Pekerjaan Irigasi Perpompaan, Gapoktan SRI MULYA Tidak Sesuai RAB

- Penulis

Sabtu, 20 Juli 2024 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kegiatan irigasi perpompaan Gapoktan SRI Mulya

i

Foto : Kegiatan irigasi perpompaan Gapoktan SRI Mulya

HarianPers || Indramayu – Pekerjaan pada kegiatan irigasi Perpompaan Desa Penyidanganan wetan, kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat tidak sesuai rencana anggaran belanja dan rentan terjadinya penyimpangan.

Kegiatan yang merupakan program dari Kementrian Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana ini dalam pelaksanaannya tidak memperhatikan unsur kemanfaatan yang melibatkan para petani.

Kemudian dalam pelaksanaan pekerjaannya (proyek) diberikan kepada Gapoktan ” Sri Mulya” dengan anggaran sebesar Rp112.800.000, namun dalam hal pelaksanaannya diduga tidak memperhatikan rencana anggaran biaya. Hal itu di benarkan oleh salah seorang tukang bahwa, tukang hanya terima material dari ketua Gapoktan tanpa memegang Rencana Anggaran Biaya.

“Kalau kita tinggal pasang saja (Material) dari ketua kelompok,” ujarnya, Sabtu (20/07/2024) saat dilokasi kegiatan.

”RAB engga pegang, itu urusannya ketua kelompok, ” imbuhnya.

 

Sementara itu, hasil pantauan media HarianPers pekerjaan tersebut diduga kuat rentan akan penyimpangan, salah satunya pemasangan pondasi batu bangunan perpompaan dengan tidak memperhatikan petunjuk teknis, kemudian pasangan besi yang digunakan untuk pengecoran tiang penyangga yakni menggunakan besi polos berdiameter 8 dan besi begel berdiameter 6. Sedangkan, struktur bangunan tembok tempat pompa juga menggunakan bata berjenis hebel.

Lebih lanjut, saat dikonfirmasi oleh kepala Desa (kuwu) Nursidin lewat WhatsApp, ketua Gapoktan Caryono tidak menjawab. dan dirinya bekerja sebagai perangkat desa (non SK tenaga perbantuan oleh Pemerintah Desa setempat).

Baca Juga:  Warga Keluhkan Proyek Rehabilitasi Jalan Desa PT Fadly Maju Sejahtera

“Caryono (panggilan Tono) hanya sebagai tenaga perbantuan didesa, tanpa SK,” ungkap Nursidin.

Dalam pelaksanaan, pihak Pemerintah Desa tidak tahu -menahu dan telah diserahkan semua kepada pihak kelompok. ” Pihak Pemerintah Desa tidak tahu menahu, sok dengan kelompok langsung,” jelasnya.

Sementara itu, media HarianPers juga berupaya konfirmasi kepada ketua Gapoktan Sri Mulya Tono via telepon seluler, akan tetapi belum ada respon, sampai berita ini release. (R**)

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PANSUS DPRD Indramayu, Pengaruhi LKPJ BUPATI 2025 dan Potensi Interpelasi
INFISA : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran
PC PMII Cianjur Perkuat Kaderisasi Lewat 6 Program Strategis
Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung
Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026
Widiarti Di Duga Jual Emas Palsu Pakai Surat Toko Mas Kresno, Hj Tempuh Jalur Hukum
Bupati Keerom Tetapkan Nama Nama Jalan
Kepsek SDN Babakan Caringin 1 Cianjur Tuduh Awak Media, Mengaku Kerabat Wartawan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:06 WIB

INFISA : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran

Kamis, 16 April 2026 - 19:00 WIB

PC PMII Cianjur Perkuat Kaderisasi Lewat 6 Program Strategis

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WIB

Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung

Selasa, 14 April 2026 - 19:51 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026

Selasa, 14 April 2026 - 12:51 WIB

Widiarti Di Duga Jual Emas Palsu Pakai Surat Toko Mas Kresno, Hj Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

Uncategorized

Oknum Guru SMAN 1 Jalan Cagak Sri akan Laporkan Wartawan ke Polisi

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:28 WIB

Uncategorized

Gebrakan bangun jalan Desa bersama Bos Urip kembali di lanjutkan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:26 WIB