MALAM MENCEKAM : 52 WARGA DISELAMATKAN SATGAS TNI 300 DI EROMAGA, PAPUA

- Penulis

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 00:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN PERS | Akibat ulah Kelompok Separatis Teroris (KST) dimana mereka mendatangi secara langsung pemukiman masyarakat dengan mengintimidasi dan mengancam masyarakat, membuat masyarakat yang berada di Wilayah Kampung Erogobak, Kab.Puncak, Papua terpaksa melarikan diri untuk menyelamatkan hidup mereka ke Pos Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 300/Bjw.

Hal tersebut yang disampaikan Dansatgas Mobile Raider 300 Siliwangi, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga pada Release tertulisnya di Ilaga, Kab.Puncak, Papua. Jumat (20 / 10 / 2023 ).

Ditengah kondisi Distrik Ilaga, Papua dimana sedang diberlakukan Siaga Tempur akibat dari pembunuhan masyarakat yang terjadi pada Hari Kamis 19 Oktober 2023 yang dilakukan oleh KST diperkirakan pimpinan Titus Murib, masyarakat Kampung Erogobak yang merupakan kampung yang menjadi TKP dalam aksi pembunuhan tersebut harus kembali menjadi korban karena kelompok KST telah mendatangi kampung tersebut dan melakukan intimidasi dengan menganiaya masyarakat bahkan mencoba Kembali membunuh Masyarakat yang berada di kampung tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merasa sangat terancam dan resah, seluruh masyarakat yang berada di Kampung Erogobak segera melarikan diri ke Pos Satgas terdekat untuk mencari perlindungan dimana akhirnya mereka bergegas menuju Pos Eromaga yang merupakan salah satu Pos Satgas Pamtas Mobile Yonif 300/Bjw.

Baca Juga:  Satgas TNI 300 Siliwangi Hadiri Dawe-dawe Pemberkatan Nama Baru Anak Papua

Sekitar pukul 21.00 WIT, Tanggal 20 Oktober 2023 masyarakat Erogobak akhirnya tiba di Pos Eromaga. Dalam tangis ketakutannya, Masyarakat tersebut meminta untuk mengungsi di Pos Eromaga kepada Danpos Eromaga. Berdasarkan pendapat dari Danpos Eromaga Masyarakat sempat histeris karena merasa takut yang luar biasa akibat ancaman yang diberikan oleh KST.

Setelah menerima laporan dari Danpos Eromaga, Dansatgas Pamtas Mobile Yonif 300 Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, S.I.P memerintahkan Danpos Eromaga untuk menampung seluruh Masyarakat dan melakukan pencarian masyarat apabila ada yang terpisah dari rombongan serta memastikan keselamatan mereka di Pos Eromaga. Tidak menunggu lama, Pos Eromaga langsung menyiapkan tempat tinggal darurat, menyiapkan makan dan memeriksa kondisi Kesehatan seluruh masyarakat guna memastikan tidak ada yang terluka ataupun sakit.

Berdasarkan pendataan yang telah dilakukan, terkonfirmasi sejumlah 52 orang yang terdiri dari anak-anak, ibu-ibu dan bapak-bapak telah menempati Pos Eromaga dalam keadaan aman. Setelah dilakukan wawancara terhadap sejumlah Masyarakat didapatkan informasi bahwa Masyarakat telah melihat Kelompok KST dari daerah Kampung Kepala Air Distrik Ilaga dan KST dari Distrik Beoga dilengkapi dengan berbagai senjata api laras panjang maupun laras pendek telah menggabungkan kekuatan untuk melakukan aksinya baik terhadap Masyarakat maupun Pos Satgas yang berada di Wilayah Distrik Ilaga. Maka tidak heran kali ini Masyarakat sangat merasa ketakukan dan memilih untuk mengungsi.

Baca Juga:  Kasus HDN Viral, Kuasa Hukum Akan Datangkan Saksi Ahli Forensik/Visum dan Saksi Ahli Bahasa

“Kami akan melakukan upaya pelayanan sebaik mungkin terhadap pengungsi karena memang kali ini masyarakat telah menjadi korban oleh kejinya Kelompok KST, dengan segala keterbatasan Satgas Pamtas Mobile Yonif 300 akan berupaya memberikan bantuan semaksimal mungkin terhadap Masyarakat guna menjamin keselamatan dan kenyamanan mereka. Kemudian untuk Kelompok KST pada dasarnya kami tidak pernah akan menyerang mereka, namun apabila kelompok tersebut melakukan aksi penyerangan baik terhadap TNI maupun Masyarakat maka kami terpaksa akan membela diri baik kepada Masyarakat maupun tubuh TNI sendiri”. Ungkap Letkol Inf Afri Swandi Ritonga selaku Dansatgas Pamtas Mobile Yonif 300.

Kejadian ini menjadi PR yang luar biasa bagi Satgas karena harus berupaya untuk membuat kondisi Distrik Ilaga kembali menjadi kondusif dengan berupaya membela diri atas aksi-aksi kelompok KST yang dilakukan terhadap TNI maupun masyarakat, setelah kondisi aman selanjutnya satgas berencana akan berangsur mengembalikan Masyarakat Kembali ke pemukimannya.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Lucky Hakim Resmi Luncurkan Wong Reang Apps & Sensus Ekonomi 2026
Aksi Sosial HMI Indramayu Di Bulan Ramadhan, Atasi Sampah “LET’S CLEAN IT UP TOGETHER“
3 Tahun Pembiaran APH, Dugaan Peredaran Obat Keras Tipe G Milik Mano Beroperasi 24 Jam
PN Slawi Vonis Berat Pelaut Michael Kurir Dadakan 7 Tahun, Dipertanyakan?
Modus Rumah BR Diduga Distribusi Jadi Bunker Miras Skala Besar
Program MBG di SD Cibitung 1 Desa Kanoman Dua Bulan Tidak Berjalan, Orang Tua Pertanyakan Kejelasan
Diduga Akibat Kebocoran Gas Melon, Empat Orang Terluka dalam Kebakaran di Cianjur
Peredaran Tramadol dan Eximer di Cianjur Kian Marak, Warga Resah
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:19 WIB

Bupati Lucky Hakim Resmi Luncurkan Wong Reang Apps & Sensus Ekonomi 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 00:36 WIB

Aksi Sosial HMI Indramayu Di Bulan Ramadhan, Atasi Sampah “LET’S CLEAN IT UP TOGETHER“

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:24 WIB

3 Tahun Pembiaran APH, Dugaan Peredaran Obat Keras Tipe G Milik Mano Beroperasi 24 Jam

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:57 WIB

PN Slawi Vonis Berat Pelaut Michael Kurir Dadakan 7 Tahun, Dipertanyakan?

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:09 WIB

Modus Rumah BR Diduga Distribusi Jadi Bunker Miras Skala Besar

Berita Terbaru

Uncategorized

THR dan TPP Bupati Keerom Sampaikan Akan Cair Minggu Ini

Rabu, 11 Mar 2026 - 16:33 WIB

Uncategorized

Bupati Keerom Launching Safari Ramadhan 1447 h.

Rabu, 11 Mar 2026 - 03:27 WIB

Daerah

Jajaran Polres Keerom Razia Miras di Bulan Suci Ramadhan.

Rabu, 11 Mar 2026 - 03:21 WIB