KPM Sindanghayu Mengaku Bansos Tak Utuh, Kartu Bantuan Tak Dipegang Penerima

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR HARIANPERS.COM– Harapan warga Desa Sindanghayu, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, untuk merasakan manfaat bantuan sosial justru berubah menjadi keresahan. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengaku menemukan kejanggalan dalam penyaluran bantuan, mulai dari dugaan pemotongan dana hingga penahanan Kartu Combo Merah Putih (KCM).

Warga menilai penyaluran bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tidak dilakukan secara terbuka. Bantuan yang diterima disebut tidak utuh, sementara kartu bantuan yang seharusnya dipegang langsung oleh penerima justru dikelola oleh aparat setempat.

Kondisi tersebut membuat warga tidak mengetahui secara pasti jumlah bantuan yang menjadi hak mereka. Setiap pencairan, warga hanya menerima uang tunai tanpa penjelasan rinci mengenai nominal resmi yang seharusnya diterima.

“Dari awal kartu tidak pernah dipegang oleh kami. Uang memang dibagikan, tapi kami tidak tahu berapa sebenarnya hak kami,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Dugaan penyimpangan juga muncul dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra. Warga mengaku diminta mengembalikan dana sebesar Rp50.000 per KPM setelah pencairan. Pemotongan tersebut dilakukan tanpa penjelasan tertulis maupun dasar hukum yang jelas.

Situasi semakin membuat warga tertekan ketika pertanyaan soal mekanisme bantuan justru berujung pada pemanggilan ke kantor desa. Pemanggilan itu disebut disertai nada intimidatif, sehingga menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.

“Sekarang bukan soal bantuan lagi, tapi rasa takut. Banyak warga akhirnya memilih diam karena khawatir,” kata sumber lain.

Baca Juga:  Bermain Dana BUMDes, Kepala Desa Di Kabupaten Cianjur Jadi Tersangka

Media telah berupaya mengonfirmasi dugaan tersebut kepada pihak Pemerintah Desa Sindanghayu melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini dipublikasikan, belum ada klarifikasi atau keterangan resmi yang disampaikan.

Sebagai informasi, Kartu Combo Merah Putih merupakan program bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang mengintegrasikan berbagai jenis bantuan sosial agar lebih tepat sasaran dan transparan.

Atas kondisi ini, warga berharap Dinas Sosial, Inspektorat Daerah, serta aparat penegak hukum turun tangan melakukan pemeriksaan langsung. Mereka mendesak agar penyaluran bantuan sosial di Desa Sindanghayu dilakukan secara transparan, adil, dan tanpa tekanan terhadap masyarakat penerima manfaat.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wartawan Diserang 4 Orang Pakai Sajam, Mobil Dirusak dan Ponsel Dirampas
Puncak Peringatan HPN 2026, PWI Indramayu Berikan Anugerah PWI Award ke-9 kepada 18 Local Hero
Muswil X PPP, Usung Tema Perjuangan Ulama Menuju Jawa Barat Istimewa
Tiga Tahun Pasca Gempa Cianjur, Penderitaan Belum Usai: Korban Masih Tinggal di Tenda dan Keluhkan Tiadanya Bantuan
Dewan Pengawas SUHENDRIK PDAM INDRAMAYU Masih Terdaftar Di Sipol GOLKAR, Tuai Polemik
Forum Konstitusional Tetapkan Kepemimpinan Baru PMII dan KOPRI Cianjur Periode 2026–2027
Pelantikan 32 DPC, NasDem Cianjur Fokus Kerja Nyata di Akar Rumput
kemenkes MBG Bukan Program Satu – Satunya Penopang Tumbuh Kembang Anak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:06 WIB

Wartawan Diserang 4 Orang Pakai Sajam, Mobil Dirusak dan Ponsel Dirampas

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:03 WIB

Puncak Peringatan HPN 2026, PWI Indramayu Berikan Anugerah PWI Award ke-9 kepada 18 Local Hero

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:58 WIB

Tiga Tahun Pasca Gempa Cianjur, Penderitaan Belum Usai: Korban Masih Tinggal di Tenda dan Keluhkan Tiadanya Bantuan

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:51 WIB

Dewan Pengawas SUHENDRIK PDAM INDRAMAYU Masih Terdaftar Di Sipol GOLKAR, Tuai Polemik

Sabtu, 31 Januari 2026 - 02:08 WIB

Forum Konstitusional Tetapkan Kepemimpinan Baru PMII dan KOPRI Cianjur Periode 2026–2027

Berita Terbaru

Uncategorized

Ahirnya Manajemen Persiker Memutuskan Mengganti Pelatih

Selasa, 10 Feb 2026 - 22:33 WIB