CIANJUR HARIANPERS-. COM — Tahun 2025 menjadi catatan manis bagi sektor pendidikan di Kabupaten Cianjur. Seluruh proyek pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dinyatakan tuntas 100 persen. Tak hanya selesai tepat waktu, pemerintah daerah bahkan sudah selangkah lebih maju dengan menyiapkan program lanjutan untuk 2026 yang kini tinggal menunggu pengesahan.
Melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora), Pemkab Cianjur memastikan tidak ada lagi pekerjaan fisik yang tertinggal. Gedung-gedung sekolah berdiri sesuai rencana, ruang kelas siap digunakan, dan sarana penunjang telah diperbarui.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Bidang SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Helmi Halimudin, menyebut keberhasilan ini sebagai hasil kerja kolektif dan perencanaan yang lebih disiplin.
“Untuk tahun 2025, pembangunan fisik SMP sudah selesai semuanya. Bahkan beberapa proyek rampung lebih cepat dari jadwal. Sekarang fokus kami memastikan gedung-gedung itu benar-benar dimanfaatkan maksimal untuk kegiatan belajar mengajar,” kata Helmi, Selasa (13/1/2026).
Tak berhenti di situ, Disdikpora juga menyiapkan fondasi kuat untuk tahun anggaran berikutnya. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, seluruh perencanaan 2026 telah disusun lebih awal.
“Perencanaan teknis 2026 sudah beres, mulai dari desain, lokasi, sampai kebutuhan detailnya. Sekarang tinggal menunggu pengesahan. Begitu disahkan, langsung jalan, tidak ada waktu terbuang,” ujarnya optimistis.
Program pembangunan mencakup pembangunan unit sekolah baru (USB), penambahan ruang kelas baru (RKB), rehabilitasi ruang kelas rusak, hingga pembenahan sarana pendukung lainnya. Dampaknya diharapkan langsung dirasakan masyarakat, terutama dalam menekan kepadatan siswa per kelas dan memperluas akses pendidikan di wilayah yang selama ini minim fasilitas SMP.
Keberhasilan ini juga ditopang oleh kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan Dinas PUPR serta dukungan anggaran dari pemerintah daerah dan pusat.
Dengan proyek 2025 yang tuntas dan kesiapan penuh menghadapi 2026, Pemkab Cianjur menunjukkan keseriusan dalam membangun pendidikan dari sisi paling mendasar: infrastruktur sekolah.
“Harapan kami sederhana, anak-anak belajar lebih nyaman, guru lebih optimal mengajar, dan kualitas pendidikan Cianjur terus meningkat,” pungkas Helmi












