Dugaan Mark-up Harga Domba, Warga Hegarmanah Desak Transparansi Desa

- Penulis

Rabu, 7 Mei 2025 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur Harianpers.com _Warga Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, kini tengah bersiap mengajukan gugatan terkait program ketahanan pangan tahun 2023 yang dijalankan pemerintah desa.

Program pengadaan 30 ekor domba senilai Rp 60 juta ini diduga mengalami penyimpangan dan ketidaktransparanan.(rabu 7 Mei 2025)

Ketua Aliansi Masyarakat Hegarmanah (Amanah), Rohim, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pengelolaan program ini.
“Menurutnya, program ini seharusnya bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga lokal, bukan warga luar desa” Kata rohim.

Rohim juga menyoroti dugaan mark-up harga pengadaan domba, di mana ukuran pasaran harga domba yang kecil tidak sesuai dengan harga Rp 2 juta per ekor yang tercatat dalam anggaran.

Kepala Desa Hegarmanah, Asep Ramdan Nugraha, berjanji akan membeberkan semuanya dalam audiensi bersama warga pada 7 Mei 2025.
Warga akan mendesak penjelasan rincian terkait status aset desa, alokasi dana APBDes, serta mekanisme pengelolaan ternak domba tersebut.

Baca Juga:  Baznas Cianjur Wajibkan Bagi Pekerja Digital Untuk Membayar Zakat.

Warga tidak akan tinggal diam dan akan memperjuangkan hak-hak mereka sebagai warga desa. Ini bukan sekadar masalah domba, tapi soal hak warga dan masa depan desa.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Lucky Hakim Resmi Luncurkan Wong Reang Apps & Sensus Ekonomi 2026
Aksi Sosial HMI Indramayu Di Bulan Ramadhan, Atasi Sampah “LET’S CLEAN IT UP TOGETHER“
3 Tahun Pembiaran APH, Dugaan Peredaran Obat Keras Tipe G Milik Mano Beroperasi 24 Jam
PN Slawi Vonis Berat Pelaut Michael Kurir Dadakan 7 Tahun, Dipertanyakan?
Modus Rumah BR Diduga Distribusi Jadi Bunker Miras Skala Besar
Program MBG di SD Cibitung 1 Desa Kanoman Dua Bulan Tidak Berjalan, Orang Tua Pertanyakan Kejelasan
Diduga Akibat Kebocoran Gas Melon, Empat Orang Terluka dalam Kebakaran di Cianjur
Peredaran Tramadol dan Eximer di Cianjur Kian Marak, Warga Resah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:19 WIB

Bupati Lucky Hakim Resmi Luncurkan Wong Reang Apps & Sensus Ekonomi 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 00:36 WIB

Aksi Sosial HMI Indramayu Di Bulan Ramadhan, Atasi Sampah “LET’S CLEAN IT UP TOGETHER“

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:24 WIB

3 Tahun Pembiaran APH, Dugaan Peredaran Obat Keras Tipe G Milik Mano Beroperasi 24 Jam

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:57 WIB

PN Slawi Vonis Berat Pelaut Michael Kurir Dadakan 7 Tahun, Dipertanyakan?

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:09 WIB

Modus Rumah BR Diduga Distribusi Jadi Bunker Miras Skala Besar

Berita Terbaru

Uncategorized

THR dan TPP Bupati Keerom Sampaikan Akan Cair Minggu Ini

Rabu, 11 Mar 2026 - 16:33 WIB

Uncategorized

Bupati Keerom Launching Safari Ramadhan 1447 h.

Rabu, 11 Mar 2026 - 03:27 WIB

Daerah

Jajaran Polres Keerom Razia Miras di Bulan Suci Ramadhan.

Rabu, 11 Mar 2026 - 03:21 WIB