Integrasi Isu Gender dalam Pembangunan Daerah, Langkah Kabupaten Indramayu Menuju APE 2024

- Penulis

Rabu, 6 November 2024 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Integrasi Isu Gender dalam Pembangunan Daerah, Langkah Kabupaten Indramayu Menuju APE 2024

i

Integrasi Isu Gender dalam Pembangunan Daerah, Langkah Kabupaten Indramayu Menuju APE 2024

HarianPers || Indramayu – Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan hal penting yang tidak terlepas dari jalannya proses pembangunan daerah. Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional, kepala daerah dalam proses penyusunan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, monitoring, evaluasi, dan pengawasan harus mengintegrasikan isu-isu gender dalam pembangunan daerah.

Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kedudukan, peran, dan kualitas perempuan serta upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Proses ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan fungsional di semua instansi dan lembaga pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah,” ungkap Sekda Kabupaten Indramayu, Aep Surahman, saat membuka kegiatan Rapat Evaluasi Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2024 yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Disduk P3A) Kabupaten Indramayu di Ruang Rapat Ki Tinggil Setda Kabupaten Indramayu, Rabu (6/11/2024).

Baca Juga:  Bupati Indramayu Nina Agustina Serahkan Insentif 2,7 Miliar Bagi 2.748 Guru PAUD

Oleh karena itu, Aep mengatakan, Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berupaya mendorong, mengoptimalkan, dan mengefektifkan pengarusutamaan gender secara terpadu dan terkoordinasi ke dalam proses perencanaan pembangunan yang dilakukan secara bersama-sama antar perangkat daerah melalui pengintegrasian isu gender dalam program dan kegiatan pembangunan daerah.

Aep menjelaskan, kondisi di Kabupaten Indramayu berdasarkan Indeks Pembangunan Gender (IPG) mengalami peningkatan dari tahun 2022 ke 2023. Diketahui IPG tahun 2022 sebesar 88,17% meningkat menjadi 88,81% di tahun 2023.

Sedangkan IPG Jawa Barat tahun 2022 sebesar 89,80% dan tahun 2023 sebesar 90,23%, sementara untuk nasional, IPG tahun 2022 sebesar 91,63%.

“Walaupun mengalami peningkatan, nilai IPG Kabupaten Indramayu masih di bawah rata-rata Jawa Barat dan nasional. Pada titik inilah perlu kerja sama dalam melakukan evaluasi strategi agar tercipta percepatan kesetaraan gender dan implementasi PUG di Kabupaten Indramayu,” jelasnya.

Baca Juga:  Ady Setiawan : Tuduhan Pemalsuan Dokumen, Pelapor Kurang Pahami Aturan

Sementara itu, Plt. Kepala DISDUK-P3A Kabupaten Indramayu, Opik Hidayat, menyampaikan bahwa indikator keberhasilan implementasi PUG tidak hanya melalui angka IPG saja, melainkan juga dengan adanya legitimasi melalui Anugerah Parahita Ekapraya (APE) sebagai bentuk pengakuan atas komitmen kepala daerah dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi PUG.

Dengan demikian, Opik menyebut pihaknya terus berupaya melakukan evaluasi secara berkala terkait implementasi PUG, sehingga diharapkan tidak hanya meningkatkan IPG di Kabupaten Indramayu, melainkan juga terpenuhinya seluruh indikator penilaian APE, sehingga Kabupaten Indramayu dapat memperoleh APE 2024 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. (R**)

 

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Keerom Luncurkan Bantuan Hari Raya Natal tahun 2025. Dan bantuan untuk insentif para tokoh agama, dan insentif untuk tetua dan tokoh adat
Polri Hadir untuk Masyarakat, Polres Keerom Bersama Sat Brimob Polda Papua Salurkan Bantuan Air Bersih Pasca Banjir di Kampung Yanamaa
Oknum TNI & Polri Di Duga Kuat Terima Setoran Jaringan Obat Terlarang Madi Aceh, Ada Apa?
Mahasiswa Cianjur Menolak Lupa: Aksi Solidaritas Tuntut Penghapusan Korupsi dan Pelanggaran HAM
Setda Aep Surahman Gelar Sosialisasi Bidang Tata Ruang
Modus Berjualan, Madi Afdal Aceh Di Duga Pemasok Obat Keras Daftar G, Polisi Harus Tindak Tegas
Perizinan Dipertanyakan, Peternakan Ayam WNA di Kanoman Ganggu Kenyamanan Warga
Toni RM : Penutupan Jalan Balongan Indramayu Bisa Ada Sanksi Pidana
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 21:49 WIB

Bupati Keerom Luncurkan Bantuan Hari Raya Natal tahun 2025. Dan bantuan untuk insentif para tokoh agama, dan insentif untuk tetua dan tokoh adat

Minggu, 14 Desember 2025 - 06:03 WIB

Polri Hadir untuk Masyarakat, Polres Keerom Bersama Sat Brimob Polda Papua Salurkan Bantuan Air Bersih Pasca Banjir di Kampung Yanamaa

Minggu, 14 Desember 2025 - 03:38 WIB

Oknum TNI & Polri Di Duga Kuat Terima Setoran Jaringan Obat Terlarang Madi Aceh, Ada Apa?

Sabtu, 13 Desember 2025 - 20:13 WIB

Mahasiswa Cianjur Menolak Lupa: Aksi Solidaritas Tuntut Penghapusan Korupsi dan Pelanggaran HAM

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:35 WIB

Setda Aep Surahman Gelar Sosialisasi Bidang Tata Ruang

Berita Terbaru

Setda Aep Surahman Gelar Sosialisasi Bidang Tata Ruang

Berita

Setda Aep Surahman Gelar Sosialisasi Bidang Tata Ruang

Sabtu, 13 Des 2025 - 06:35 WIB