Cianjur Harianpers.com — Sebanyak 22 siswa di Desa Wargasari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi hidangan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 27 Januari 2026.
Para siswa mengalami sejumlah gejala, di antaranya pusing, diare, sakit perut, mual, dan muntah. Mengetahui kondisi tersebut, petugas kesehatan segera melakukan penanganan dengan membawa para siswa ke fasilitas kesehatan terdekat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Kadupandak, Irvan Rustiandy, S.IP., M.Si., mengatakan bahwa kondisi para siswa saat ini terus menunjukkan perkembangan yang positif.“Alhamdulillah, kondisi anak-anak sudah berangsur membaik,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp pada .(Rabu 28 Januari 2026)
Berdasarkan data penanganan pada Selasa (27/1), sebanyak 10 siswa sempat menjalani perawatan di Puskesmas Kadupandak. Sebanyak 11 siswa lainnya diperbolehkan pulang pada hari yang sama, sementara 12 siswa dirujuk ke RSUD Pagelaran, Kabupaten Cianjur, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Adapun perkembangan terbaru hingga hari ini, seluruh 10 siswa yang dirawat di Puskesmas Kadupandak telah diperbolehkan pulang. Sementara itu, 12 siswa yang masih menjalani perawatan di RSUD Pagelaran dilaporkan dalam kondisi membaik. Menurut informasi dari Humas RSUD Pagelaran, para siswa tersebut direncanakan dapat dipulangkan pada esok hari.
Pihak Kecamatan Kadupandak bersama dinas terkait terus melakukan pemantauan dan evaluasi guna memastikan kejadian serupa tidak terulang. Selain itu, langkah ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan kelayakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke depannya.












