Kadinsos Farid Ma’rup: Layanan Sosial 2025 Lebih Responsif, Inklusif, dan Tepat SasaranBogor,

- Penulis

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

Evaluasi Kinerja Tahun 2025 Dinas Sosial Kabupaten Bogor

 

Bogor, 3 Desember 2025 —
Dinas Sosial Kabupaten Bogor menyampaikan hasil evaluasi capaian kinerja tahun 2025, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas implementasi berbagai program dan layanan sosial sepanjang tahun. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Ma’rup, menyebut tahun 2025 sebagai periode penguatan pelayanan yang mengedepankan ketepatan sasaran, kolaborasi lintas sektor, dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oplus_16908288

1. Evaluasi Program Pemberian Alat Bantu bagi Penyandang DisabilitasDinas Sosial Kabupaten Bogor terus memastikan pemenuhan hak dan aksesibilitas penyandang disabilitas melalui penyaluran alat bantu adaptif. Evaluasi menunjukkan bahwa program ini semakin meningkatkan kemandirian penerima manfaat serta memperkuat inklusi sosial di tingkat keluarga maupun masyarakat.“Kami melihat dampak positif dari program ini, terutama dalam peningkatan mobilitas dan kualitas hidup penyandang disabilitas. Ke depan, distribusi alat bantu akan semakin diperluas dan diperkuat pendataannya,” ujar Farid Ma’rup.

2. Evaluasi Layanan Tanggap Darurat BencanaMelalui Tagana dan jejaring sosial kecamatan, Dinas Sosial melakukan respon cepat terhadap berbagai kejadian bencana seperti banjir, longsor, angin puting beliung, dan kebakaran permukiman. Evaluasi menunjukkan bahwa koordinasi lapangan semakin efektif dan waktu respon lebih cepat, sehingga kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera terpenuhi.“Sinergi lembaga sosial dan pemerintah desa sangat membantu peningkatan kualitas layanan tanggap darurat. Ini akan terus ditingkatkan,” jelas Kadinsos.

Baca Juga:  Publikasi Kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor Semester II Tahun 2024

3. Evaluasi Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP)Program UEP menjadi salah satu upaya peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat tidak mampu. Berdasarkan evaluasi, program ini memberikan dampak positif terhadap penguatan usaha mikro dan meningkatkan motivasi keluarga penerima agar mampu bangkit secara mandiri.“Bantuan UEP terbukti mendukung masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada bantuan sosial. Pendampingan usaha akan diperkuat untuk hasil yang lebih optimal,” ungkap Farid.

4. Evaluasi Penyaluran Hibah untuk PSKSDinas Sosial memberikan dukungan melalui hibah kepada berbagai unsur Pekerja Sosial Kesejahteraan Sosial (PSKS) seperti LKS, Karang Taruna, TKSK, dan Tagana. Evaluasi menunjukkan bahwa bantuan ini berkontribusi besar dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan serta efektivitas pelayanan sosial di masyarakat.“PSKS adalah mitra strategis pemerintah daerah. Penguatan mereka berarti penguatan pelayanan sosial secara keseluruhan,” tegas Farid.

Baca Juga:  Wahyu Wardana: Timnas Indonesia Masih Punya Peluang Lolos ke Piala Dunia 2026

5. Evaluasi Program Permakanan bagi PPKSProgram permakanan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) berjalan dengan baik sepanjang 2025. Evaluasi menunjukkan bahwa distribusi makanan lebih tertata, tepat sasaran, dan memberi dukungan signifikan bagi lansia, penyandang disabilitas berat, dan kelompok rentan lainnya.“Permakanan adalah komitmen kemanusiaan. Kami memastikan tidak ada kelompok rentan yang terabaikan dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya,” kata Farid.Arah Kebijakan Sosial 2026 :Hasil evaluasi tahun 2025 menjadi bahan penyusunan kebijakan 2026 yang diarahkan pada:- penguatan pemutakhiran data kesejahteraan,- peningkatan layanan pemberdayaan ekonomi,- serta perluasan jejaring kolaborasi dengan lembaga sosial dan pemerintah desa.“Sepanjang tahun 2025, berbagai program Dinas Sosial Kabupaten Bogor berhasil menyentuh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari penyandang disabilitas, korban bencana, hingga masyarakat kurang mampu.

6. Keberhasilan ini berkat kerja sama seluruh jajaran Dinas Sosial dan dukungan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus memperkuat layanan sosial dan memperluas pemberdayaan masyarakat, sejalan dengan semangat Kuta Udaya Wangsa, sehingga seluruh warga dapat hidup mandiri dan sejahtera dalam Bogor Istimewa,” tutup Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor.

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Keerom Piter Gusbager S.Hut. MUP. Serahkan DPA-SKPD, Ini harapan Bupati
SUNARTO Intruksikan 1 x 24 Jam Penutupan Permanen Warung Obat Terlarang Di Karanganyar
Lidikkrimsus RI Desak APH Oknum DPRD Lahat Pemilik Tambang Ilegal Mining di Kikim Tengah Di Proses Hukum,
Kasus Penemuan Mayat di Area Workshop Kampung Asyaman Terungkap, Polres Keerom Tetapkan Pelaku
Kontraktor Nakal Ketakutan Terkait Pekerjaan Proyek Tembok Penahan Desa Pekseksu Senilai 2.9 Miliar Miliknya” Minta APH Segera Turun Ke Lokasi
Bupati Keerom Menghimbau Agar Para Ketu ketua DMI Mengadakan Kegiatan di Masjid – masjid Pada Malan Pergantian Tahun, Agar Remaja Masjid Terhindar dari Pengaruh Pergaulan Bebas
Ini Pesan Penting Bupati Keerom Sambut Malam Tahun Baru 2026
Tertangkap basah di Siang Bolong Pengepul Bestu Melintasi Pos penjagaan Terpadu Natal dan Tahun baru
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:10 WIB

Bupati Keerom Piter Gusbager S.Hut. MUP. Serahkan DPA-SKPD, Ini harapan Bupati

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:15 WIB

SUNARTO Intruksikan 1 x 24 Jam Penutupan Permanen Warung Obat Terlarang Di Karanganyar

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:31 WIB

Lidikkrimsus RI Desak APH Oknum DPRD Lahat Pemilik Tambang Ilegal Mining di Kikim Tengah Di Proses Hukum,

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:30 WIB

Kasus Penemuan Mayat di Area Workshop Kampung Asyaman Terungkap, Polres Keerom Tetapkan Pelaku

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:21 WIB

Kontraktor Nakal Ketakutan Terkait Pekerjaan Proyek Tembok Penahan Desa Pekseksu Senilai 2.9 Miliar Miliknya” Minta APH Segera Turun Ke Lokasi

Berita Terbaru