Masyarakat Desa Mekarjaya Harapakan Program Ketapang Minta Trasfaran

- Penulis

Sabtu, 6 Januari 2024 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN PERS | Sesuai dengan intruksi presiden Republik Indonesia (Joko widodo) ketika rapat terbatas tentang panyaluran dana Desa di tahun 2020, dirinya meminta kepada masyarakat untuk ikut dalam Mengawasi Dana Desa (DD) agar tidak di Salah gunakan peruntukan nya oleh Oknum-Oknum tidak bertanggung jawab

Serta dari komisi pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan Agar Masyarakat bisa lebih hadir dalam Mengawasi Dana Desa didaerah nya Masing-masing agar tidak salah guna Dan tepat guna.

Namun sayang seakan tidak peduli Dengan intruksi dengan arahan presiden Dan tidak takut akan statement dari Komisi pemberantasan korupsi (KPK)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Ketapang (ketahanan pangan) desa Mekarjaya diduga ada kejanggalan, pasalnya program ketapang dialokasikan untuk ternak Domba, akan tetapi menurut masyarakat desa Mekarjaya yng enggan disebutkan namanya mengatakan”, sebenarnya program ketapang yang diperuntukan ternak domba oleh pemeritah desa masih belum jelas dimana lokasinya ternaknya”, ucap warga itu.

Baca Juga:  Pembinaan Siswa di Barak Militer: Upaya Disdikpora Cianjur Mengatasi Kenakalan Remaja"

Sekdes Mekarjaya Kecamatan Cikalongkulon Cianjur, Mahda selaku unsur pimpinan sekertariat desa dan petugas koordinator PPKD Mekarjaya ketika dikonfirmasi dikantornya Rabu, (03/01/24) mengatakan”, terkait Dana Ketahanan Pangan tahun anggaran 2023 senilai kurang lebih Rp. 294.000.000,00. Dana program ketapang sudah dibelikan domba ada dikomunal di Dusun 3 Desa Mekarjaya

Pantauan wartawan (03/01/24) dilapangan saat kelokasi di dusun 3, terkait pernyataannya sekdes tersebut menemukan fakta lain.

Salahsatu warga tokoh setempat inisial D, Kadus 3, anggota BPD Mekarjaya, semua menyatakan bahwa program pemerintah untuk ketapang ternak domb tidak ada, kat tokoh masyarakat dusun 3 jawabnya saat diwawancara dengan nada “ah bohong Mahda na sina turun ka batununggul.

Begitu juga ucapan anggota BPD Mekarjaya ketika diwawancarai dikediamannya di Dusun 3 “Ti Kamari Mahda ngomong domba aya domba aya mana atuh?” ujarnya dengan bernada ketus.

Untuk membuktikan rasa penasaran awak media mengkonfirmasi ke Kepala Dusun 3 selaku Mandor setempat untuk mempertanyakan benar tidaknya pernyataan Sekdes Mahda itu, bahwa dana ketapang 2023 sudah dibelanjakan domba sudah ada dikomunal di Dusun 3.

Baca Juga:  Cianjur Lakukan Perubahan Kloter untuk Calon Jemaah Haji, Ini Tujuannya

Miptahudin selaku Mandor 3 dan sebagai kepala dusun menjawab saat diwawancara mengaku. Saya selaku kepala Dusun “Muhun pak kalau berbicara dusun berarti saya terlibat dalam hal ini, nah namun kenyataannya justru selama ini saya tidak ada pemberitahuan bahwa uang ketapang aya di wilayah saya di dusun 3”, katanya.

Sementara itu Kepala Desa Mekarjaya selaku Pimpinan Sekdes saat hendak dikonfirmasi tidak ada di kantor Desa, dihubungi melalui telepon pun sedang tidak aktif.

Ada apa sebebarnya dana program untuk ketapang yang dijanjikan untuk ternak domba tersebut, warga masyarakat Mekarjaya sangat menanti-nanti datangnya bantuan berupa ternak domba tersebut.

Sampai berita ini di terbitkan awak Media masih mencoba komfirmasi Inspektorat serta APH (aparat penegak hukum).

 

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Cianjur Kuliti Seleksi PPPK Paruh Waktu, Dua Kades Aktif Jadi Sorotan
Di Tengah Sengketa, Pembangunan Muncul di Lahan 56 Hektare Padaluyu
Bupati Indramayu Lucky Hakim Buka pintu Pihak Swasta Mengelola & Kembangkan Wisata 
Dana PIP Rp392 Juta Tak Sampai ke Siswa, FPP Desak Mantan Kepsek SMA 1 Sindangbarang Bertanggung Jawab
Sidang Kedua, Keberatan Kuasa Hukum SINAGA Atas Dakwaan JPU, Toni RM, S.H.,M.H Pastikan Di Tolak
2025 Tuntas, 2026 Siap Jalan: Disdikpora Cianjur Gas Pembangunan SMP
Pimpin Apel Perdana Gabungan Tahun 2026, Ini Pesan Bupati Keerom Piter Gusbager
Giat Santiaji Capaian inplementasi Visi dan Misi H. Dedy S Musashi, S.S dan Ketua IKWI, Saptarini Kismawati, S.S., M.Pd, masa bhakti 2023-2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:47 WIB

DPRD Cianjur Kuliti Seleksi PPPK Paruh Waktu, Dua Kades Aktif Jadi Sorotan

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:55 WIB

Di Tengah Sengketa, Pembangunan Muncul di Lahan 56 Hektare Padaluyu

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:20 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Buka pintu Pihak Swasta Mengelola & Kembangkan Wisata 

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:31 WIB

Dana PIP Rp392 Juta Tak Sampai ke Siswa, FPP Desak Mantan Kepsek SMA 1 Sindangbarang Bertanggung Jawab

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:10 WIB

Sidang Kedua, Keberatan Kuasa Hukum SINAGA Atas Dakwaan JPU, Toni RM, S.H.,M.H Pastikan Di Tolak

Berita Terbaru