Diduga Keracunan MBG, Puluhan Warga Sukaluyu Cianjur Keluhkan Mual dan Diare

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

CIANJUR Harianpers.com– Puluhan warga Kampung Pasirnagka, Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, mengeluhkan mual, pusing, dan diare usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) dari dapur SPPG Sukasirna milik Yayasan Tunas Mekar, Jumat malam (1/5/2026).

Menu MBG yang dikonsumsi warga berupa nasi, daging sapi, buncis, dan pisang. Sejumlah warga menyebut makanan terasa belum matang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mungkin makanannya belum matang, karena saat dimakan masih terasa sedikit mentah,” ujar salah seorang warga berinisial S, Sabtu (2/5/2026).

Akibat kejadian itu, sebanyak 37 warga harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga:  23 TIM Ikuti Turnamen Sepak Bola SCR Bupati Cup

*Puskesmas: Belum Bisa Disimpulkan Keracunan*
Kepala Puskesmas Sukaluyu, Liste Zulhijwati Wulan, mengatakan kejadian ini belum dapat disimpulkan sebagai kasus keracunan. Penanganan masih tahap pemantauan dan pengumpulan data.

“Belum bisa disimpulkan terkait keracunan, karena semalam baru tahap pemantauan adanya peningkatan kasus masyarakat dengan keluhan pusing dan diare,” terang Liste, Sabtu (2/5/2026).

Pihaknya sudah melakukan prosedur penanganan sesuai standar, termasuk skrining di tingkat masyarakat. Satgas Dinas Kesehatan juga tengah melakukan kajian lebih lanjut.

*Kondisi Warga Membaik*
Berdasarkan pemantauan Sabtu pagi (2/5/2026), kondisi warga dilaporkan membaik. Tidak ada lagi keluhan diare dan situasi dinyatakan aman terkendali.

Baca Juga:  RESPONSIF & SAT SET, MUSPIKA SLIYEG CEPAT TANGGAP LEPAS RANTAI PASUNGAN MUNIRAH

“Pagi ini sudah tidak ada lagi masyarakat yang mengeluh diare. Kami fokus pada penanganan warga yang sempat sakit,” kata Liste.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan kasus dengan gejala berat. Seluruh warga hanya mengalami keluhan ringan dan ditangani dengan obat sederhana. Sebagian melakukan penanganan mandiri.

Meski begitu, kesimpulan akhir penyebab kejadian masih menunggu hasil kajian Dinas Kesehatan setelah seluruh data terkumpul.

Liste mengimbau masyarakat tetap tenang, menjaga kesehatan, dan segera melapor jika mengalami gejala serupa.

Penulis : Tomi

Editor : SLS

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi III DPRD Indramayu Apresiasi PAD Sektor Parkir Meningka
Cianjur Darurat Sampah, BEM PTNU Gelar Aksi di Depan Kantor DLH: Tuntut Evaluasi Total
Heboh! Wali Murid SDN Babakan Caringin 1 Cianjur Layangkan Petisi, Soroti Dana BOS hingga “Rahasia Negara”
DPRD Cianjur Kebut Raperda Kesehatan, Target Permudah Layanan RSUD
HUT Satpol PP, Damkar, dan Linmas Cianjur: Bupati Wahyu Apresiasi Kinerja, Musnahkan Ribuan Miras dan Rokok Ilegal
KDMP Terusan Gelar RAT Tahun Buku 2025
Pemerintah Daerah Keerom Menerima Hasil Reses I Masa Sidang I DPRK Keerom 2026
IKWI Cianjur Tolak Poligami, Gaungkan Semangat Kartini Lewat Karya Nyata

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:39 WIB

Diduga Keracunan MBG, Puluhan Warga Sukaluyu Cianjur Keluhkan Mual dan Diare

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:05 WIB

Komisi III DPRD Indramayu Apresiasi PAD Sektor Parkir Meningka

Kamis, 30 April 2026 - 22:06 WIB

Cianjur Darurat Sampah, BEM PTNU Gelar Aksi di Depan Kantor DLH: Tuntut Evaluasi Total

Kamis, 30 April 2026 - 19:16 WIB

DPRD Cianjur Kebut Raperda Kesehatan, Target Permudah Layanan RSUD

Kamis, 30 April 2026 - 16:15 WIB

HUT Satpol PP, Damkar, dan Linmas Cianjur: Bupati Wahyu Apresiasi Kinerja, Musnahkan Ribuan Miras dan Rokok Ilegal

Berita Terbaru