Program MBG Terseret Isu Sampah, Pengelola Dapur di Cugenang Dinilai Tak Transparan

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR HARIANPERS-.COM – Dugaan pembuangan sampah dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga dilakukan dapur milik Yayasan Khasanah Ibu Bahagia di Kampung Layung Sari, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, terus menjadi sorotan publik. Alih-alih mereda, kasus ini justru kian memunculkan tanda tanya besar.

 

Perhatian masyarakat semakin menguat setelah pihak pengabu Pengelola dapur MBG tak kunjung memberikan klarifikasi. Padahal sebelumnya, pengelola sempat berjanji akan menemui awak media pada Senin (12/1/2026). Namun saat wartawan mendatangi lokasi, tak satu pun pengurus Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terlihat berada di tempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Informasi yang beredar menyebutkan ketidakhadiran para pengurus disebabkan alasan kesehatan. Meski demikian, absennya perwakilan resmi yang bisa dimintai keterangan dinilai memperkeruh situasi dan menimbulkan kesan tertutup dalam pengelolaan dapur MBG tersebut.

Baca Juga:  Sampah dan Hamparan Gulma Eceng Gondok Kembali Dibersihkan Satgas Citarum Sektor 12

 

Kasus ini pertama kali mencuat setelah Ketua Gerakan Muda Cianjur Bersatu (GMCB), Azzam Mohasm, mengungkap dugaan pembuangan sampah MBG yang dianggap tidak sesuai prosedur. Ia menilai, pengelolaan limbah dari program pemerintah berskala nasional tidak boleh dilakukan secara asal-asalan.

 

“Ini bukan sekadar soal sampah. Ada dampak lingkungan dan keresahan masyarakat yang harus diperhatikan,” tegas Azzam.

 

Menanggapi keluhan warga yang terus berdatangan, Camat Cugenang, Ali Akbar, turut angkat bicara. Ia mengingatkan seluruh pengelola dapur MBG agar mematuhi aturan yang berlaku, khususnya dalam pengelolaan sampah dan limbah.

 

“Kami menerima laporan masyarakat terkait dugaan pembuangan sampah tidak pada tempatnya. Kami mengimbau seluruh pengelola SPPG agar mengelola sampah MBG sesuai ketentuan. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang,” ujar Ali Akbar.

 

Ia menegaskan, Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Oleh karena itu, seluruh proses pelaksanaannya harus dilakukan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab, termasuk dalam pengelolaan limbah.

Baca Juga:  Aduan Masyarakat tentang Jembatan Gantung Putus di Kecamatan Campaka, Bupati Cianjur Bertindak Cepat

 

Sementara itu, Azzam mendesak dinas terkait serta instansi pengawas lingkungan hidup agar segera turun langsung ke lapangan guna melakukan pemeriksaan menyeluruh. Menurutnya, pembiaran terhadap dugaan pelanggaran justru berpotensi mencederai tujuan mulia Program MBG.

 

“Kalau memang ditemukan pelanggaran, harus ada tindakan tegas sesuai aturan hukum. Programnya baik, tapi pelaksanaannya tidak boleh merugikan lingkungan dan masyarakat,” pungkasnya.

 

Sebagai informasi, pembuangan sampah secara sembarangan dapat dijerat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan ancaman sanksi administratif hingga pidana

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wartawan Diserang 4 Orang Pakai Sajam, Mobil Dirusak dan Ponsel Dirampas
Puncak Peringatan HPN 2026, PWI Indramayu Berikan Anugerah PWI Award ke-9 kepada 18 Local Hero
Muswil X PPP, Usung Tema Perjuangan Ulama Menuju Jawa Barat Istimewa
Tiga Tahun Pasca Gempa Cianjur, Penderitaan Belum Usai: Korban Masih Tinggal di Tenda dan Keluhkan Tiadanya Bantuan
Dewan Pengawas SUHENDRIK PDAM INDRAMAYU Masih Terdaftar Di Sipol GOLKAR, Tuai Polemik
Forum Konstitusional Tetapkan Kepemimpinan Baru PMII dan KOPRI Cianjur Periode 2026–2027
Pelantikan 32 DPC, NasDem Cianjur Fokus Kerja Nyata di Akar Rumput
kemenkes MBG Bukan Program Satu – Satunya Penopang Tumbuh Kembang Anak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:06 WIB

Wartawan Diserang 4 Orang Pakai Sajam, Mobil Dirusak dan Ponsel Dirampas

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:03 WIB

Puncak Peringatan HPN 2026, PWI Indramayu Berikan Anugerah PWI Award ke-9 kepada 18 Local Hero

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:33 WIB

Muswil X PPP, Usung Tema Perjuangan Ulama Menuju Jawa Barat Istimewa

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:58 WIB

Tiga Tahun Pasca Gempa Cianjur, Penderitaan Belum Usai: Korban Masih Tinggal di Tenda dan Keluhkan Tiadanya Bantuan

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:51 WIB

Dewan Pengawas SUHENDRIK PDAM INDRAMAYU Masih Terdaftar Di Sipol GOLKAR, Tuai Polemik

Berita Terbaru