Realisasi Program Ketahanan Pangan Desa Sukajadi Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur Dipertanyakan Warga Masyarakat

- Penulis

Jumat, 11 Oktober 2024 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN PERS // Warga Desa Sukajadi keluhkan realisasi Dana Ketahanan pangan tahun anggaran 2023 yang dinilai tidak transfaran dan accountabel sehingga mengundang banyak pertanyaan masyarakat, hal ini dikarenakan banyak pernyataan warga ketika diwawancarai sama sekali mengaku tidak mengetahui bantuan ternak tersebut, emang aya program bantuan sapi pak ti pamarentah? Ujar warga balik tanya kepada awak media. Entah karena kurangnya sosialisasi program tersebut oleh pihak Pemerintah Desa Sukajadi atau entah memang kurang transfaran dalam menjalankan amanat program dari Pemerintah tersebut. Bermula ketika pihak team media menelusuri pernyataan Kades Sukajadi pada hari Kamis 10 Oktober 2024 saat dikonfirmasi melalui komunikasi telepon WhatsApp terkait isu yang beredar tidak adanya sapi program Ketapang Desa Sukajadi kades Sukajadi memberikan konfirmasi bahwa memang pada saat Iedul Adha sapi Ketapang sudah dijual sehubungan yang mengurus menginginkan lebihnya, namun sekarang sudah dibelikan kembali sapi tersebut semuanya sudah ada sebanyak 8 ekor, sapi tersebut bersumber dari alokasi anggaran Ketahanan Pangan 2023 Desa Sukajadi sebesar Rp. 120.000.000,00 dibelanjakan Sapi sebanyak 8 ekor berada di Cinengah 5 ekor, di Subela 1 ekor, di Dusun Sukasirna 2 ekor.

Baca Juga:  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

 

Namun pernyataan Kades tersebut bertentangan dengan hasil penelusuran team media ketika team media menulusuri pernyataan Kepala Desa kelapangan ditemukan bukti fisik di Cinengah terdapat 4 ekor sapi, di Subela tidak ada, di Sukasirna tidak ada, kemudian team media berupaya untuk mempertanyakan perihal keberadaan bantuan ternak sapi tersebut kepada warga Subela dan Gunungsari mereka menjawab tidak ada dan tidak tahu, kemudian kami mewawancarai kepala Dusun setempat jawabannya sama menyatakan tidak tahu, yang ada disini ada juga ternak kambing ujar Kadus. Team media pun mempertanyakan ke pak Kadus bukankah program Desa itu dibahas melalui musrenbangdes yang melibatkan banyak pihak termasuk para Kadus?,

Kadus menjawab tidak tahu tugas saya hanya menagih pajak pak ujarnya. Kemanakah sisa bukti fisik 4 ekor sapi dari 8 ekor? Team Harian Pers Mengabarkan.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PC PMII Cianjur Perkuat Kaderisasi Lewat 6 Program Strategis
Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung
Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026
Bupati Keerom Tetapkan Nama Nama Jalan
Kepsek SDN Babakan Caringin 1 Cianjur Tuduh Awak Media, Mengaku Kerabat Wartawan
KDM Hentikan Aktivitas Pengangkutan Tanah di Desa Bobojong
Dengan Halal Bi Halal, Pemkab.Keerom Pererat Tali Silaturrahim
Rumah Nyaris Roboh, Nanang Harap Bantuan Pemerintah Segera Cair

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 19:00 WIB

PC PMII Cianjur Perkuat Kaderisasi Lewat 6 Program Strategis

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WIB

Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung

Selasa, 14 April 2026 - 11:32 WIB

Bupati Keerom Tetapkan Nama Nama Jalan

Senin, 13 April 2026 - 21:11 WIB

Kepsek SDN Babakan Caringin 1 Cianjur Tuduh Awak Media, Mengaku Kerabat Wartawan

Senin, 13 April 2026 - 13:03 WIB

KDM Hentikan Aktivitas Pengangkutan Tanah di Desa Bobojong

Berita Terbaru

Uncategorized

Program GENTING Salah Satu Solusi Atasi Stunting di Keerom

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:56 WIB