mostbet casinomostbet1win aviatorpin upmostbetmostbet az casinopinup kzpin up azmostbet aviator loginaviatorlucky jet casinoonewinlucky jet crashpinup4rabetmostbet az1win cassino4r bet1 win indiapin-up1win kzmostbet kzpin up indiamosbet india1win casino1win slotlucky jetpin uplacky jet1win casinolucky jetмостбет кзpinap4rabet pakistan4a betpinup login1 winmosbetmosbetaviator1win casinomosbet1 win az1win casino1winmostbet aviator loginmostbetparimatchparimatchpin up casino india1win
Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Antisipasi Penyebab Banjir, Bupati Nina Minta DPUPR dan BBWS Lakukan Normalisasi Sungai Tjimanoek

2912
×

Antisipasi Penyebab Banjir, Bupati Nina Minta DPUPR dan BBWS Lakukan Normalisasi Sungai Tjimanoek

Sebarkan artikel ini

Harianpers.com – Indramayu, Sungai Tjimanoek lama yang membentang di kota Indramayu kondisinya di beberapa lokasi dipenuhi gulma jenis eceng gondok. Jika dibiarkan ini bisa menjadi penyebab banjir karena aliran air terganggu oleh gulma tersebut.

Melihat kondisi itu, Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina didampingi Kepala Dinas PUPR Asep Abdul Mukti, Camat Sindang Suyitno beserta Kepala Desa Penganjang Sugeng meninjau kondisi sungai Tjimanoek lama di wilayah Kecamatan Sindang, Senin (04/12/2023).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pada kesempatan itu Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina langsung berkoordinasi dengan Pihak BBWS Cimanuk-Cisanggarung via telepon untuk segera membersihkan tumpukan eceng gondok tersebut sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya banjir bagi wilayah Indramayu kota, khususnya wilayah Desa Penganjang dan Babadan pada musim hujan ini.

“Ini harus segera dibersihkan, karena musim hujan sudah datang. Kita antisipasi agar tidak terjadi banjir di wilayah yang dilintasi Tjimanoek lama ini,” kata Nina.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Asep Abdul Mukti mengatakan, tumpukan eceng gondok di sungai Tjimanoek lama tersebut membentang sampai ke utara hingga ke pintu air Pagirikan Kecamatan Pasekan.

Menurut Asep, Bupati Indramayu sangat mendengarkan keluhan warga yang meminta normalisasi sungai Tjimanoek dari gulma eceng gondok. Selama ini warga khawatir ketika hujan besar dan terjadi luapan air sungai yang diakibatkan penyumbatan oleh eceng gondok akan terjadi banjir.

Hasil dari peninjauan tersebut, Bupati Indramayu menginstruksikan Dinas PUPR untuk melaksanakan normalisasi sungai Tjimanoek khususnya pengangkatan eceng gondok.

“Hari ini Dinas PUPR telah menurunkan excavator. Namun pengangkatan eceng gondok belum maksimal karena terkendala adanya bangunan-bangunan di pinggir sungai. Bupati juga telah meminta bantuan BBWS untuk melaksanakan normalisasi,” kata Asep.

Sementara itu Kepala Desa Babadan Kecamatan Sindang, Sugeng mengatakan, sejak pagi sudah dilakukan pembersihan eceng gondok secara manual. Namun hanya memakai tenaga petugas kebersihan dan warga sekitar dan hasilnya kurang maksimal. (WN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Mohon maaf ya, Carilah Berita Sendiri.................