Nelayan Cumi Eretan Ancam Demo Besar-besaran, Tolak Pemasangan VMS 

- Penulis

Senin, 14 April 2025 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nelayan Cumi Eretan Ancam Demo Besar-besaran, Tolak Pemasangan VMS 

i

Nelayan Cumi Eretan Ancam Demo Besar-besaran, Tolak Pemasangan VMS 

HarianPers || Indramayu – Serikat Nelayan Cumi Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, berencana melakukan aksi demo besar-besaran. Unjuk rasa tersebut bertujuan menolak kebijakan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) tentang pemasangan Vessel Monitoring System (VMS) atau Sistem Pemantauan Kapal Perikanan (SPKP), Senin (14/04/2025).

Ketua Serikat Nelayan Cumi (SNC) Eretan, Roedi kepada MCB menjelaskan, rencananya demo akan digelar pada Selasa (15/04/2025) di TPI Eretan Wetan mulai pukul 08.00 WIB dan melibatkan ratusan nelayan.

“Kami dari Serikat Nelayan Cumi (SNC) menolak pemberlakukan pemasangan VMS, karena hal itu hanya menambah beban operasional nelayan, kami sudah menyuarakan penolakan ini, namun tidak ada tanggapan, oleh karenanya kami akan menggelar demo besar-besaran untuk menyuarakan lebih keras tuntutan tersebut,” tegas Roedi.

“Kita ini nelayan butuh melaut dan butuh mencari nafkah untuk keluarga, tidak butuh VMS, kita butuh melaut denga naman, butuh izin SLO serta izin SIB segera diturunkan,” sambungnya.

Dijelaskan lebih jauh oleh Roedi, Vessel Monitoring System (VMS) atau Sistem Pemantauan Kapal Perikanan (SPKP) tidak memberikan manfaat yang signifikan untuk nelayan, bahkan hal itu menurut Roedi hanya akan dijadikan alat atau cara untuk membatasi gerak nelayan.

Baca Juga:  Layani Dengan Baik, Rupbasan Indramayu Keluarkan Basan Ribuan Botol Miras

“Nelayan sudah berkontribusi terhadap PNBP untuk negara, tetapi kenapa masih dipersulit dengan pamasangan VMS? Oleh karena kami mendesak kepada Menteri KKP untuk membatalkan kebijakan tersebut dan kami berharap kepada Presiden Prabowo juga untuk mendengar jeritan nelayan ini,” pungkas Roedi.

Saat dihubungi Kepala Dinas Perikanan Edi Umaedi, terkait penolakan VMS (Vessel Monitoring System) oleh nelayan Cumi Eretan melalui pesan singkat Whatsapp belum menjawab. Lebih lanjut, nelayan cumi Eretan akan tetap melakukan aksi demo Besar-besaran pada Selasa besok. (Mzk).

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi III DPRD Indramayu Apresiasi PAD Sektor Parkir Meningka
YANTO AD Bawa Kabur Mobil Toyota AGYA AB 1873 SX & EMAS, Polisi Segera Tindak
Cianjur Darurat Sampah, BEM PTNU Gelar Aksi di Depan Kantor DLH: Tuntut Evaluasi Total
Heboh! Wali Murid SDN Babakan Caringin 1 Cianjur Layangkan Petisi, Soroti Dana BOS hingga “Rahasia Negara”
DPRD Cianjur Kebut Raperda Kesehatan, Target Permudah Layanan RSUD
HUT Satpol PP, Damkar, dan Linmas Cianjur: Bupati Wahyu Apresiasi Kinerja, Musnahkan Ribuan Miras dan Rokok Ilegal
KDMP Terusan Gelar RAT Tahun Buku 2025
Pemerintah Daerah Keerom Menerima Hasil Reses I Masa Sidang I DPRK Keerom 2026

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:05 WIB

Komisi III DPRD Indramayu Apresiasi PAD Sektor Parkir Meningka

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:53 WIB

YANTO AD Bawa Kabur Mobil Toyota AGYA AB 1873 SX & EMAS, Polisi Segera Tindak

Kamis, 30 April 2026 - 22:06 WIB

Cianjur Darurat Sampah, BEM PTNU Gelar Aksi di Depan Kantor DLH: Tuntut Evaluasi Total

Kamis, 30 April 2026 - 20:57 WIB

Heboh! Wali Murid SDN Babakan Caringin 1 Cianjur Layangkan Petisi, Soroti Dana BOS hingga “Rahasia Negara”

Kamis, 30 April 2026 - 16:15 WIB

HUT Satpol PP, Damkar, dan Linmas Cianjur: Bupati Wahyu Apresiasi Kinerja, Musnahkan Ribuan Miras dan Rokok Ilegal

Berita Terbaru