Upaya Kendalikan Inflasi, Pemkab Indramayu Harus Perkuat Intervensi

- Penulis

Selasa, 23 Januari 2024 - 01:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harianpers.com – Indramayu, Upaya tekan laju inflasi daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu kembali mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan secara rutin oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI).

Rakor yang diikuti Pemkab Indramayu secara daring di Indramayu Command Center (ICC), Senin (22/1/2024), dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.

Dalam arahannya, Menteri Tito menyampaikan, Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2 Januari 2024 yang diolah pada 21 Januari 2024, bahwa angka inflasi year on year (yoy) merujuk pada angka 2,61%. Diketahui, minggu ke3 perkembangan inflasi secara nasional cenderung mengalami penurunan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tito mengatakan, dengan angka 2,61%, inflasi di Indonesia harus terus diwaspadai dengan melakukan langkah intervensi.

“Langkah yang dilakukan misalnya dengan pemberian bantuan sosial, melakukan Gerakan pasar murah, dan upaya-upaya lain untuk menstabilkan harga, kerja sama antar daerah, serta subsidi transportasi dari daerah surplus ke daerah minus,” ujarnya.

Baca Juga:  PERSIAPAN NATAL : GOTONG ROYONG SATGAS MOBILE RAIDER 300 SILIWANGI BERSAMA MASYARAKAT WOLUNI PAPUA*

Menurut Tito, ini adalah angka yang sangat baik, terjaga sangat baik, dan ini hasil kerja keras semua pihak dan inflasi bulan ke bulan bisa lebih berkurang di bulan Januari.

Hal lain disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Pudji Ismartini menjelaskan historis perkembangan inflasi Januari 2020-2023.

“Berdasarkan historis 2020-2023 selalu terjadi inflasi pada bulan Januari, dengan tingkat inflasi yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya (Desember). Sebagian besar kabupaten/kota juga mengalami inflasi, serta beberapa komoditas pangan bergejolak beberapa kali muncul sebagai penyumbang dil inflasi Januari,” jelasnya.

Menyikapi historis tersebut, Pudji memaparkan, IPH minggu ke3 Januari 2024 berdasarkan data SP2KP pencatatan tanggal 15-19 Januari 2024, secara nasional jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan IPH sampai dengan M3 Januari terus turun sebesar 8% poin dibandingkan pada minggu sebelumnya.

Baca Juga:  Jalan Marwati Rusak, Warga Keluhkan Karena Belum Ada Perbaikan

Sementara itu, Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional (BPN), Nyoto Suwigno mengungkapkan terkait aksi dan kebijakan BPN dalam rangka pengendalian inflasi pangan.

Menurutnya, tingkat Inflasi nasional bulan Desember 2023 sebesar 2,61% (yoy) turun dari inflasi bulan November 2,86%. Inflasi bergejolak juga turun dari 7,59 menjadi 6,73%.
Nyoto mengatakan, komoditas dengan kontribusi inflasi terbesar adalah beras, sebesar 0,53% (yoy). Bantuan pangan beras efektif menahan laju inflasi pangan, utamanya beras.

“Dengan inflasi yang menurun ini memberikan harapan pada 2024. Semoga kondisi inflasi dapat lebih baik lagi untuk mewujudkan Indonesia menjadi salah satu negara yang berhasil dalam meredam laju inflasi,” pungkasnya. (WN)

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Hadir untuk Masyarakat, Polres Keerom Bersama Sat Brimob Polda Papua Salurkan Bantuan Air Bersih Pasca Banjir di Kampung Yanamaa
Oknum TNI & Polri Di Duga Kuat Terima Setoran Jaringan Obat Terlarang Madi Aceh, Ada Apa?
Mahasiswa Cianjur Menolak Lupa: Aksi Solidaritas Tuntut Penghapusan Korupsi dan Pelanggaran HAM
Setda Aep Surahman Gelar Sosialisasi Bidang Tata Ruang
Modus Berjualan, Madi Afdal Aceh Di Duga Pemasok Obat Keras Daftar G, Polisi Harus Tindak Tegas
Perizinan Dipertanyakan, Peternakan Ayam WNA di Kanoman Ganggu Kenyamanan Warga
Toni RM : Penutupan Jalan Balongan Indramayu Bisa Ada Sanksi Pidana
Aksi Kamisan Cianjur Peringatkan Kembalinya Pola Kekuasaan Orde Baru
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 06:03 WIB

Polri Hadir untuk Masyarakat, Polres Keerom Bersama Sat Brimob Polda Papua Salurkan Bantuan Air Bersih Pasca Banjir di Kampung Yanamaa

Minggu, 14 Desember 2025 - 03:38 WIB

Oknum TNI & Polri Di Duga Kuat Terima Setoran Jaringan Obat Terlarang Madi Aceh, Ada Apa?

Sabtu, 13 Desember 2025 - 20:13 WIB

Mahasiswa Cianjur Menolak Lupa: Aksi Solidaritas Tuntut Penghapusan Korupsi dan Pelanggaran HAM

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:35 WIB

Setda Aep Surahman Gelar Sosialisasi Bidang Tata Ruang

Jumat, 12 Desember 2025 - 19:34 WIB

Modus Berjualan, Madi Afdal Aceh Di Duga Pemasok Obat Keras Daftar G, Polisi Harus Tindak Tegas

Berita Terbaru

Setda Aep Surahman Gelar Sosialisasi Bidang Tata Ruang

Berita

Setda Aep Surahman Gelar Sosialisasi Bidang Tata Ruang

Sabtu, 13 Des 2025 - 06:35 WIB