MBG Tercoreng di Cianjur, DPRD Nilai Ada Pengkhianatan terhadap Anak Bangsa

- Penulis

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR HARIANPERS.COM _ Program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai fondasi kesehatan generasi penerus bangsa justru tercoreng di Kabupaten Cianjur. Dugaan keracunan makanan yang menimpa ratusan pelajar menjadi alarm keras atas lemahnya pengawasan dan dugaan kelalaian pihak penyedia.

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota DPRD Kabupaten Cianjur Fraksi Partai Golkar, Usep Saepuloh Zen, menilai peristiwa tersebut sebagai bentuk pengkhianatan terhadap masa depan anak bangsa. Hal itu ia sampaikan saat ditemui di ruang Komisi IV DPRD Cianjur, Kamis (29/1/2026).

 

 

“Ini bukan sekadar insiden teknis. Ini potret rusaknya amanah ketika program negara dijalankan tanpa tanggung jawab,” tegas Usep.

 

 

Ia menekankan, kejadian dugaan keracunan makanan ini harus menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan program MBG di Cianjur. Terlebih, MBG merupakan bagian dari Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto yang semestinya dijaga kualitas dan kredibilitasnya.

Baca Juga:  Bentrokan Ormas Di Cianjur Akhirnya Damai

 

“Jangan sampai program mulia ini dikotori oleh oknum vendor yang hanya mengejar keuntungan sesaat,” katanya.

 

Usep juga mengungkapkan bahwa insiden serupa bukan kali pertama terjadi di Cianjur. Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah bersikap tegas tanpa pandang bulu terhadap pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

 

 

“Dapur yang terbukti lalai dan melanggar aturan harus ditutup secara permanen. Tidak boleh ada toleransi,” tandasnya.

 

 

Tak berhenti di situ, kader Partai Golkar besutan Bahlil Lahadalia tersebut turut menyoroti kinerja Tim Pengawasan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilainya gagal menjalankan fungsi pengawasan.

 

 

Menurutnya, kejadian luar biasa yang terjadi di tiga kecamatan menjadi bukti nyata lemahnya sistem pengawasan. Padahal, tim tersebut memiliki tanggung jawab melakukan uji rasa, memastikan kebersihan dapur, kualitas bahan baku, manajemen limbah, hingga menjamin keamanan makanan bagi pelajar.

Baca Juga:  Ady Setiawan : Lucky Hakim Masa Jabat Wabup Indramayu Kerap Intervensi Proyek di PDAM

 

 

“Kalau pengawasan berjalan, kejadian seperti ini tidak akan terulang,” ujarnya.

 

 

Karena itu, Usep mendesak Pemerintah Kabupaten Cianjur tidak hanya mengevaluasi dapur SPPG, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tim pengawas MBG.

 

 

“Bukan hanya dapurnya yang dievaluasi, tim pengawasnya pun harus,” tegasnya.

 

 

Lebih lanjut, ia meminta agar dapur MBG yang terbukti menyebabkan pelajar mengalami pusing, mual, dan muntah setelah mengonsumsi makanan, diproses secara tegas, baik secara administratif maupun pidana.

 

 

“Kami berharap Aparat Penegak Hukum mengusut tuntas kasus ini agar ada efek jera dan kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wartawan Diserang 4 Orang Pakai Sajam, Mobil Dirusak dan Ponsel Dirampas
Puncak Peringatan HPN 2026, PWI Indramayu Berikan Anugerah PWI Award ke-9 kepada 18 Local Hero
Muswil X PPP, Usung Tema Perjuangan Ulama Menuju Jawa Barat Istimewa
Tiga Tahun Pasca Gempa Cianjur, Penderitaan Belum Usai: Korban Masih Tinggal di Tenda dan Keluhkan Tiadanya Bantuan
Dewan Pengawas SUHENDRIK PDAM INDRAMAYU Masih Terdaftar Di Sipol GOLKAR, Tuai Polemik
Forum Konstitusional Tetapkan Kepemimpinan Baru PMII dan KOPRI Cianjur Periode 2026–2027
Pelantikan 32 DPC, NasDem Cianjur Fokus Kerja Nyata di Akar Rumput
kemenkes MBG Bukan Program Satu – Satunya Penopang Tumbuh Kembang Anak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:06 WIB

Wartawan Diserang 4 Orang Pakai Sajam, Mobil Dirusak dan Ponsel Dirampas

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:03 WIB

Puncak Peringatan HPN 2026, PWI Indramayu Berikan Anugerah PWI Award ke-9 kepada 18 Local Hero

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:58 WIB

Tiga Tahun Pasca Gempa Cianjur, Penderitaan Belum Usai: Korban Masih Tinggal di Tenda dan Keluhkan Tiadanya Bantuan

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:51 WIB

Dewan Pengawas SUHENDRIK PDAM INDRAMAYU Masih Terdaftar Di Sipol GOLKAR, Tuai Polemik

Sabtu, 31 Januari 2026 - 02:08 WIB

Forum Konstitusional Tetapkan Kepemimpinan Baru PMII dan KOPRI Cianjur Periode 2026–2027

Berita Terbaru

Uncategorized

Ahirnya Manajemen Persiker Memutuskan Mengganti Pelatih

Selasa, 10 Feb 2026 - 22:33 WIB