Pemkab. Keerom Membayar Ganti Untung Untuk; Alun Alun, Lokasi Kompi, dan BTs.

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harianpers.Com // Pemerintah kabupaten Keerom memiliki komitmen untuk membangun daerah ke arah yang lebih baik.

Hal tersebut dikatakan PLT Sekda Noak Wasanggai, S.Sos usai melaksanakan kegiatan pembayaran ganti untung lahan lokasi Alun-Alun Asyaman, lahan Kompi Arso VI dan lahan pembangunan 33 BTS di Kabupaten Keerom, Kamis (7/5/26) di Kantor Bupati Keerom, Arso Kota.
Menurutnya, tanah milik masyarakat adat adalah bagian yang harus di hargai.

“Pembayaran ini merupakan penghargaan kepada masyarakat dimana mereka pernah punya sejarah hidup disitu,” sebutnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah daerah membangun semata-mata hanya untuk kepentingan masyarakat, sehingga pembayaran ini sebagai bentuk ucapan terimakasih.

Baca Juga:  Gubernur Papua Tinjau Jembatan Kali Tami.

“Maka mewakili Bapak Bupati Piter Gusabager, saya menyerahkan uang tali asih yang merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk membangun daerah,” ujarnya.

Dirinya juga berharap kepada masyarakat adat pemilik hak ulayat untuk terus mendukung kebijakan pembangunan di Kabupaten Keerom.

“Selanjutnya uang yang diberikan pemerintah dapat diatur dengan baik sesuai dengan haknya masing-masing,” pungkasnya.

Pantauan media, seremoni penyerahan uang ganti untung lahan di laksanakan oleh Dinas Perumahan Pertanahan dan Pemukiman Kabupaten Keerom beserta jajaran disaksikan tokoh-tokoh adat pemilik hak ulayat.

Baca Juga:  Bupati Lucky Hakim Himbau Petani Gunakan Pupuk Organik

Sementara itu, PLT Kadis Perumahan Henry Borotian mengatakan bahwa penyerahan ganti untung lahan Alun-Alun kepada pemilik merupakan tahap pertama.

“Usai pembayaran tahap awal ini, maka kami akan turun untuk meninjau kembali lokasi alun-alun memastikan luasan areanya. Selanjutnya tempat ini akan menjadi aset milik Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom,” tutupnya.

Ganti untung lahan lokasi Alun-Alun Asyaman diserahkan sebesar Rp.1 Milyar kepada Maximus Borotian, Lahan halaman Kompi Arso VI senilai Rp.250 juta kepada Deus Borotian dan pembayaran lahan BTS Kampung Yowong kepada Anselmus Tafor dan sejumlah pihak pemilik lahan BTS lainnya. (red).

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LSM PRABHU Kritik Ketidakhadiran Bupati Cianjur di Audiensi Proyek Geothermal
Hadir di Forum Komunikasi Percepatan Pembangunan: Bupati Keerom di Mimika
Musyawarah di Kampung segrang di warnai teriakan warga ..di duga kecewa dengan PT SHS J.
Kesbangpol Kabupaten Keerom Memulai Seleksi Paskibraka 2026
Polres Keerom Limpahkan Kasus Pembunuhan ke Kejaksaan Negeri Jayapura.
ITDA Cianjur Nyatakan Kades Sukaraharja Bersih, Tuduhan Korupsi DD Tak Terbukti
Jelang Play Off Promosi Persipura Jayapura Siap jalani Official Training
Untuk Pembebasan Tanah Situs Rohani di Batas Kota, Pemkab. Keerom Lakukan Pembayaran

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:43 WIB

LSM PRABHU Kritik Ketidakhadiran Bupati Cianjur di Audiensi Proyek Geothermal

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:52 WIB

Hadir di Forum Komunikasi Percepatan Pembangunan: Bupati Keerom di Mimika

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:46 WIB

Musyawarah di Kampung segrang di warnai teriakan warga ..di duga kecewa dengan PT SHS J.

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:51 WIB

Kesbangpol Kabupaten Keerom Memulai Seleksi Paskibraka 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:48 WIB

Polres Keerom Limpahkan Kasus Pembunuhan ke Kejaksaan Negeri Jayapura.

Berita Terbaru