni atraksi satria muda jajangkung (Egrang) didirikan oleh Deri Satria Muda. Istilah ini berasal dari bahasa Sunda menyebut sebuah permainan keseimbangan menggunakan bambu sebagai penyangga tubuh. Permainan ini dikenal juga dengan nama egrang, istilah jajangkungan sendiri konon berasal dari kata “jangkung” yang berarti “tinggi” jadi apabila sedang beraksi pemain akan menjadi tinggi dengan bambu sebagai pinjakannya. Permainan atraksi egrang ini tidak sembarang orang bisa memainkannya karena membutuhkan keseimbangan yang sangat baik. Sanggar seni atraksi satria muda ini sudah dijadikan icon di Kecamatan Mande dan sudah beberapa kali ditampilkan dibeberapa festival Cianjur maupun luar Cianjur. Sanggar seni atraksi satria muda ini menampilkan beberapa kesenian, selain atraksi egrang juga menampilkan kesenian, selain atraksi egrang juga menampilkan kesenian sisingaan dan debus.

Baca Juga:  gadis asal Cianjur Jawa Barat tewas usai menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Bogor.

2. Tari Jaring Nelayan
Tarian ini terinspirasi dari kehidupan masyarakat Jangari. Dimana keseharian mereka yang mengelola ikan di sebuah Jaring [sebutan kolam terapung di atas air kolam ] dimulai dari pembibitan, memelihara kemudian memasarkan. Tarian inipun mengambarkan semangat dan perjuangan para nelayan yang antusias pada pekerjaannya kemudian dituangkan dalam sebuah gerak yang telah distilisasi oleh seorang koreografer tari.
Tari Nelayan ini dikonsep sesuai kehidupan para nelayan di laut, menampilkan gerak – gerak seperti halnya seorang nelayan ; Mendayung, Melempar jala, Menangkap ikan dan lain sebagainya.
Tarian ini diiringi musik etnich modern yang di tata dan di aransemen oleh Seniman Kecamatan Mande Cianjur, dan dikolaborasikan dengan gamelan tradisional sunda. Tarian ini mengajarkan untuk menghargai profesi yang ada di masyarakat dengan penuh rasa syukur serta ketabahan dalam menghadapi ujian dari Yang Maha Kuasa

3. JAMPANA ( BENTUK IKAN )

Kecamatan Mande merupakan daerah penghasil budidaya ikan jarring terapung yang terletak di Jangari Desa Bobojong, Desa Mande, dan Kp. Coklat Desa Cikidangbayabang yang menjadi salah satu icon pariwisata bahari yang menawarkan keindahan danau serta menjadi tempat penyalur hobi pemancing ikan.
Jangari merupakan pemasok ikan air tawar terbesar di Kabupaten Cianjur yang berperan penting untuk membantu dalam penanggulangan dan pencegahan stunting, sehingga menjadi inspirasi komunitas para pelaku usaha wilayah sekitar untuk membuat jampana ikan untuk memeriahkan helaran budaya di Kabupaten Cianjur dalam memperingati HUT RI ke 78. Mascot icon ini bertujuan untuk mengajak seluruh warga masyarakat Cianjur agar gemar makan ikan.

Baca Juga:  Sobat Jarwo Adakan Pembagian Sembako Murah

4. SANGGAR SENI PENCAK SILAT CAKRA LODRA

Sanggar seni Paguron/Perguruan Pencak Silat CAKRA LODRA berdiri pada tanggal 16 Juli 2019 di Desa Kademangan Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur, Paguron Cakra Lodra tersebut merupakan salah satu paguron/perguruan pencak silat yang ada di wilayah Kecamatan Mande dibawah naungan keanggotaan IPSI yang beranggotakan kebanyakan dari anak-anak sekolah mulai dari SD sampai dengan SMA, yang mempelajari lebih mengutamakan prestasi dan tidak juga meninggalkan tradisi. Dan paguron/perguruan Pencak Silat tersebut selalu tampil disetiap even disemua tingkatan dan telah diakui prestasinya.

Itulah ke empat icon Kecamatan Mande yang ditampilkan pada Helaran Seni dan Budaya di Kabupaten Cianjur.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Cianjur Kuliti Seleksi PPPK Paruh Waktu, Dua Kades Aktif Jadi Sorotan
Di Tengah Sengketa, Pembangunan Muncul di Lahan 56 Hektare Padaluyu
Bupati Indramayu Lucky Hakim Buka pintu Pihak Swasta Mengelola & Kembangkan Wisata 
Dana PIP Rp392 Juta Tak Sampai ke Siswa, FPP Desak Mantan Kepsek SMA 1 Sindangbarang Bertanggung Jawab
Sidang Kedua, Keberatan Kuasa Hukum SINAGA Atas Dakwaan JPU, Toni RM, S.H.,M.H Pastikan Di Tolak
2025 Tuntas, 2026 Siap Jalan: Disdikpora Cianjur Gas Pembangunan SMP
Pimpin Apel Perdana Gabungan Tahun 2026, Ini Pesan Bupati Keerom Piter Gusbager
Giat Santiaji Capaian inplementasi Visi dan Misi H. Dedy S Musashi, S.S dan Ketua IKWI, Saptarini Kismawati, S.S., M.Pd, masa bhakti 2023-2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:47 WIB

DPRD Cianjur Kuliti Seleksi PPPK Paruh Waktu, Dua Kades Aktif Jadi Sorotan

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:55 WIB

Di Tengah Sengketa, Pembangunan Muncul di Lahan 56 Hektare Padaluyu

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:20 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Buka pintu Pihak Swasta Mengelola & Kembangkan Wisata 

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:31 WIB

Dana PIP Rp392 Juta Tak Sampai ke Siswa, FPP Desak Mantan Kepsek SMA 1 Sindangbarang Bertanggung Jawab

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:10 WIB

Sidang Kedua, Keberatan Kuasa Hukum SINAGA Atas Dakwaan JPU, Toni RM, S.H.,M.H Pastikan Di Tolak

Berita Terbaru