CIANJUR HARIANPERS.COM– Kondisi jalan desa di Kanoman, Kampung Cipadang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, memprihatinkan. Jalan yang seharusnya menjadi akses vital warga ini kini berubah menjadi jalur berbatu yang penuh risiko. Setiap hari, para pengguna motor harus ekstra hati-hati saat melintas. Tak jarang, kecelakaan kecil terjadi—pengendara terpeleset, terjatuh, atau motornya tergelincir karena permukaan jalan yang tidak rata.
Padahal, menurut informasi dari warga, dalam anggaran desa sudah tercantum dana khusus untuk pembangunan jalan tersebut. Namun, hingga kini, tanda-tanda perbaikan belum terlihat. Jalan ini bahkan sudah bertahun-tahun dibiarkan rusak, membuat aktivitas warga terganggu.
Jalur ini bukan hanya digunakan untuk mobilitas sehari-hari, tetapi juga menjadi akses penting menuju pasar, sekolah, dan fasilitas kesehatan. Akibat kerusakan yang dibiarkan, waktu tempuh warga menjadi lebih lama, biaya perawatan kendaraan meningkat, dan tingkat kecelakaan ringan semakin tinggi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seorang warga Kampung Cipadang mengungkapkan rasa kecewanya.
“Setiap hari kami melewati jalan ini, dan banyak yang jatuh. Perbaikan tidak pernah dilakukan. Seolah pihak terkait tutup mata,” ujarnya dengan nada kesal. Sabtu 9 Agustus 2025
Masyarakat berharap pemerintah desa dan pihak terkait segera mengambil tindakan nyata. Mereka menuntut agar perbaikan jalan diprioritaskan, sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan, demi keselamatan dan kenyamanan warga.












