Harian Pers.com // Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP memimpin apel perdana gabungan tahun 2026 yang dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Keerom, TNI/Polri serta elemen masyarakat, Senin (12/1/26), bertempat di Lapangan Sepakbola, Arso Swakarsa.
Apel diawal tahun tersebut diikuti Wabup Keerom H. Daud, Pj.Sekda Keerom Stenly N. Moningka, Ketua DPRK Keerom Kanisius Kango, Para Asisten, Kepala Dinas, Wakapolres Keerom, Danramil Arso dan lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Gusbager menyampaikan Selamat Natal tahun 2025 dan Tahun Baru 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Keerom saya menyampaikan selamat Natal dan Tahun Baru mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya. Orang nomor 1 Kabupaten Keerom itu mengajak seluruh jajarannya untuk bersama-sama memperbaiki kinerja dan kapasitas diri.
“Saya berharap di momentum tahun baru ini mari kita saling memperbaiki diri, keluarga dan lingkungan disekitar, utamanya memperbaiki kinerja, saling menghormati, disiplin, jujur,

bertanggung jawab dan produktif,” sebutnya. Untuk itu ia juga menghimbau semua pihak untuk terus bersatu menjadikan Kabupaten Keerom sebagai rumah besar bersama yang mesti di jaga dan dilindungi. “Mari kita bersatu dan bergotong royong membangun Keerom dengan menghindari sikap saling bermusuhan, provokatif, hasut menghasut dan saling menjatuhkan baik antar pribadi maupun antar kelompok masyarakat,” serunya. Meningkatkan sinergitas antara pemerintah daerah, TNI/Polri, lembaga agama, lembaga adat,
ormas sosial masyarakat dan semua pemangku kepentingan lainnya di Kabupaten Keerom. “Dengan sikap saling terbuka, responsif, mitigatif dan juga mengantisipasi segala tantangan agar dapat ditangani secara profesional dan kolaboratif,” imbuhnya. Pemkab Keerom akan segera bekerja mempercepat seluruh program-program kegiatan agar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Tahun 2026 merupakan momentum penting bagi Pemkab Keerom, karena kita akan fokus pada pembangunan dan penyelesaian hutang-hutang daerah yang diwariskan sejak tahun 2018 juga perbaikan tata kelola keuangan daerah berdasarkan arahan BPK RI. Mari bersama menuntaskan kemiskinan, buta aksara dan ketertinggalan diatas pundak kita semua,” pungkasnya. (SBN)












