Harian Pers // Bupati Keerom Piter Gusbager memberikan arahan dan himbauan kepada para ketua DMI agar mengadakan kegiatan yang bermanfaat di saat malam pergantian tahun baru 2025 – 2026.
Wakil Bupati Keerom H. Daud menindaklanjuti himbauan tersebut dengan memanggil para ketua ketua DMI dan para ketua ormas Islam se-kabupaten Keerom dalam rangka memastikan kesiapan sesuai arahan bupati ; ” Kita melaksanakan 8 (delapan) klaster transformasi pembangunan di kabupaten Keerom, di antaranya transformasi spiritual, ini kita lakukan di masjid masjid malam pergantian tahun baru mengadakan kegiatan do’a bersama istighosah, sholawat, dll. Sekaligus agar remaja masjid tidak terjebak hiruk pikuknya tradisi pergantian tahun baru, contoh; pergaulan bebas, balap liar, pesta kembang api, narkoba dll
Dan juga wujud dari transformasi sosial,.agar di setiap Masjid dapat menghimpun donasi untuk saudara kita yang sedang mendapat musibah di Sumatera” pungkas nya.

Hari ini Kamis dinihari pukul; 1; 15 tanggal 1 Januari 2026, di Kantor BMT Jln. Celcius Watae kampung Asyaman distrik Arso, Sekertaris Umum MUI kabupaten Keerom Ustadz Iwan Stiawan atas nama ketua MUI kabupaten Keerom (berhalangan) di dampingi Pengurus FKUB Haji Bachtiar, DMI ustadz Asdar, serta BMT Haji Heriyanto, telah melaksanakan kunjungan ke masjid masjid untuk memantau langsung kegiatan sesuai arahan bupati, seusai kegiatan pemantauan di depan awak media:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh, Alhamdulillah saya Iwan Stiawan sebagai sekertaris umum MUI kabupaten Keerom atas nama ketua yang berhalangan karena beliau sedang sakit, kita berdoa semoga beliau Alloh SWT memberi cepat kesembuhan dan kewarasan, amiin, dan saya di dampingi oleh para pengurus FKUB, DMI, BMT, telah melaksanakan kunjungan ke beberapa masjid, Alhamdulillah sebagian besar melaksanakan himbauan bapak bupati tersebut.
Juga Alhamdulillah selain melaksanakan transformasi spiritual, semua masjid masjid di kabupaten Keerom juga telah menghimpun donasi bantuan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat melalui kotak mal hari Jumat terkumpul sebesar lima puluh tiga juta rupiah (Rp 53.000.000,-), sebagai wujud menjalankan transformasi sosial.” pungkasnya.(SBN)












