Program Ketahanan Pangan Desa Sukaraharja Diduga Berbau Fiktip

- Penulis

Selasa, 9 Januari 2024 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Pers | Desa Sukaraharja Kecamatan Cibeber,l Kabupaten Cianjur menjadi sorotan setelah perangkat Kerua Karang Taruns melaporkan dugaan fiktivitas Program Ketahanan Pangan Sapi yang dijalankan dengan Dana Desa tahun 2023. Pemberitahuan ini disampaikan oleh seorang ketua karang taruna desa Sukaraharja pada selasa, (09/01/2024) kepada harianpers.com.

Pemerintah Republik Indonesia telah mengalokasikan Dana Desa untuk mendukung program ketahanan pangan, namun kabar buruk muncul ketika ketua karang taruna desa mengungkapkan bahwa program ketapang tersebut di Desa Sukaraharja masih belum direalisasikan oleh Kepala Desa Ajuk, tidak tahu dimana anggaran buat sapi itu”, ucapnya.

Ketua karang taruna desa yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa sepuluh ekor sapi yang dijanjikan nerada di wilayah dusun 2 itu tidak ada, hanya bagunan kandang nya saja yang ada, itupun masih belum beres hanya 40 persen, Selain itu tidak ada bukti fisik tentang keberadaan sapi tersebut, dan warga juga menyoroti kurangnya sosialisasi kepada masyarakat.

“Desas desusnya di masyarakat yang enggan disebutkan namanya bahwa sapi dari program ketahanan pangan tersebut ada sepuluh ekor untuk sepuluh kelompok tani, tapi sapi itu tidak ada,” ujar warga kepada wartawan.

Warga mencurigai bahwa kepala desa 10 ekor sapi yang seharusnya menjadi bagian dari program tersebut tidak jelas dimana sapinya, apa uangnya kepakai atau bagaimana, saya Masyarakat menilai bahwa Kepala Desa Sukaraharja telah melanggar hukum dengan menyalahgunakan Dana Desa untuk program ketapang tersebut.

Baca Juga:  Jelang Idul Adha, Hati Hati Buat Yang Hipertensi Daging Kambing Kurban Dengan Bumbunya

Sampai berita ini ditayangkan, pihak pemerintah desa belum memberikan konfirmasi terkait dugaan tersebut, ketika dikonfirmasi via WhatsApp selasa. ( 09/01/24 ) Kepala desa Sukaraharja Ajuk terkait program ketapang tidak menjawab, malah tidak aktif.

Skandal ini mencuatkan pertanyaan serius tentang transparansi penggunaan Dana Desa dan memunculkan kekhawatiran akan praktik-praktik korupsi di tingkat lokal.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Lucky Hakim Resmi Luncurkan Wong Reang Apps & Sensus Ekonomi 2026
Aksi Sosial HMI Indramayu Di Bulan Ramadhan, Atasi Sampah “LET’S CLEAN IT UP TOGETHER“
3 Tahun Pembiaran APH, Dugaan Peredaran Obat Keras Tipe G Milik Mano Beroperasi 24 Jam
PN Slawi Vonis Berat Pelaut Michael Kurir Dadakan 7 Tahun, Dipertanyakan?
Modus Rumah BR Diduga Distribusi Jadi Bunker Miras Skala Besar
Program MBG di SD Cibitung 1 Desa Kanoman Dua Bulan Tidak Berjalan, Orang Tua Pertanyakan Kejelasan
Diduga Akibat Kebocoran Gas Melon, Empat Orang Terluka dalam Kebakaran di Cianjur
Peredaran Tramadol dan Eximer di Cianjur Kian Marak, Warga Resah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:19 WIB

Bupati Lucky Hakim Resmi Luncurkan Wong Reang Apps & Sensus Ekonomi 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 00:36 WIB

Aksi Sosial HMI Indramayu Di Bulan Ramadhan, Atasi Sampah “LET’S CLEAN IT UP TOGETHER“

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:24 WIB

3 Tahun Pembiaran APH, Dugaan Peredaran Obat Keras Tipe G Milik Mano Beroperasi 24 Jam

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:57 WIB

PN Slawi Vonis Berat Pelaut Michael Kurir Dadakan 7 Tahun, Dipertanyakan?

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:09 WIB

Modus Rumah BR Diduga Distribusi Jadi Bunker Miras Skala Besar

Berita Terbaru

Uncategorized

THR dan TPP Bupati Keerom Sampaikan Akan Cair Minggu Ini

Rabu, 11 Mar 2026 - 16:33 WIB

Uncategorized

Bupati Keerom Launching Safari Ramadhan 1447 h.

Rabu, 11 Mar 2026 - 03:27 WIB

Daerah

Jajaran Polres Keerom Razia Miras di Bulan Suci Ramadhan.

Rabu, 11 Mar 2026 - 03:21 WIB