Kepedulian Para Seniman, Lestarikan Budaya Daerah Melalui Peringatan Dina Basa Mimi Sejagat

- Penulis

Kamis, 22 Februari 2024 - 01:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harianpers.com – Indramayu, Hari Bahasa Ibu Internasional (Dina Basa Mimi Sejagat) 2024 merupakan perwujudan kepedulian para seniman dan budayawan serta masyarakat dalam memberikan edukasi pelestarian budaya daerah kepada masyarakat.

Peringatan Dinas Basa Mimi Sejagat diselenggarakan oleh Lembaga Basa Lan Sastra Daerah (LBSD) Indramayu, Rabu (21/12/2023), bertempat di Gedung Guru Graha Widya PGRI Kecamatan Juntinyuat kabupaten Indramayu.

Dalam sambutanya Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina yang disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan pada Disdikbud Kabupaten Indramayu, Uum Umiyati mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan merasa senang dengan adanya peringatan Dina Basa Mimi Sejagat tahun 2024 ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini seni budaya Indramayu sudah di daftarkan ke Provinsi Jawa Barat dan sudah disetujui sebagai budaya nasional sebanyak 4 (empat) seni budaya Indramayu yaitu adat Memitu (tingkeban), Adat Unjungan, Seni Sandiwara serta Adat Baritan.

Uum menambahkan, Pemerintah Kabupaten Indramayu juga akan menyelenggarakan peringatan serupa tingkat kabupaten dan mengajak kepada seluruh masyarakat, seniman dan budayawan untuk rukun, kumpul guyub bersama-sama menjaga dan melestarikan seni budaya yang ada di Indramayu.

Baca Juga:  Pembangunan Villa di Loji Babakan Dipertanyakan, Warga Soroti Dugaan Pelanggaran Izin dan DAS

“Mari bersama-sama kepada masyarakat terutama generasi muda Indramayu untuk selalu menjaga dan melestarikan seni budaya Indramayu terutama seni budaya yang hampir punah,” ungkapnya.

Sementara Ketua Pelaksana Supali Kasim menyampaikan, Hari Bahasa Ibu Internasional merupakan hasil keputusan The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) yang merupakan organisasi Internasional yang bergerak pada bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan menetapkan tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Bahasa Ibu Internasional.

Acara yang digelar tersebut merupakan kegiatan dari para seniman dan budayawan Indramayu yang tergabung dalam Lembaga Basa dan Sastra Daerah (LBSD) Indramayu yang merupakan agenda rutin setiap tahun.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengingatkan kembali bahwa salah satu kebudayaan daerah itu adalah bahasa ibu atau bahasa daerah dan merasa bangga mempunyai kekayaan bahasa daerah Dermayu. Bahasa daerah selain sebagai alat komunikasi juga dapat diekspresikan dalam berbagai macam aktivitas antara lain bisa berupa sastra, pantun, bercerita/dongeng juga bisa berupa tembang dan alih wahana berupa tari dan musik.

Baca Juga:  Membanggakan, Perpustakaan Umum Kabupaten Indramayu Kantongi Sertifikat Kementrian PPPA RI

“Dengan adanya peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional (Dina Basa Mimi Sejagat) tahun 2024 ini kita mengingatkan kembali bahwa betapa pentingnya bahasa daerah itu karena dengan adanya bahasa daerah di suatu daerah seperti Bahasa Jawa Indramayu komunikasi menjadi dekat dan tidak ada jarak dalam bermasyarakat,” ungkapnya.

Pada kegiatan tersebut diisi penampilan seni dan budaya oleh pelajar, guru, mahasiswa dan sanggar seni budaya dengan berbahasa Indramayu antara lain maca puisi, maca cerita, maca parikan tari dolanan, tari srimpi, tari topeng, tari tayub, tari kontemporer, bodoran, sintren serta penampilan tembang macapat dan sinden oleh mimi Wangi Indriya.

Kemudian ditampilkan pula demo lukis oleh pelukis ekspresionis Indramayu Arifin Riyanto, akusitik tarling dari mahasiswa STKIP NU Indramayu, wayang golek cepak dalang Ki Anom Shopip, maca cerita oleh Ucha M. Sarna serta diiringi gamelan sanggar Gema Karya Juntiyuat. (WN)

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program MBG di SD Cibitung 1 Desa Kanoman Dua Bulan Tidak Berjalan, Orang Tua Pertanyakan Kejelasan
Peredaran Tramadol dan Eximer di Cianjur Kian Marak, Warga Resah
Baru Dibangun Sudah Disoal, Proyek Irigasi Ciherang 1-2 Picu Kekecewaan Wakil Rakyat
Forum Konstitusional Tetapkan Kepemimpinan Baru PMII dan KOPRI Cianjur Periode 2026–2027
Pelantikan 32 DPC, NasDem Cianjur Fokus Kerja Nyata di Akar Rumput
MBG Tercoreng di Cianjur, DPRD Nilai Ada Pengkhianatan terhadap Anak Bangsa
204 Pelajar Diduga Keracunan MBG di Cianjur, Bupati Tegaskan Sanksi Menanti Hasil Lab
Kasus Dugaan Keracunan MBG di Kadupandak, Seluruh Siswa Dilaporkan Berangsur Pulih
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:30 WIB

Program MBG di SD Cibitung 1 Desa Kanoman Dua Bulan Tidak Berjalan, Orang Tua Pertanyakan Kejelasan

Senin, 23 Februari 2026 - 21:23 WIB

Peredaran Tramadol dan Eximer di Cianjur Kian Marak, Warga Resah

Senin, 23 Februari 2026 - 19:14 WIB

Baru Dibangun Sudah Disoal, Proyek Irigasi Ciherang 1-2 Picu Kekecewaan Wakil Rakyat

Sabtu, 31 Januari 2026 - 02:08 WIB

Forum Konstitusional Tetapkan Kepemimpinan Baru PMII dan KOPRI Cianjur Periode 2026–2027

Jumat, 30 Januari 2026 - 23:17 WIB

Pelantikan 32 DPC, NasDem Cianjur Fokus Kerja Nyata di Akar Rumput

Berita Terbaru

Uncategorized

THR dan TPP Bupati Keerom Sampaikan Akan Cair Minggu Ini

Rabu, 11 Mar 2026 - 16:33 WIB

Uncategorized

Bupati Keerom Launching Safari Ramadhan 1447 h.

Rabu, 11 Mar 2026 - 03:27 WIB

Daerah

Jajaran Polres Keerom Razia Miras di Bulan Suci Ramadhan.

Rabu, 11 Mar 2026 - 03:21 WIB