Sesuai Tema ” Sipenting ” Mahasiswa KKN UPI 2023 Bantu Kader Posyandu Desa Mande Dalam Pencegahan Stunting

- Penulis

Kamis, 24 Agustus 2023 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Pers | , Para Mahasiswa/i Universitas Pendidikan Indonesia (UPI ) Bandung yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja nyata (KKN) di Desa Mande, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat membantu para Kader Posyandu dalam penekanan dan pencegahan Stunting.

Pada kesempatan itu para mahasiswa dan mahasiswi UPI selain membantu para kader dalam mensosialisasikan pencegahan Stunting mereka juga ikut andil dalam pengemasan serta pendistribusian makanan bergizi kepada para anak yang terkategorikan rawan Stunting.

Menurut Gimas Septian salah satu Mahasiswa UPI Bandung mengatakan, bahwa apa yang dilakukannya selain peduli terhadap anak, Kegiatan tersebut juga termasuk tugas kelompok KKN yang sesuai dengan temanya yaitu Sipenting atau mahasiswa peduli stunting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan yang tadi telah kita lakukan adalah dapur sehat. Dapur sehat ini adalah konseptual untuk menurunkan angka stunting yang ada di Cianjur dengan konsep masak bersama ibu ibu kader posyandu dan didisttibusikan kepada anak anak yang beresiko atau rawan stunting,” kata Gimas, kepada wartawan, Kamis, (24/8/23).

Gimas menerangkan, jika untuk Desa Mande Sendiri tidak ditemukan anak yang Stunting hanya saja ada sekitar 35 anak yang beresiko atau rawan Stunting, oleh karena itu Gimas dan ke 6 (enam) temannya hanya mendistribusikan makanan bergizi tinggi yang telah dimasak oleh parakader Posyandu kepada anak yang hanya beresiko Stunting.

Baca Juga:  Mahfud MD, BPKP Uang Ini Harus Dikejar

” Karena di Desa Mande tidak ada yang Stunting jadi kami hanya mendistribusikan makanan sehat penuh gizi kepada 35 anak yang terkategorikan beresiko stunting,” terangnya.

Gimas juga memaparkan jika kegiatan tersebut akan berlangsung selama 30 hari dengan pendistribusian menjelang siang hari.

” Karena khawatir akan mengganggu hal yang lain jadi Kami hanya membantu pengemasan dan pendistribusiannya saja dan hari ini merupakan hari ke 22 dan pemberian makanan sehat siap saji ini akan berlangsung selama tiga hari. Nah! Untuk pemberian makanan nya sendiri itu dilakukan satu kali sehari menjelang makan siang,” papar nya.

Gimas juga menyampaikan jika pendistribusian makanan tersebut diserahkan ke setiap Posyandu yang ada di wilayah Desa Mande, dan nantinya para kader Posyandu yang akan menyerahkan langsung kepada anak anak yang beresiko Stunting.

” Sebelum diberikan kepada anak anak yang beresiko stunting, makanan tersebut diserahkan terlebih dahulu ke setiap Posyandu dan nantinya kami dan para kader Posyandu akan menyambangi satu persatu rumah anak yang beresiko Stunting,” tutupnya.

Baca Juga:  Program Pembangunan Desa Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Sementara salah satu Kader Posyandu Desa Mande, Yuyun (34) menuturkan, bahwa pihaknya sangat terbantu dengan adanya kegiatan mahasiswa tersebut.

” Sangat terbantu yah, apalagi disaat pendistribusian jadi kerja kami cepat karena adanya bantuan dari mereka, selain itu para mahasiswa juga karena sering melakukan sosialisasi tentang stunting di wilayah kami jadi kami merasa terbantu dan wargapun mudah mudahan akan lebih paham pentingnya menjaga kesehatan Balita,” tuturnya.

Yuyun juga membenarkan jika di Desa Mande tidak terdapat anak yang mengalami Stunting.

” Memang benar di wilayah kami tidak ada anak yang stunting hanya saja ada sekitar 35 anak beresiko saja dan mudah mudahan Desa Mande bebas Stunting,” imbuhnya.

Yuyun juga mengucapkan terimakasihnya kepada para Mahasiswa/i UPI yang telah peduli kepada para anak anak di Wilayahnya.

” Kami atas nama Kader Posyandu mengucapkan banyak terimakasih kepada para mahasiswa UPI yang melaksanakan KKN di desa kami dan terimakasih telah sudi membantu kami dalam hal menanganan dan pencegahan Stunting,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rapat Kordinasi Daerah Ormas Jawa Tengah Bersatu.
Waspada! Angin Kencang Terjadi Hampir Sepekan, Jalan Provinsi Cianjur Rawan Pohon Tumbang
Aneka Biscotti dan Brownchips Berbahan Sagu Lokal Papua
Sekdes sadawarna samsuri suganda resmi càlon kan paw kades sadawarna.
Ady Setiawan Resmi Menjabat Direksi PDAM Kota Semarang 
Penerimaan Hibah di Kabupaten Subang di duga menjadi ajang bancakan~
Ketua DPC HNSI Cilacap Dilantik, Prioritaskan Kesejahteraan Nelayan
Kades Cisaga tinjau proyek gorong gorong di jalan Kabupaten

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 21:31 WIB

Rapat Kordinasi Daerah Ormas Jawa Tengah Bersatu.

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:49 WIB

Waspada! Angin Kencang Terjadi Hampir Sepekan, Jalan Provinsi Cianjur Rawan Pohon Tumbang

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:33 WIB

Aneka Biscotti dan Brownchips Berbahan Sagu Lokal Papua

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:51 WIB

Sekdes sadawarna samsuri suganda resmi càlon kan paw kades sadawarna.

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:16 WIB

Ady Setiawan Resmi Menjabat Direksi PDAM Kota Semarang 

Berita Terbaru

Uncategorized

Program GENTING Salah Satu Solusi Atasi Stunting di Keerom

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:56 WIB