PKBM Cianjur Desak Pemerintah Jelaskan Status Guru”

- Penulis

Selasa, 18 Maret 2025 - 01:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur Harianpers.com– Setelah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) menuai aksi ke gedung DPRD Cianjur.

Kini giliran totor atau guru di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat PKBM Kabupaten Cianjur mengadukan ketidakjelasan status tenaga pendidik ke DPRD Cianjur.

Hal itu diketahui saat menghadiri undangan rapat kerja DPRD bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Disdikpora, Koordinator Pendidikan (Kordik), dan Kepala PKBM di ruangan Badan Anggaran DPRD Cianjur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPD FK PKBM Cianjur, Deni Abdul Kholik menerangkan, 99 persen PKBM merupakan swasta dan untuk tenaga tutor atau guru statusnya tidak jelas.

“Kalau di sekolah negeri ada PNS, ada P3K dan bangunan sekolah sudah dijamin oleh pemerintah. Sementara kami di PKBM dari semenjak berdiri PKBM puluhan tahun lalu status totor atau guru tidak jelas,” kata Deni Senin 17 Maret 2025.

Baca Juga:  Desa Hegarmanah Tancap Gas! Infrastruktur Maju, Ekonomi Warga Tumbuh Lewat Sarana Olahraga dan Koperasi

Menurut Deni, saat ini PKBM hampir sama dengan sekolah negeri. Dari mulai data warga belajar atau siswa harus masuk di Dapodik (data pokok pendidikan), begitu juga dengan tutor atau guru juga harus masuk di Dapodik.

“Sebagai bahan perbandingan, saya sendiri di PKBM sudah mengabdi 11 tahun sementara teman saya mengabdi di sekolah negeri sudah diangkat menjadi P3K. Padahal kami juga sama sama mencerdaskan bangsa,” tuturnya.

Deni menerangkan, peran PKBM sangat strategis dalam meningkatkan Indek Pembangunan Manusia IPM bidang pendidikan.

Baca Juga:  UMKM di Jalan Siliwangi, Cianjur, Menjadi Trend Anak Muda

Dimana anak-anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah ke sekolah formal ataupun putus sekolah dengan berbagai alasan ataupun kendala lain, dapat melanjutkan pendidikannya.

“Yaitu melalui pendidikan non formal, yang menyediakan layanan pendidikan kesetaraan Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA).” paparnya.

Deni yang juga Wakil Ketua PWI Cianjur ini mengakui, pemerintah daerah juga diharapkan bisa mengapresiasi kegiatan di PKBM.
Dari mulai ada pelatihan life skill bagi warga belajar atau siswa, peningkatan sarana dan prasarana atau penambahan anggaran biaya operasional siswa di atas usia 24 tahun.

“Karena biaya operasional dari pemerintah pusat dari usia 24 tahun ke bawah,” imbuhnya.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Lucky Hakim Resmi Luncurkan Wong Reang Apps & Sensus Ekonomi 2026
Aksi Sosial HMI Indramayu Di Bulan Ramadhan, Atasi Sampah “LET’S CLEAN IT UP TOGETHER“
3 Tahun Pembiaran APH, Dugaan Peredaran Obat Keras Tipe G Milik Mano Beroperasi 24 Jam
PN Slawi Vonis Berat Pelaut Michael Kurir Dadakan 7 Tahun, Dipertanyakan?
Modus Rumah BR Diduga Distribusi Jadi Bunker Miras Skala Besar
Program MBG di SD Cibitung 1 Desa Kanoman Dua Bulan Tidak Berjalan, Orang Tua Pertanyakan Kejelasan
Diduga Akibat Kebocoran Gas Melon, Empat Orang Terluka dalam Kebakaran di Cianjur
Peredaran Tramadol dan Eximer di Cianjur Kian Marak, Warga Resah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:19 WIB

Bupati Lucky Hakim Resmi Luncurkan Wong Reang Apps & Sensus Ekonomi 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 00:36 WIB

Aksi Sosial HMI Indramayu Di Bulan Ramadhan, Atasi Sampah “LET’S CLEAN IT UP TOGETHER“

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:24 WIB

3 Tahun Pembiaran APH, Dugaan Peredaran Obat Keras Tipe G Milik Mano Beroperasi 24 Jam

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:57 WIB

PN Slawi Vonis Berat Pelaut Michael Kurir Dadakan 7 Tahun, Dipertanyakan?

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:09 WIB

Modus Rumah BR Diduga Distribusi Jadi Bunker Miras Skala Besar

Berita Terbaru

Uncategorized

THR dan TPP Bupati Keerom Sampaikan Akan Cair Minggu Ini

Rabu, 11 Mar 2026 - 16:33 WIB

Uncategorized

Bupati Keerom Launching Safari Ramadhan 1447 h.

Rabu, 11 Mar 2026 - 03:27 WIB

Daerah

Jajaran Polres Keerom Razia Miras di Bulan Suci Ramadhan.

Rabu, 11 Mar 2026 - 03:21 WIB