Antisipasi Penyebab Banjir, Bupati Nina Minta DPUPR dan BBWS Lakukan Normalisasi Sungai Tjimanoek

- Penulis

Rabu, 6 Desember 2023 - 00:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harianpers.com – Indramayu, Sungai Tjimanoek lama yang membentang di kota Indramayu kondisinya di beberapa lokasi dipenuhi gulma jenis eceng gondok. Jika dibiarkan ini bisa menjadi penyebab banjir karena aliran air terganggu oleh gulma tersebut.

Melihat kondisi itu, Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina didampingi Kepala Dinas PUPR Asep Abdul Mukti, Camat Sindang Suyitno beserta Kepala Desa Penganjang Sugeng meninjau kondisi sungai Tjimanoek lama di wilayah Kecamatan Sindang, Senin (04/12/2023).

Pada kesempatan itu Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina langsung berkoordinasi dengan Pihak BBWS Cimanuk-Cisanggarung via telepon untuk segera membersihkan tumpukan eceng gondok tersebut sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya banjir bagi wilayah Indramayu kota, khususnya wilayah Desa Penganjang dan Babadan pada musim hujan ini.

“Ini harus segera dibersihkan, karena musim hujan sudah datang. Kita antisipasi agar tidak terjadi banjir di wilayah yang dilintasi Tjimanoek lama ini,” kata Nina.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Asep Abdul Mukti mengatakan, tumpukan eceng gondok di sungai Tjimanoek lama tersebut membentang sampai ke utara hingga ke pintu air Pagirikan Kecamatan Pasekan.

Menurut Asep, Bupati Indramayu sangat mendengarkan keluhan warga yang meminta normalisasi sungai Tjimanoek dari gulma eceng gondok. Selama ini warga khawatir ketika hujan besar dan terjadi luapan air sungai yang diakibatkan penyumbatan oleh eceng gondok akan terjadi banjir.

Baca Juga:  Ady Setiawan : Lucky Hakim Masa Jabat Wabup Indramayu Kerap Intervensi Proyek di PDAM

Hasil dari peninjauan tersebut, Bupati Indramayu menginstruksikan Dinas PUPR untuk melaksanakan normalisasi sungai Tjimanoek khususnya pengangkatan eceng gondok.

“Hari ini Dinas PUPR telah menurunkan excavator. Namun pengangkatan eceng gondok belum maksimal karena terkendala adanya bangunan-bangunan di pinggir sungai. Bupati juga telah meminta bantuan BBWS untuk melaksanakan normalisasi,” kata Asep.

Sementara itu Kepala Desa Babadan Kecamatan Sindang, Sugeng mengatakan, sejak pagi sudah dilakukan pembersihan eceng gondok secara manual. Namun hanya memakai tenaga petugas kebersihan dan warga sekitar dan hasilnya kurang maksimal. (WN)

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Mimbar ke Aksi Nyata, Isra Mi’raj PWI Cianjur dan MT Kawan ’99 Tebar Kepedulian
Tak Sekadar Bangunan, Gedung IAD dan Lapangan Tenis Jadi Simbol Soliditas Kejari Cianjur
Janji Tinggal Janji, Warga Pertanyakan Legalitas PT Lianhua
Penghuni BDI 3 Tambak Kecewa, Ruas Jalan Edelweis Tenggelam
Ketua Umum Persiker Piter Gusbager Siap Meluncurkan Tim Badai Perbatasan yang akan berlaga pada Liga 4 Musim 2025/2026,
BDI TAMBAK Indramayu Di Temukan Seorang Montir Motor Gantung Diri
Diduga Tanpa Izin, Penebangan Kayu di Puncak Simun Jadi Sorotan GMCB
Pembangunan Villa di Loji Babakan Dipertanyakan, Warga Soroti Dugaan Pelanggaran Izin dan DAS
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:18 WIB

Dari Mimbar ke Aksi Nyata, Isra Mi’raj PWI Cianjur dan MT Kawan ’99 Tebar Kepedulian

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:00 WIB

Tak Sekadar Bangunan, Gedung IAD dan Lapangan Tenis Jadi Simbol Soliditas Kejari Cianjur

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:28 WIB

Janji Tinggal Janji, Warga Pertanyakan Legalitas PT Lianhua

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:36 WIB

Penghuni BDI 3 Tambak Kecewa, Ruas Jalan Edelweis Tenggelam

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:59 WIB

BDI TAMBAK Indramayu Di Temukan Seorang Montir Motor Gantung Diri

Berita Terbaru