Pelestarian Warisan Budaya, Adat Ngarot di Desa Lelea Jadi Kebanggaan Kabupaten Indramayu

- Penulis

Kamis, 14 Desember 2023 - 02:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harianpers.com – Indramayu, Ribuan Massa tumpah ruah pada pelaksanaan Adat Ngarot di Desa Lelea Kecamatan Lelea, Rabu (13/12/2023). Adat Ngarot ini sebagai pelestarian warisan budaya tak benda peninggalan leluhur.

Pemerintah Kabupaten Indramayu sangat mengapresiasi masyarakat Desa Lelea Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu yang selalu menjaga dan melestarikan Adat Ngarot sebagai peninggalan leluhur hingga saat ini menjadi kebudayaan kebanggaan Kabupaten Indramayu.

Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina melalui Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali mengatakan, Pemkab Indramayu sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Pemerintah Desa dan masyarakat Lelea karena terus melestarikan Adat Ngarot ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain melestarikan adat, setiap pelaksanaan Ngarot juga terjadi perputaran perekonomian masyarakat yang sangat besar.

“Adat Ngarot ini bukan hanya dinikmati oleh masyarakat Lelea, namun kini telah menjadi milik bersama, bahkan masyarakat dari luar Kabupaten Indramayu juga berdatangan untuk menyaksikannya. Sekarang Ngarot secara nasional sudah banyak yang memperhatikannya,” kata Syadali.

Baca Juga:  Dra. Hj. Nurhayati, M.Pd.I, Partai Golkar Sah Jadi Ketua DPRD Indramayu

Pada Adat Ngarot tersebut sebanyak 70 cuene (Red: Gadis Ngarot) dengan hiasan bunga di kepala dan 50 Bujang (Jejaka) telah diarak dari Balai Adat Ngarot menuju Halaman Kantor Desa Lelea untuk melaksanakan Upacara Adat Ngarot.

Sementara itu Kepala Desa Lelea Raidi berharap, momen terlaksananya Adat Ngarot ini para bujang cuene dan warga Desa Lelea diminta selalu mendukung penuh jalannya program Pemerintah Desa Lelea dan visi Indramayu Bermartabat dalam rangka untuk kemajuan desa dan berdampak untuk kebaikan masyarakat.

Selain itu, bujang dan cuene Desa Lelea diharapkan agar senantiasa setia mengikuti adat istiadat desa tanpa terkecuali. Menurutnya, untuk melestarikan seni dan budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah desa melainkan segenap masyarakat Desa Lelea.

Baca Juga:  Di Hari Pahlawan, SDN Sukanagalih Lakukan Shalat Istigosah di Halaman Sekolah Beralas Terpal

“Khususnya bujang dan cuene yang mengikuti Adat Ngarot ini, selain menjaga seni dan budaya warisan leluhur juga terus melestarikan bahasa Sunda Lelea,” harapnya.

Tak terkecuali ungkap Kepala Desa Lelea Raidi, dengan diselenggarakannya Adat Ngarot ini sebagai tanda menyambut masa tanam padi musim hujan, sehingga diharapkan memperoleh produktivitas padi yang melimpah dan dijauhkan dari berbagai gangguan penyakit maupun hama padi.

Pada upacara Adat Ngarot ini secara simbolis diserahkan sarana pertanian mulai dari bibit padi, air kahirupan (air kehidupan), sarana pertanian berupa cangkul, pedang dan topi caping dan juga dedaunan yang terdiri dari daun klaras (daun pisang kering), bambu kuning, daun andong dan lainya. (WN)

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD INDRAMAYU Gelar Rapat Laporan Pansus 5 Rencana Alih Status RSUD R.A & Penyertaan Modal PT BPR
Sidang Pembunuhan Paoman Kembali Ricuh, Priyo Sebut Polisi Datang ke Lapas
AMKI INDRAMAYU Minta PN Perketat Kasus Pembunuhan Paoman
Kirab Tatar Sunda Meriah, Kehadiran Lucky Hakim Jadi Magnet Perhatian
Bupati Lucky Hakim Apresiasi Aisyah Maulidah Lolos Go International
Pesantren Dzuriyyah Thoyyibah Cianjur Integrasikan Nilai Agama dengan Aksi Lingkungan dan Sosial
4 Dugaan Pelanggaran Regulasi Warnai Seleksi Capim Baznas Cianjur
Kusnandar Ali, Semangat Baru dari Desa untuk Cianjur Lebih Baik

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 18:36 WIB

Sidang Pembunuhan Paoman Kembali Ricuh, Priyo Sebut Polisi Datang ke Lapas

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

AMKI INDRAMAYU Minta PN Perketat Kasus Pembunuhan Paoman

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:16 WIB

Kirab Tatar Sunda Meriah, Kehadiran Lucky Hakim Jadi Magnet Perhatian

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:51 WIB

Bupati Lucky Hakim Apresiasi Aisyah Maulidah Lolos Go International

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:00 WIB

Pesantren Dzuriyyah Thoyyibah Cianjur Integrasikan Nilai Agama dengan Aksi Lingkungan dan Sosial

Berita Terbaru

Uncategorized

Spielspaß Und Echte Gewinne Erleben

Selasa, 19 Mei 2026 - 05:08 WIB

Uncategorized

Wie fange ich an, Wissen über Sportwetten ohne Oasis aufzubauen?

Senin, 18 Mei 2026 - 20:07 WIB