Diduga Keracunan Makanan MBG, 20 Siswa SD di Kadupandak Cianjur Alami Gangguan Kesehatan

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR HARIANPERS-. COM – Suasana belajar di Sekolah Dasar Desa Wargasari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, mendadak berubah mencekam. Sebanyak 20 siswa dilaporkan mengalami gangguan kesehatan usai menyantap makanan MBG pada Selasa (27/1/2026).

Sejumlah siswa mengeluhkan gejala mual, pusing, hingga diare tak lama setelah mengonsumsi makanan tersebut. Kondisi itu membuat pihak sekolah dan orang tua panik hingga akhirnya para siswa dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan.

Aparat kepolisian membenarkan adanya peristiwa tersebut. Penanganan awal dilakukan di puskesmas setempat dengan pengawasan ketat dari petugas medis dan kepolisian. Hingga kini, penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut masih ditelusuri.

Kapolsek Kadupandak, AKP Deden Hermansyah, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam dan belum dapat menyimpulkan sumber kejadian.

“Memang benar ada siswa SD di Wargasari yang mengalami keracunan. Untuk penyebabnya masih kami dalami,” ujarnya.

Menurutnya, kepolisian terus berkoordinasi dengan tenaga kesehatan serta pihak terkait untuk memastikan kondisi para siswa sekaligus menelusuri faktor pemicu kejadian.

Sementara itu, Kepala Desa Wargasari, Juanda, menyebut jumlah siswa terdampak bertambah berdasarkan data terakhir. Dari total 20 siswa, dua orang harus dirujuk ke RSUD Pagelaran, sedangkan 18 siswa lainnya menjalani perawatan di Puskesmas Kadupandak.

Baca Juga:  Bahu parkir jalan yang menggangu hak pengguna jalan ikut terkepras

Juanda mengungkapkan, berdasarkan informasi awal di lapangan, dugaan sementara mengarah pada makanan MBG yang disuplai dari Dapur SPPG Gandasari. Namun, ia menegaskan bahwa informasi tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan resmi.

“Belum bisa dipastikan. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari pihak berwenang,” katanya.

Hingga saat ini, aparat kepolisian bersama tenaga kesehatan masih melakukan pendalaman. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak berspekulasi sembari menunggu keterangan resmi dari instansi terkait

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wartawan Diserang 4 Orang Pakai Sajam, Mobil Dirusak dan Ponsel Dirampas
Puncak Peringatan HPN 2026, PWI Indramayu Berikan Anugerah PWI Award ke-9 kepada 18 Local Hero
Muswil X PPP, Usung Tema Perjuangan Ulama Menuju Jawa Barat Istimewa
Tiga Tahun Pasca Gempa Cianjur, Penderitaan Belum Usai: Korban Masih Tinggal di Tenda dan Keluhkan Tiadanya Bantuan
Dewan Pengawas SUHENDRIK PDAM INDRAMAYU Masih Terdaftar Di Sipol GOLKAR, Tuai Polemik
Forum Konstitusional Tetapkan Kepemimpinan Baru PMII dan KOPRI Cianjur Periode 2026–2027
Pelantikan 32 DPC, NasDem Cianjur Fokus Kerja Nyata di Akar Rumput
kemenkes MBG Bukan Program Satu – Satunya Penopang Tumbuh Kembang Anak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:06 WIB

Wartawan Diserang 4 Orang Pakai Sajam, Mobil Dirusak dan Ponsel Dirampas

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:03 WIB

Puncak Peringatan HPN 2026, PWI Indramayu Berikan Anugerah PWI Award ke-9 kepada 18 Local Hero

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:58 WIB

Tiga Tahun Pasca Gempa Cianjur, Penderitaan Belum Usai: Korban Masih Tinggal di Tenda dan Keluhkan Tiadanya Bantuan

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:51 WIB

Dewan Pengawas SUHENDRIK PDAM INDRAMAYU Masih Terdaftar Di Sipol GOLKAR, Tuai Polemik

Sabtu, 31 Januari 2026 - 02:08 WIB

Forum Konstitusional Tetapkan Kepemimpinan Baru PMII dan KOPRI Cianjur Periode 2026–2027

Berita Terbaru

Uncategorized

Ahirnya Manajemen Persiker Memutuskan Mengganti Pelatih

Selasa, 10 Feb 2026 - 22:33 WIB