CIANJUR HARIANPERS.COM , 26 Juli 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-348, Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Inspektorat Daerah menggelar Lomba Video Pendek Antikorupsi bertema “Ngadegkeun Cianjur Nu Merenah, Berintegritas Tanpa Korupsi”.
Lomba ini diikuti oleh seluruh perangkat daerah sebagai bentuk nyata komitmen membangun budaya integritas serta menanamkan nilai-nilai antikorupsi, khususnya di sektor pelayanan publik. Melalui ajang ini, Pemkab Cianjur juga mendorong upaya preventif terhadap praktik suap, gratifikasi, pungutan liar, nepotisme, hingga penyalahgunaan wewenang dan fasilitas dinas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksanaan kegiatan ini merujuk pada Surat Edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur Nomor: B/700.1/471/Inspektorat/07/2025, tertanggal 20 Juli 2025. Para peserta ditantang untuk menyampaikan pesan-pesan antikorupsi secara kreatif, padat, dan inspiratif melalui media video pendek.
Dalam kompetisi ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur berhasil meraih juara ketiga, menandai prestasi membanggakan dalam upaya menggaungkan semangat antikorupsi di lingkungan kerja.
Kepala Bidang Pencatatan Sipil Disdukcapil, Elis Rosmakania, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima.
“Alhamdulillah, Disdukcapil meraih juara ketiga dalam lomba video pendek bertema ‘Ngadegkeun Cianjur Nu Merenah, Berintegritas Tanpa Korupsi’. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengedepankan pelayanan publik yang bersih, jujur, dan bebas dari praktik koruptif,” ujarnya.
Elis juga mengajak masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam menjaga integritas pelayanan publik.
“Kami mengimbau masyarakat Cianjur untuk menghindari segala bentuk suap, gratifikasi, maupun pungutan liar saat mengakses layanan Disdukcapil. Mari kita wujudkan pelayanan yang bersih, transparan, dan bermartabat. Terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” tambahnya.
Melalui lomba ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur berharap semangat antikorupsi dapat terus ditanamkan secara konsisten di seluruh lini birokrasi, guna membentuk pemerintahan yang bersih dan terpercaya bagi masyarakat












