Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Uncategorized

SPP Cikaroya Didemo, Pengelola Khawatir Dapur Berhenti Operasi Jika Tak Penuhi Regulasi

×

SPP Cikaroya Didemo, Pengelola Khawatir Dapur Berhenti Operasi Jika Tak Penuhi Regulasi

Sebarkan artikel ini

CIANJUR Hariampers.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP) Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, didatangi mahasiswa Jaringan Mahasiswa Cianjur (JMC) dalam aksi demonstrasi, Senin (18/5/2026). Aksi dilakukan karena dapur SPP dinilai belum memiliki izin dan sertifikasi lengkap.

Kepala VIC SPP Cikaroya, Rangga Nugraha, mengatakan pihaknya terbuka terhadap tuntutan mahasiswa. Namun ia menyebut proses perizinan terkendala waktu yang diberikan portal sistem pembangunan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kalau dari mahasiswa itu kan tuntutan mereka, kami ingin mengakomodir. Saya pasti mau. Cuma kemarin kami diberi waktu 5 hari untuk pembangunan PPG dan SLF. Di portal tidak ada spare waktu 3 bulan untuk pengurusan perizinan,” ujar Rangga.

Menurutnya, persyaratan seperti SLF, dokumen PMI, lokasi, layout dapur, IPAL, tenaga ahli gizi, dan akuntan bersertifikat harus disiapkan sesuai regulasi sebelum beroperasi. Saat ini dapur baru beroperasi 45 hari dan baru mulai menyalurkan makanan ke sekolah pagi tadi.

“Kalau belum berjalan satu tahun, persyaratannya memang belum lengkap. Kami sudah mengupayakan berbulan-bulan sebelum dapur ini dibangun. Kalau tidak memenuhi, dapur tidak bisa beroperasi atau diganti dengan yang lain. Risikonya 45.000 porsi bisa terhenti,” jelasnya.

Rangga menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat wilayah, perangkat daerah, dan PGN untuk menyesuaikan aturan yang berlaku di Kabupaten Cianjur. Ia menegaskan akan memenuhi semua ketentuan yang ditetapkan agar verifikasi berjalan lancar.

“Kami mengikuti apa yang ditentukan. Kalau ada kekurangan, kami terbuka untuk melengkapi,” pungkasnya.

 

(Tomi)