Dampak di 11 Kecamatan, Bupati Indramayu Ambil Langkah Strategis Tangani Banjir

- Penulis

Jumat, 15 Maret 2024 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harianpers.com – Indramayu, Cuaca Ekstrem hujan lebat yang terjadi beberapa hari ini mengakibatkan 11 kecamatan di Kabupaten Indramayu terdampak genangan air. Merespon hal tersebut, Bupati Indramayu Nina Agustina bersama super tim Pemkab Indramayu langsung mengambil langkah strategis dan darurat untuk penanganannya.

Langkah darurat yang dilakukan orang nomor satu di Pemkab Indramayu yakni dengan mengoperasikan 3 pompa air di saluran pembuang, normalisasi saluran irigasi, memompa kawasan permukiman, penanggulangan tanggul kritis, hingga berkoordinasi langsung dengan BBWS.

“Sampai dengan hari ini kecamatan yang terdampak dan ada genangan air sebanyak 11 kecamatan, tetapi saat ini kondisi genangan sudah mulai surut,” kata Nina Agustina saat monitoring saluran di Desa Rambatan Kulon Kecamatan Lohbener, Jum’at (15/3/2024).

Selain meninjau saluran air, Bupati Nina juga sebelumnya mengecek langsung SDN Parean Girang 2 Kecamatan Kandanghaur, sebanyak 3 kelas di sekolah tersebut terendam air sehingga mengganggu aktivitas kegiatan belajar siswa.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Nina langsung memerintahkan untuk melakukan rehab ruangan kelas termasuk untuk meninggikan bangunan sehingga tidak tergenang kembali.

“Kelas yang terendam air ini kita lakukan perbaikan tahun ini, nanti lantainya kita tinggikan supaya tidak terendam lagi,” tegas Nina yang disambut gembira para pendidik dan siswa di sekolah tersebut.

Bupati Nina Agustina juga meninjau langsung SDN 4 Rambatan Kulon Kecamatan Lohbener, di sekolah ini penyebab banjir disebabkan sungai yang di belakang sekolah dan kantor desa meluap karena saluran air tertahan adanya proyek RIMS.

Baca Juga:  Drs.H.Yudi Rustomo,M.Si Imbau Jajarannya Pantau Rawan Kepadatan Jelang Ramadhan 1445 H

“Saya lihat langsung ternyata saluran airnya tertahan karena proyek, tadi saya kontak BBWS untuk segera diatasi dan mudah-mudahan segera surut,” kata Nina.

Sementara Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Asep Abdul Mukti menyebutkan, ke-11 kecamatan yang terdampak tersebut yakni Indramayu, Sindang, Pasekan, Lohbener, Jatibarang, Losarang, Balongan, Arahan, Widasari, Lelea, dan Kandanghaur.

Asep menegaskan, banjir yang melanda sejumlah wilayah ini karena curah hujan tinggi dan selokan dan saluran pembuang penuh dengan air dan kurang maksimal. (WN)

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PANSUS DPRD Indramayu, Pengaruhi LKPJ BUPATI 2025 dan Potensi Interpelasi
INFISA : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran
PC PMII Cianjur Perkuat Kaderisasi Lewat 6 Program Strategis
Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung
Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026
Widiarti Di Duga Jual Emas Palsu Pakai Surat Toko Mas Kresno, Hj Tempuh Jalur Hukum
Bupati Keerom Tetapkan Nama Nama Jalan
Kepsek SDN Babakan Caringin 1 Cianjur Tuduh Awak Media, Mengaku Kerabat Wartawan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:28 WIB

PANSUS DPRD Indramayu, Pengaruhi LKPJ BUPATI 2025 dan Potensi Interpelasi

Kamis, 16 April 2026 - 21:06 WIB

INFISA : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WIB

Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung

Selasa, 14 April 2026 - 19:51 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026

Selasa, 14 April 2026 - 12:51 WIB

Widiarti Di Duga Jual Emas Palsu Pakai Surat Toko Mas Kresno, Hj Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

Uncategorized

Oknum Guru SMAN 1 Jalan Cagak Sri akan Laporkan Wartawan ke Polisi

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:28 WIB

Uncategorized

Gebrakan bangun jalan Desa bersama Bos Urip kembali di lanjutkan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:26 WIB