Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPolitik

Bantu UMKM Naik Kelas, Fathan Kamil dan Sandiaga Uno Ajak Ngobrol Ratusan Pelaku UMKM

9605
×

Bantu UMKM Naik Kelas, Fathan Kamil dan Sandiaga Uno Ajak Ngobrol Ratusan Pelaku UMKM

Sebarkan artikel ini

HARIAN PERS || Calon anggota legislatif (caleg) DPR RI nomor urut 2 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ir. R Fathan Kamil dan Ketua Badan Pemenang Pemilu (Bappilu) nasional PPP Sandiaga Uno tampil menjadi pembicara tentang potensi bisnis kopi dan geliat pelaku UMKM di acara Ngobrolin Kopi bareng Kang Fathan dan Bang Sandi di D’Colonel Forest Tree Resto Cipanas pada Jumat (29/12/2023) siang. Sebelum sesi Ngobrolin Kopi, Kang Fathan mengajak Sandiaga Uno berkeliling melihat stand booth UMKM binaan PPP yang ada di wilayah Kabupaten Cianjur.

Hadir juga di acara ini, Ketua DPW PPP Jabar H. Pepep Saepul Hidayat, Ketua DPC PPP Kabupaten Cianjur, Jimmi Perkasa, CEO D’Colonel Drh Cecep M Wahyudin, Youtuber Fikri, para penggerak TPS dan timses caleg.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam acara Ngobrolin Kopi ini, dihadapan ratusan audiens yang hadir, Kang Fathan bercerita tentang potensi bisnis kopi di Cianjur. Alumni IPB University angkatan 26 ini mengatakan, berdasarkan sumber BPS 2023 luas area perkebunan kopi di provinsi Jawa Barat pada tahun 2022 sebesar 52.431 hektar dengan total produksi 23.618 ton dari jumlah produktivitas 750 kg/hektar. Dilihat dari keseluruhan UMKM coffee shop yang ada di provinsi Jawa Barat, potensi UMKM coffee shop di Kabupaten Cianjur cukup tinggi. Tercatat UMKM coffee shop di Kabupaten Cianjur selama 3 tahun terakhir sebanyak 265 coffee shop.

Ia menuturkan, DPR RI saat ini tengah merancang RUU tentang Pengelolaan Terpadu Kawasan Megapolitan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Cianjur (Jabodetabekjur). Dengan menyatunya wilayah tersebut dapat dikoordinasikan sebagai satu wilayah terpadu untuk membangun rencana induk (master plan) Megapolitan Jabodetabekjur.

“Dengan adanya RUU tersebut diharapkan adanya pemerataan sektor ekonomi khususnya di bidang UMKM, lebih khusus UMKM yang bergerak di bidang coffee shop di Kabupaten Cianjur yang notabene-nya masih rendah jika dibandingkan dengan coffee shop di daerah Jabodetabek,” ucap Owner Trust Group ini.

Mantan ketua umum HA IPB 2017-2021 meneruskan, dengan adanya RUU tentang Pengelolaan Terpadu Kawasan Megapolitan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Cianjur (dari segi UMKM coffee shop) diharapkan adanya penguatan dukungan fasilitas pemerintah seperti subsidi dan bantuan modal yang tepat sasaran kepada warga desa pelaku UMKM termasuk menyusun seperangkat alat kebijakan yang menentukan bagaimana pendapatan dan nilai ekonomi yang dihasilkan oleh UMKM dibagi secara merata pada wilayah Jabodetabekjur.

“Dari itu, perlunya peran dan dukungan pihak pemerintah maupun instansi terkait untuk memberikan sosialiasi, melakukan pendampingan untuk meningkatkan pengetahuan petani kopi baik dalam hal teknis budidaya, pengolahan, pemasaran, maupun produk turunan. Termasuk perkuatan hilirisasi yang dimulai dengan petani kopi dilanjutkan dengan aktivitas utama pada rantai nilai meliputi aktivitas on-farm usaha tani, pasca produksi (sortasi, grading, labelling, packaging) sampai pada pendistribusian hasil kopi ke konsumen (distribution, sales and retail),” jelas caleg Daerah Pemilihan (dapil) Jawa Barat III (Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur) ini.

Di sesi kedua, Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno berinteraksi langsung dengan audiens yang hadir terkait dunia usaha dan kondisi pelaku usaha saat ini. Sandiaga mengatakan, hari ini, PPP Kabupaten Cianjur, memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM agar mereka bisa berinovasi, beradaptasi dan berkolaborasi.

“Kita pastikan PPP memberikan solusi kepada masyarakat khususnya hari ini kepada pelaku UMKM. Kita bantu pemasaran dan yang konkret kita berikan bantuan permodalan agar mereka bisa mendapatkan pendapatan ekonomi yang lebih baik. Itu yang PPP fasilitasi hari ini di Kabupaten Cianjur. Karena para pelaku UMKM ini merupakan tulang punggung dari ekonomi rakyat,” kata Sandi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini menegaskan, 50 tahun lebih PPP lahir dan besar memperjuangkan masyarakat kecil. PPP selalu memberikan solusi konkret terhadap kebutuhan masyarakat sesuai taglinenya harga murah, kerja mudah, hidup berkah.

“Bersama PPP harga-harga bahan pokok akan terjangkau karena program kita adalah harga murah. Kedua, lapangan kerja akan tercipta karena program kita adalah kerja mudah dan yang terpenting adalah hidup berkah. Bersama pelaku UMKM kita akan membuka peluang usaha dan lapangan kerja. Inilah yang menjadi salah satu pengungkit semangat masyarakat untuk mendukung PPP,” ucapnya.

Ditanya target suara, Sandi mengatakan, untuk Jawa Barat, PPP menargetkan 7 kursi dengan target suara 1,6 sampai 1,8 juta suara di Jawa Barat. Ini bisa diraih oleh PPP dengan memperjuangkan harga murah dan kerja mudah.

“Saya disini memberikan semangat kepada para wakil kita yang akan ke Senayan yakni Kang Fathan. Saya akan terus terjun memberikan dorongan kepada para caleg untuk terus berjuang bersama rakyat kecil dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Acara ini, juga diisi dengan coaching coffee technique yang dipandu Firman seorang coffee trainer. Sebelum acara usai, Fathan Kamil menyerahkan bantuan modal usaha kepada tiga pelaku UMKM dengan total bantuan Rp20 juta.

Adapun audiens yang hadir di acara ini yakni Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Persatuan Hotel Restorant Indonesia (PHRI), Asosiasi Tour & Travel (ASITA), Komunitas Penggerak Pariwisata Desa (KOMPEPAR), Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPBD), One Pesantren One Product (OPOP), Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (AUMKM), Komunitas Kopi Cipanas (KKC), Posyandu Juara, Paguyuban Masyarakat Cimacan (PAMACAN), Komunitas Penggerak Seni Budaya, Petani Milenial, Asosiasi Pedagang Asongan Pasar Cipanas (ASPAPCI), Generasi Pesona Indonesia (GENPI), Komunitas Musik Cipanas, Komunitas Emak-Emak Cipanas, penggerak TPS dan massa FK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Mohon maaf ya, Carilah Berita Sendiri.................