Ratusan Warga Langensari Desak Kades Mundur Usai Sampaikan 12 Tuntutan

- Penulis

Selasa, 30 Desember 2025 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR HARIANPERS-.COM — Tekanan ratusan warga Desa Langensari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, berujung pada pernyataan pengunduran diri Kepala Desa Langensari, Fajar. Pernyataan tersebut disampaikan setelah ratusan warga mendatangi kantor desa dan menyampaikan 12 tuntutan terkait dugaan persoalan transparansi serta integritas pemerintahan desa, Selasa (30/12/2025).

 

Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Desa Langensari menuntut klarifikasi secara terbuka terkait pengelolaan aset tanah desa, dugaan pemotongan dana gempa, hingga polemik layanan isbat nikah yang seharusnya gratis namun diduga dipungut biaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua Koordinator Aksi, Agus Bunyamin Alfarizi, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan langkah terakhir setelah upaya musyawarah melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dinilai tidak membuahkan hasil.

 

“Kami sudah menempuh prosedur sesuai SOP melalui musyawarah dan BPD, namun respons yang kami terima tidak sesuai harapan. Masyarakat sudah resah. Jika tidak turun langsung, kami khawatir situasi desa justru akan semakin berbahaya,” ujarnya.

Baca Juga:  Warga Keluhkan Pembangunan Joking Trak Di Plabuhan Jayanti

 

Agus menjelaskan, dari 12 tuntutan yang disampaikan, salah satunya menyangkut persoalan akhlak. Namun tuntutan tersebut akhirnya disepakati untuk tidak dilanjutkan demi menjaga kondusivitas desa, setelah kepala desa menyatakan kesediaannya untuk mundur.

 

“Kami sepakat untuk husnudzon. Kami tidak menuduh adanya penyelewengan. Namun jika kepala desa tidak mundur, seluruh tuntutan akan kami usut. Karena beliau sudah menyatakan legowo mundur, kami anggap persoalan ini selesai dari sisi masyarakat,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, langkah hukum maupun audit lanjutan sepenuhnya menjadi kewenangan instansi berwenang dan bukan lagi ranah masyarakat.

 

“Kami memaafkan sebagai warga. Namun terkait hukum, silakan diproses oleh instansi terkait. Kami berharap tidak ada lagi fitnah maupun ghibah,” tambahnya.

 

Menurut Agus, sebelum aksi digelar, pihaknya terlebih dahulu meminta restu tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat selama lebih dari sepekan guna memastikan aksi berjalan tertib dan damai.

Baca Juga:  KPU Kota Pagaralam adakan kegiatan debat publik putaran pertama paslon Walikota dan Wakilwalikota

 

Sementara itu, Kepala Desa Langensari, Fajar, menyatakan bahwa keputusan pengunduran dirinya disampaikan semata-mata untuk meredam situasi yang mulai memanas dan mendorong massa agar membubarkan diri.

 

“Langkah ini saya ambil untuk meredam massa yang sudah terlihat tidak kondusif. Jika saat itu saya tidak menyatakan mundur, kemungkinan besar ratusan warga tidak akan membubarkan diri. Selanjutnya, kita menunggu mekanisme sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya singkat.

 

Hal senada disampaikan Camat Karangtengah, yang menegaskan bahwa pengunduran diri kepala desa masih akan diproses sesuai ketentuan administrasi pemerintahan.

 

“Nantinya akan ada mekanisme lanjutan, apakah dinonaktifkan atau kebijakan administratif lainnya. Yang terpenting, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sambil menunggu keputusan resmi,” kata camat.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wartawan Diserang 4 Orang Pakai Sajam, Mobil Dirusak dan Ponsel Dirampas
Puncak Peringatan HPN 2026, PWI Indramayu Berikan Anugerah PWI Award ke-9 kepada 18 Local Hero
Muswil X PPP, Usung Tema Perjuangan Ulama Menuju Jawa Barat Istimewa
Tiga Tahun Pasca Gempa Cianjur, Penderitaan Belum Usai: Korban Masih Tinggal di Tenda dan Keluhkan Tiadanya Bantuan
Dewan Pengawas SUHENDRIK PDAM INDRAMAYU Masih Terdaftar Di Sipol GOLKAR, Tuai Polemik
Forum Konstitusional Tetapkan Kepemimpinan Baru PMII dan KOPRI Cianjur Periode 2026–2027
Pelantikan 32 DPC, NasDem Cianjur Fokus Kerja Nyata di Akar Rumput
kemenkes MBG Bukan Program Satu – Satunya Penopang Tumbuh Kembang Anak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:06 WIB

Wartawan Diserang 4 Orang Pakai Sajam, Mobil Dirusak dan Ponsel Dirampas

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:03 WIB

Puncak Peringatan HPN 2026, PWI Indramayu Berikan Anugerah PWI Award ke-9 kepada 18 Local Hero

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:58 WIB

Tiga Tahun Pasca Gempa Cianjur, Penderitaan Belum Usai: Korban Masih Tinggal di Tenda dan Keluhkan Tiadanya Bantuan

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:51 WIB

Dewan Pengawas SUHENDRIK PDAM INDRAMAYU Masih Terdaftar Di Sipol GOLKAR, Tuai Polemik

Sabtu, 31 Januari 2026 - 02:08 WIB

Forum Konstitusional Tetapkan Kepemimpinan Baru PMII dan KOPRI Cianjur Periode 2026–2027

Berita Terbaru

Uncategorized

Ahirnya Manajemen Persiker Memutuskan Mengganti Pelatih

Selasa, 10 Feb 2026 - 22:33 WIB