Harianperscom // KEEROM, Pemerintah Kabupaten Keerom menyatakan komitmennya dalam mendukung penuh program swasembada pangan nasional.
Hal itu disampaikan Bupati Keerom Piter Gusbager, S.HUT MUP yang diwakili Wabup Drs. Daud, M.Si usai pelaksanaan Tanam Padi serentak dilokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kampung Wulukubun Arso XIV, Skanto, Kamis (12/3/26).
Turut hadir Kepala BRMP Papua Dr. Aser Rouw, SP, M.Si, Kadis Pertanian Keerom Marthen M.Asmuruf, S.PT, Kepala Distrik Skanto, Pimpinan OPD, TNI/Polri, Petani, tokoh adat dan lainnya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Keerom kami menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Presiden RI, Kementan RI dan Gubernur Papua yang telah memberikan kesempatan sebagai lokasi CSR,” kata Wabup Daud.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirinya berharap Kementerian Pertanian dapat segera menambah jumlah alat pertanian dalam rangka percepatan cetak sawah rakyat di Kabupaten Keerom.
Sementara itu Kepala Balai Besar BRMP Papua Aser Rouw menjelaskan bahwa kegiatan tanam padi serentak secara nasional seluas 1000 hektar di 19 Provinsi lokasi CSR.
“Untuk Provinsi Papua tahun 2025 memiliki luasan 1000 hektare yang telah masuk dalam agenda nasional. Maka hari ini kita mulai tanam dari Kabupaten Keerom yang memiliki luasan 210 hektare yang telah masuk dalam target 1000 hektare hari ini,” terangnya.

Terkait dukungan alat pra panen untuk Provinsi Papua sudah mendapat sebanyak 26 unit traktor rempan dan 25 traktor roda dua yang telah di distribusikan di Kabupaten Sarmi, Jayapura dan Keerom.
“Sementara untuk alat pasca panen saat ini kita masih menunggu yang secara bertahap akan disalurkan oleh Kementerian Pertanian termasuk pompa air,” ujarnya.
Untuk lokasi CSR Keerom hari ini sudah memiliki sumber air tetapi belom memiliki pompa, sehingga saat ini kita memulai tanam dengan varietas padi GOGO.
“Kedepan kita akan segera fungsikan air dan pompanya sehingga semua bisa berjalan maksimal,” tutupnya. (SBN)












