PM Belanda Mark Rutte, Harus Minta Maaf Kepada Indonesia

- Penulis

Sabtu, 17 Juni 2023 - 01:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Pers | Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendapat apresiasi positif oleh pernyataan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte yang mengakui kemerdekaan RI 17 Agustus 1945

Perbuatan Belanda atas penjajahan Indonesia akan lebih baik jika Rutte juga meminta maaf , menurut Prabowo (16/6/23)

Menhan menegaskan kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada Agustus 1945. Ia menilai tindakan militer Belanda dalam kurun waktu 1945-1949 sebagai agresi militer.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alhamdulillah, terima kasih. Syukur-syukur juga kalau dia minta maaf atas apa yang mereka buat selama itu di Indonesia. Tapi, rajanya sudah minta maaf,” kata Prabowo.

Baca Juga:  Vonis Mati Ferdi Sambo, Kuasa Hukum Ajukan Kasasi

Namun, ia tak tahun kapan Rutte akan menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) membicarakan soal itu.

“Itu tanya Menlu (Menteri Luar Negeri),” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Belanda akhirnya mengakui kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Sebelumnya, Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia pada 27 Desember 1949.

Hal itu diutarakan oleh PM Belanda Mark Rutte dalam diskusi di parlemen Belanda tentang kajian dekolonisasi 1945-1950. Menurutnya, 17 Agustus 1945 merupakan tanggal yang sejak lama dilihat sebagai awal kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga:  Jokowi Ingin Kepemimpinan Estafet, Utang dan Kesengsaraan Rakyat Mau Dilanjut?

Tanggal itu pun, kata dia, diakui oleh Raja Belanda yang setiap tahun mengirim telegram ucapan selamat atas kemerdekaan Indonesia.

Raja Belanda Willem Alexander pun telah menyampaikan permintaan maaf ke Indonesia. Ia menyampaikannya langsung ke Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor pada 2020 lalu.

Namun, dia meminta maaf atas kekerasan yang terjadi di Indonesia dalam kurun waktu 1945-1949 dan bukan untuk keseluruhan masa kolonialisasi.

 

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

INFISA : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran
Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung
Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026
Widiarti Di Duga Jual Emas Palsu Pakai Surat Toko Mas Kresno, Hj Tempuh Jalur Hukum
Rapat Kordinasi Daerah Ormas Jawa Tengah Bersatu.
Ruslandi,S.H : Pelepasan Ribuan MIHOL Oleh SAT POL PP Sudah CUkup Kuat Untuk Di Tindak Lanjuti Secara Hukum
‎Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar Sambut Presiden Prabowo dalam Kunjungan Kerja ke Magelang
Bupati Lucky Gerak Cepat Pulangkan Tujuh Pekerja Terlantar di Papua
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:06 WIB

INFISA : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WIB

Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung

Selasa, 14 April 2026 - 12:51 WIB

Widiarti Di Duga Jual Emas Palsu Pakai Surat Toko Mas Kresno, Hj Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 12 April 2026 - 21:31 WIB

Rapat Kordinasi Daerah Ormas Jawa Tengah Bersatu.

Jumat, 10 April 2026 - 22:18 WIB

Ruslandi,S.H : Pelepasan Ribuan MIHOL Oleh SAT POL PP Sudah CUkup Kuat Untuk Di Tindak Lanjuti Secara Hukum

Berita Terbaru

Uncategorized

Program GENTING Salah Satu Solusi Atasi Stunting di Keerom

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:56 WIB