Cianjur harianpers.com _ Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cianjur resmi melantik kepengurusan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kabupaten Cianjur masa bakti 2025–2029. Pelantikan berlangsung di Gedung KONI Cianjur, Minggu (7/12/2025).
Ketua Umum FOBI Jawa Barat, Dr. Djoni Toat Muljadi, menyampaikan harapannya agar pengurus baru dapat menjalankan amanah dengan baik serta mampu mendorong prestasi para atlet barongsai di Cianjur. Ia menegaskan bahwa persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 harus dimaksimalkan sejak sekarang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Para atlet yang saya lihat sudah menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Masih ada waktu untuk meningkatkan kemampuan menjelang Porprov 2026, yang penting tetap giat dan terus belajar,” ujarnya.
Djoni juga berharap keberadaan atlet-atlet FOBI tidak hanya berkembang di Kabupaten Cianjur, tetapi meluas hingga tingkat Jawa Barat, nasional, bahkan dunia. Ia menyebut bahwa terdapat atlet asal Cianjur yang telah tampil di ajang nasional dan berpotensi menjadi mentor bagi atlet-atlet lainnya.
Sementara itu, Ketua FOBI Cianjur, Eka Merdeka, menyampaikan rasa syukur atas pelantikan kepengurusan baru. Ia menegaskan bahwa kehadiran FOBI di Cianjur bukan hanya untuk melestarikan budaya, tetapi juga fokus pada pencapaian prestasi.
“FOBI Cianjur sangat siap bersaing di Porprov 2026. Apalagi FOBI tingkat provinsi tidak memiliki babak kualifikasi (BK), sehingga ini menjadi peluang besar bagi Kabupaten Cianjur untuk merebut medali emas,” katanya.
Eka menambahkan bahwa Cianjur memiliki atlet potensial, termasuk Ko Hansem, atlet asal Cianjur yang telah tampil di tingkat nasional. FOBI berupaya menjalin kolaborasi dengan Ko Hansem untuk memperkuat pembinaan atlet.
Saat ini, FOBI Cianjur menaungi tiga klub, satu klub usia dini serta dua klub senior: Timsay dan Singa Langit. Kedua klub senior tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk mewakili Cianjur di Porprov.
“Kami akan bekerja keras bersama para atlet untuk mencapai target medali emas. Dalam empat hari ke depan kami akan mendata atlet yang ada, karena pada 20 Desember seluruh data atlet harus sudah dikirimkan ke FOBI Jawa Barat,” pungkas Eka.












