HARIAN PERS | Dewan Kesenian Cianjur (DKC) sukses menggelar pertunjukan seni bertajuk “Ever Green Love Song” di Gedung DKC, Jalan Suroso, Cianjur. Pertunjukan ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, termasuk kalangan Generasi Z, dan menjadi bukti bahwa kesenian dapat dinikmati lintas usia dengan kemasan yang segar dan relevan.
Acara ini menampilkan kolaborasi apik antara musik, teater, dan seni visual. Daya tarik utama hadir melalui lagu-lagu lawas yang diaransemen ulang dengan sentuhan modern, menghadirkan suasana nostalgia yang tetap terasa kekinian dan mudah diterima oleh penonton muda.
Ketua DKC, Ben—akrab disapa Om Ben—menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat atas terselenggaranya kegiatan tersebut kepada harianpers.com, 7 November 2025
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin menjadikan kesenian sesuatu yang hidup dan dinamis, bukan kaku atau terbatas. Melihat antusiasme anak-anak muda malam ini menjadi bukti bahwa seni, dalam bentuk apa pun, tetap relevan sepanjang zaman,” ujar Om Ben, yang juga pemilik Caffe Coffee Ben.
Menurutnya, keberhasilan acara ini tidak lepas dari kerja sama para pelaku seni lokal, dukungan masyarakat, serta komitmen DKC dalam menghadirkan program yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia menambahkan, DKC akan terus menjadi wadah bagi kreativitas seniman dan generasi muda di Cianjur.
“Kami berharap DKC menjadi rumah bersama bagi semua pelaku seni—tempat di mana tradisi dan modernitas bisa berjalan beriringan,” tambahnya.
Antusiasme penonton terlihat sejak acara dimulai. Gedung DKC dipadati pengunjung dari berbagai kalangan yang menikmati setiap penampilan dengan penuh semangat. Salah seorang penonton, Dani Budiawan (46), mengaku kagum dengan konsep pertunjukan yang inovatif.
“Biasanya acara kesenian itu terkesan formal dan membosankan, tapi Ever Green Love Song ini keren banget. Musiknya asik, konsepnya modern, dan energinya positif. Salut untuk DKC,” ujar Dani.

Kesuksesan Ever Green Love Song menjadi angin segar bagi dunia kesenian di Cianjur. Dengan kemasan yang kreatif dan inklusif, DKC berhasil menghadirkan pengalaman seni yang mampu menarik audiens muda sekaligus melestarikan lagu-lagu klasik dengan cara yang relevan dan inspiratif.
Ke depan, DKC berencana menggelar pertunjukan serupa dengan tema berbeda, guna terus menumbuhkan semangat berkesenian dan memperkuat ekosistem seni di Kabupaten Cianjur.
Penulis : Kusnandar
Editor : Salma












