mostbet casinomostbet1win aviatorpin upmostbetmostbet az casinopinup kzpin up azmostbet aviator loginaviatorlucky jet casinoonewinlucky jet crashpinup4rabetmostbet az1win cassino4r bet1 win indiapin-up1win kzmostbet kzpin up indiamosbet india1win casino1win slotlucky jetpin uplacky jet1win casinolucky jetмостбет кзpinap4rabet pakistan4a betpinup login1 winmosbetmosbetaviator1win casinomosbet1 win az1win casino1winmostbet aviator loginmostbetparimatchparimatchpin up casino india1win
Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Daerah

Indramayu Siap Menjadi Kabupaten Layak Anak

37
×

Indramayu Siap Menjadi Kabupaten Layak Anak

Sebarkan artikel ini

Harianpers.com – Indramayu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disduk-P3A) Kabupaten Indramayu bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Gugus Tugas Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

Berlangsung di Ruang Ki Tinggil Setda Indramayu, Rabu (28/2/2024), Bupati Indramayu, Nina Agustina melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indramayu, Aep Surahman menyampaikan, KLA merupakan kabupaten/kota dengan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan atas hak anak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Aep Surahman mengungkapkan, proses terpenting dalam pembangunan KLA yaitu koordinasi di antara para stakeholder dalam pemenuhan hak atas anak yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan.

“Anak tidak bisa dipisahkan dari keberlangsungan hidup bagi sebuah bangsa. Masa depan bangsa ditentukan oleh kualitas kehidupan anak-anak, maka anak harus mendapatkan kesempatan seluasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental, maupun perkembangan sosial. Suara anak Indramayu harus kita dengarkan. Harapan dari anak Indramayu harus kita wujudkan,” ungkapnya.

Aep melanjutkan, berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak pada Pasal 21 menyebutkan, bahwa pemerintah wajib dan bertanggung jawab mewujudkan kabupaten layak anak sebagai upaya memenuhi dan perlindungan anak yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya. Sehingga, dengan adanya rapat gugus tugas ini, KLA di Kabupaten Indramayu dapat segera terwujud.

“Dengan dukungan semua pihak dan dukungan seluruh stakeholder, KLA pasti akan terwujud. Mari kita saling mendukung dan berupaya dengan bersungguh-sungguh untuk mewujudkan Indramayu menjadi KLA menuju Indramayu Bermartabat (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur, dan Hebat),” pintanya.

Hal selaras dikatakan Plt Disduk-P3A Kabupaten Indramayu, Indra Mulyana, KLA adalah kabupaten yang memiliki sistem pembangunan berbasis anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, di mana tujuan utama dari rapat tersebut yakni guna mewujudkan komitmen bersama.

Indra Mulyana mengutarakan, anak-anak menjadi generasi penerus bangsa, untuk itu pembinaan dan pengembangan harus diupayakan melalui kebijakan yang berpihak pada kepentingan anak dalam rangka menciptakan rasa aman, ramah, hangat dan bersahabat dan mampu memberikan perlindungan kepada anak.

“Pelaksanaan rapat koordinasi dan evaluasi gugus tugas KLA hari ini sebagai upaya Pemkab Indramayu untuk mewujudkan Indramayu menjadi KLA, dan implementasi KLA akan melalui perumusan strategi dan perencanaan pembangunan daerah secara menyeluruh dan berkelanjutan sesuai indikator KLA,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gefrianti menjabarkan, anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk pula anak yang masih dalam kandungan.

Menurutnya, titik dimulainya Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dengan menjamin kesehatan pada ibu hamil, kesehatan anak usia bawah dua tahun (baduta), serta kesehatan anak di bawah lima tahun (balita) untuk mencegah stunting, pun kesehatan para anak sekolah karena itu merupakan umur emas untuk mencetak manusia Indonesia yang unggul.

“Anak-anak di Jawa Barat harus kita lindungi dan optimalkan tumbuh kembangnya. Harus be better than us yang livable dan loveable untuk menjadikan anak yang sehat fisik, mental, hati yang baik, religius, dan bebas stunting sebagai bekal mencapai Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Diketahui, rapat gugus tugas tersebut dihadiri dan diikuti oleh 100 orang peserta yang terdiri dari para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Indramayu, Camat se-Kabupaten Indramayu, Kepala Sekolah di Kabupaten Indramayu, Lembaga Kemasyarakatan di Kabupaten Indramayu, Dunia Usaha di Kabupaten Indramayu, Forum Anak Indramayu, serta tim DP3AKB Provinsi Jawa Barat. (WN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Mohon maaf ya, Carilah Berita Sendiri.................