Gus Shiva: Menyampaikan Nilai-Nilai Agama dan Keterampilan Ilmu Teknologi di Warung Kopi

- Penulis

Senin, 22 Januari 2024 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Gus Shiva selesai mengimami sholat.

i

Keterangan foto: Gus Shiva selesai mengimami sholat.

Rembang – Achmad Shiva’ul Haq Asjach, S.E., M.M atau yang akrab disapa Gus Shiva, seorang publik figur milenial asal Rembang, memilih jalur tak konvensional untuk membagikan ilmu dan nilai-nilai kepada anak-anak muda atau gen Z. Bukan di kelas formal, Gus Shiva memilih warung kopi sebagai tempat ajaib untuk berkumpul, berbicara, dan belajar.

Meskipun dikenal sebagai seorang penyuluh honorer di KUA Kecamatan Pamotan, Gus Shiva menegaskan bahwa pendekatannya terhadap anak-anak muda bukan sebagai seorang penyuluh di dalam majelis ta’lim maupun guru di dalam kelas, melainkan sebagai teman berbagi cerita. Warung kopi menjadi panggung interaktif untuk memperkenalkan ilmu dan pengalaman.

Baca Juga:  Pantauan Angkutan Lebaran 2025 di Wilayah Daop 3 Cirebon

Gus Shiva, yang juga merupakan salah satu cucu dari tokoh/ulama Rembang KH. Achmad Tamamuddin Munji, mewarisi jiwa mendidik dari keluarganya. Kakeknya, Kiai Tamam, memainkan peran besar dalam membentuk nilai-nilai keislaman didalam tatanan masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua keturunan kakek saya, memiliki pondok pesantren dan menjadi seorang pendidik agama. Mungkin itu adalah salah satu alasan mengapa sampai detik ini saya suka mendidik anak-anak muda, utamanya generasi Z, walaupun ditempat-tempat seperti warung kopi,” ungkap Gus Shiva, Senin (22/01/2024).

Baca Juga:  Langkah Proaktif Antisipasi Kecurangan, Unit Tipidter Satreskrim Polres Indramayu Sidak Sejumlah SPBU

Di warung kopi, Gus Shiva membahas berbagai hal, terutama adab/akhlak generasi sekarang dan pengembangan keterampilan di bidang teknologi. Beliau berbagi pengetahuan tentang marketing online shop, blogging, editing photo/video, serta keterampilan lainnya yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Ini bukan hanya tentang warung kopi, tetapi tentang menciptakan ruang untuk diskusi dan pertukaran gagasan. Saya ingin menciptakan generasi yang tidak hanya berakhlak baik tetapi juga memiliki kemampuan untuk berkembang secara teknologi ,” tutup Gus Shiva.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Dukuh Turi & Sat Pol PP Lambat, Warung Obat Psikotropika Jaringan MADI ACEH Karanganyar Pekauman DI Grudug Warga
Momentum HPN, PWI Indramayu Gandeng Institusi Polri dan Komunitas Wong Dermayu Masifkan Ketahanan Pangan
Polres Indramayu Lakukan Assessment Jalur dan Penentuan Pos Operasi Ketupat 2026
Kolaborasi Polda Jabar–Bagong Mogok, Harapan Baru Anak Yatim Piatu Cianjur
Gerindra Cianjur Bersama Warga Tanam 1.300 Pohon Dukung Ketahanan Pangan
KPM Sindanghayu Mengaku Bansos Tak Utuh, Kartu Bantuan Tak Dipegang Penerima
Sekdes sadawarna samsuri suganda resmi càlon kan paw kades sadawarna.
Darah Madura DR SALMAN AL FARISI Stafsus Lucky Hakim Di Tantang 0’ushj.dialambaqa Si Anak Ndeso
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:41 WIB

Polsek Dukuh Turi & Sat Pol PP Lambat, Warung Obat Psikotropika Jaringan MADI ACEH Karanganyar Pekauman DI Grudug Warga

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:20 WIB

Momentum HPN, PWI Indramayu Gandeng Institusi Polri dan Komunitas Wong Dermayu Masifkan Ketahanan Pangan

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:47 WIB

Polres Indramayu Lakukan Assessment Jalur dan Penentuan Pos Operasi Ketupat 2026

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:53 WIB

Kolaborasi Polda Jabar–Bagong Mogok, Harapan Baru Anak Yatim Piatu Cianjur

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:02 WIB

KPM Sindanghayu Mengaku Bansos Tak Utuh, Kartu Bantuan Tak Dipegang Penerima

Berita Terbaru