Waduh ! Ada Dugaan Bantuan BSPS Disunat

- Penulis

Jumat, 14 Juli 2023 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fhoto : Warga Penerima Program BSPS dari Kementrian PUPR Melalui Aspirasi Anggota Dewan, Tengah Berkumpul Untuk Pencairan HOK

i

Fhoto : Warga Penerima Program BSPS dari Kementrian PUPR Melalui Aspirasi Anggota Dewan, Tengah Berkumpul Untuk Pencairan HOK

Harian Pers || Para warga penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) mengungkapkan adanya potongan dari pencairan hari orang kerja (HOK) yang diterima.

” Pihak dari pelaksana kegiatan pencairan HOK meminta 650 ribu. namun kami baru menyanggupi membayar 450 ribu rupiah. Jadi dari pencairan satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah hanya 800 ribu yang kita terima,” kata para warga penerima BSPS di Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jumat, (14/7/23).

Para warga itupun mengaku jika kekurangan potongan itu akan dilunasinya saat pencairan HOK termen kedua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Saya kira tidak ada potongan lagi, karena dari harga material juga sudah bukan harga masyarakat biasa artinya sudah mahal. Ternyata ada lagi potongan,” ungkapnya.

Penerima BSPS itupun menyayangkan jika adanya potongan HOK dan mark up harga material bahan bangunan.

Baca Juga:  Bakesbangpol Indramayu Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan Guna Kukuhkan Semangat Kebhinekaan

” Iya HOK itukan udah diperhitungkan dari sebelumnya untuk biaya tukang, kalo gini kita harus nyari lagi biaya tambahan, memang program ini bantuan kepada orang yang ingin membangun rumah dan kekurangannya kita yang nambahin. Tapi kalo ada potongan gini kita kan ga ada persiapan soalnya sudah diperhitungkan jika HOK itu untuk biaya tukang,” katanya.

Pihak pelaksana kegiatan menyebutkan jika potongan itu sebagai ucapan terimakasih dan untuk biaya keamanan, warga yang datang  dan juga biaya kedatangan pihak Bank.

” Katanya untuk biaya matrei, biaya keamanan, untuk  dan ongkos untuk orang bank karena pada saat pencairan pihak bank yang datang katanya, nah untuk matrai padahal kami sudah beli dari awal, tapi sekarang ada potongan matrai lagi,” tandasnya.

Baca Juga:  Penemuan Mayat Di Cianjur Gegerkan Warga Setempat

Padahal, sambung warga tersebut, dengan tidak dipotong seperti itupun kami akan memberinya dengan sukarela, dan yang kami kagetkan, dikira tidak ada potongan lagi karena dari harga barangpun sudah dimark up, dan tentu kami juga bakal ingat jasa mereka,” ungkapnya terheran.

Sementara pihak pelaksana pencairan HOK Kecamatan Mande, berdalih jika pihaknya tidak memotong anggaran HOK tersebut.

” Bukam 650 tetapi cuman 150 itu biaya pembelian Matrai,” pungkasnya.

Pihak pelaksana pencairan HOK itupun menambahkan, bahwa dirinya tidak memotong uang sebesar 650 ribu rupiah.

” Tidak pak,” singkatnya.

Ia menyebutkan bahwa penerima BSPS di wulayah Kecamatan Mande berjumlah 51 KPM.

” Kalo untuk di Kecanatan Mande ada sekitar 51 KPM yang tersebar di beberapa desa,” tuturnya.

Ia berharap penerima bantuan tersebut dapat menyelesaikan pembangunan rumah idamannya.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-6 Perumdam Tirta Dharma Ayu Gelar Fun Brewing Competition
Bisnis Utang Tanpa Izin Bisa Masuk Penjara, Ini Aturan KUHP Baru
Ady Setiawan Resmi Menjabat Direksi PDAM Kota Semarang 
Polres Indramayu Turut Serta Panen Raya Jagung Serentak, Dukung Swasembada Pangan Nasional
Polres Cianjur Punya Kapolres Baru, AKBP Ahmad Alexander Siap Perkuat Keamanan dan Kepercayaan Publik
Di Mana Peran Desa? Pengelolaan Sampah Cibeureum Dinilai Diabaikan
Dana Desa di Bawah Tekanan Publik, Warga Wangunjaya Desak Audit 
Gudang Material dan Bengkel Las di Cugenang Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:43 WIB

HUT ke-6 Perumdam Tirta Dharma Ayu Gelar Fun Brewing Competition

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bisnis Utang Tanpa Izin Bisa Masuk Penjara, Ini Aturan KUHP Baru

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:16 WIB

Ady Setiawan Resmi Menjabat Direksi PDAM Kota Semarang 

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:50 WIB

Polres Indramayu Turut Serta Panen Raya Jagung Serentak, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 00:52 WIB

Polres Cianjur Punya Kapolres Baru, AKBP Ahmad Alexander Siap Perkuat Keamanan dan Kepercayaan Publik

Berita Terbaru

Ady Setiawan Resmi Menjabat Direksi PDAM Kota Semarang 

Berita

Ady Setiawan Resmi Menjabat Direksi PDAM Kota Semarang 

Kamis, 8 Jan 2026 - 16:16 WIB