mostbet casinomostbet1win aviatorpin upmostbetmostbet az casinopinup kzpin up azmostbet aviator loginaviatorlucky jet casinoonewinlucky jet crashpinup4rabetmostbet az1win cassino4r bet1 win indiapin-up1win kzmostbet kzpin up indiamosbet india1win casino1win slotlucky jetpin uplacky jet1win casinolucky jetмостбет кзpinap4rabet pakistan4a betpinup login1 winmosbetmosbetaviator1win casinomosbet1 win az1win casino1winmostbet aviator loginmostbetparimatchparimatchpin up casino india1win
Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Nina Agustina : Belanja Masalah Pendidikan Agar Segera Terselesaikan

38
×

Nina Agustina : Belanja Masalah Pendidikan Agar Segera Terselesaikan

Sebarkan artikel ini

Harianpers.com – Indramayu, Bertemu dengan para Kepala Sekolah SD dan SMP se-Kecamatan Sliyeg, Bupati Indramayu Nina Agustina belanja masalah pendidikan agar segera terselesaikan.

Menurut Nina Agustina, saat ini banyak sekolah di Kabupaten Indramayu yang rusak dan belum maksimal, baik bangunan maupun fasilitasnya. Untuk itu setiap ada pembangunan sekolah, para Kepala Sekolah harus ikut melakukan pengawasan kontruksi bersama-sama agar pembangunannya dan kualitasnya maksimal.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Indramayu itu orangnya hebat-hebat, harus bisa bangkit. Saya mengajak para kepala sekolah yang mendapatkan pembangunan gedung atau lainnya mari sama-sama kita awasi pembangunannya agar kualitasnya bagus demi terwujudnya Indramayu Bermartabat,” tegas Nina, Selasa (27/2/2024) di SD Negeri 1 Sliyeg Lor.

Nina Agustina juga berharap, kepala sekolah adalah pihak yang harus menularkan kebaikan pada setiap guru dan harus bisa kerja sama dengan baik. Saat ini marak pelecehan seksual pada anak-anak yang dilakukan oleh orang-orang terdekat. Untuk itu sekolah harus jadi tempat yang nyaman bagi anak-anak dalam mencari ilmu.

“Tolong jangan bosan mengajarkan anak-anak untuk menjaga dirinya, beritahu mana saja anggota tubuh yang tidak boleh di pegang. Gandeng Puskesmas untuk pengajaran di sekolah tentang pendidikan seksual sejak dini, tujuannya agar anak-anak kita terhindar dari pelecehan seksual. Anak-anak adalah generasi kita untuk menyambut Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Bupati Nina Agustina menegaskan, kepala sekolah dan seluruh guru di Kabupaten Indramayu adalah super tim yang saling bersinergi untuk membangun Kabupaten Indramayu. Bidang pendidikan harus terus mendapatkan perhatian karena ini merupakan upaya untuk mencetak SDM andal di Kabupaten Indramayu dan sebagai indikator peningkatan IPM.

“Saya mengucapkan terima kasih pada semua yang ada di sini selama 3 tahun mendampingi saya dengan tupoksinya masing-masing, sebagai kepala sekolah maupun sebagai guru. Kita adalah super tim yang harus terus saling sinergi untuk membangun Indramayu,” pungkasnya.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu, Sugeng Heriyanto mengatakan, sebagai penguatan Kabupaten Indramayu sebagai daerah agraris dan penopang ketahanan pangan nasional akan ada program pertanian masuk sekolah.

“Dinas Pendidikan dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bekerja sama, baik di SD ataupun SMP akan ada program pertanian masuk sekolah,” ujarnya.

Pendidikan karakter untuk membangun anak-anak remaja agar belajar mengenai kompos, mengajarkan dan mendorong anak muda untuk bertani.

“Dibutuhkan kerja sama antar Pemerintah dan masyarakat untuk melaksanakannya, terutama peran guru dan Kepala Sekolah sangatlah penting, kami tidak bisa kerja sendiri,” ujar Sugeng. (WN

Harianpers.com – Indramayu, Bertemu dengan para Kepala Sekolah SD dan SMP se-Kecamatan Sliyeg, Bupati Indramayu Nina Agustina belanja masalah pendidikan agar segera terselesaikan.

Menurut Nina Agustina, saat ini banyak sekolah di Kabupaten Indramayu yang rusak dan belum maksimal, baik bangunan maupun fasilitasnya. Untuk itu setiap ada pembangunan sekolah, para Kepala Sekolah harus ikut melakukan pengawasan kontruksi bersama-sama agar pembangunannya dan kualitasnya maksimal.

“Indramayu itu orangnya hebat-hebat, harus bisa bangkit. Saya mengajak para kepala sekolah yang mendapatkan pembangunan gedung atau lainnya mari sama-sama kita awasi pembangunannya agar kualitasnya bagus demi terwujudnya Indramayu Bermartabat,” tegas Nina, Selasa (27/2/2024) di SD Negeri 1 Sliyeg Lor.

Nina Agustina juga berharap, kepala sekolah adalah pihak yang harus menularkan kebaikan pada setiap guru dan harus bisa kerja sama dengan baik. Saat ini marak pelecehan seksual pada anak-anak yang dilakukan oleh orang-orang terdekat. Untuk itu sekolah harus jadi tempat yang nyaman bagi anak-anak dalam mencari ilmu.

“Tolong jangan bosan mengajarkan anak-anak untuk menjaga dirinya, beritahu mana saja anggota tubuh yang tidak boleh di pegang. Gandeng Puskesmas untuk pengajaran di sekolah tentang pendidikan seksual sejak dini, tujuannya agar anak-anak kita terhindar dari pelecehan seksual. Anak-anak adalah generasi kita untuk menyambut Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Bupati Nina Agustina menegaskan, kepala sekolah dan seluruh guru di Kabupaten Indramayu adalah super tim yang saling bersinergi untuk membangun Kabupaten Indramayu. Bidang pendidikan harus terus mendapatkan perhatian karena ini merupakan upaya untuk mencetak SDM andal di Kabupaten Indramayu dan sebagai indikator peningkatan IPM.

“Saya mengucapkan terima kasih pada semua yang ada di sini selama 3 tahun mendampingi saya dengan tupoksinya masing-masing, sebagai kepala sekolah maupun sebagai guru. Kita adalah super tim yang harus terus saling sinergi untuk membangun Indramayu,” pungkasnya.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu, Sugeng Heriyanto mengatakan, sebagai penguatan Kabupaten Indramayu sebagai daerah agraris dan penopang ketahanan pangan nasional akan ada program pertanian masuk sekolah.

“Dinas Pendidikan dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bekerja sama, baik di SD ataupun SMP akan ada program pertanian masuk sekolah,” ujarnya.

Pendidikan karakter untuk membangun anak-anak remaja agar belajar mengenai kompos, mengajarkan dan mendorong anak muda untuk bertani.

“Dibutuhkan kerja sama antar Pemerintah dan masyarakat untuk melaksanakannya, terutama peran guru dan Kepala Sekolah sangatlah penting, kami tidak bisa kerja sendiri,” ujar Sugeng. (WN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Mohon maaf ya, Carilah Berita Sendiri.................