Polres Indramayu Ringkus Lima Pelaku Curanmor, Satu Tersangka Seorang Residivis

- Penulis

Selasa, 30 Januari 2024 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harianpers.com – Indramayu, Satreskrim Polres Indramayu jajaran Polda Jabar berhasil menangkap lima pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukumnya.

Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, menyatakan bahwa dari penangkapan tersebut, Polres Indramayu berhasil menyita barang bukti berupa 5 unit sepeda motor.

“Salah satu dari lima tersangka adalah seorang residivis, yang sebelumnya terlibat dalam kasus curanmor pada tahun 2020 di wilayah Cirebon. Saat akan ditangkap, tersangka melakukan perlawanan dan membahayakan petugas, sehingga polisi terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menembak kaki tersangka,” kata AKBP M. Fahri Siregar didampingi Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Hillal Adi Imawan dan Kasi Humas Polres Indramayu saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Selasa (30/1/2024)

Lanjut Kapolres menjelaskan bahwa modus operandi para tersangka melibatkan pengamatan (hunting) untuk mencari sepeda motor yang parkir di halaman rumah. Setelah menemukan target, mereka melakukan pencurian dengan membobol kontak menggunakan kunci T.

Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebar di wilayah Kecamatan Indramayu, diantaranya di wilayah hukum Polsek Lelea, Polsek Haurgeulis, Polsek Lohbener, dan Polsek Kandanghaur.

Baca Juga:  Parah, Oknum Kepala Desa Di Kecamatan Karangatengah Di Duga Tipu Investor Hingga Ratusan Juta

Selain kasus curanmor, ada juga kasus perampasan sepeda motor dengan kekerasan, di mana tersangka meminta tolong kepada pengendara sepeda motor untuk mengantarkannya ke lokasi tertentu, lalu menggunakan ancaman senjata tajam untuk merampas kendaraan tersebut.

“Tersangka kasus curanmor dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 8 tahun penjara, sementara tersangka kasus perampasan dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 9 tahun,” jelas AKBP M. Fahri Siregar. (WN)

Follow WhatsApp Channel harianpers.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota PAI Cianjur Hadiri Halal Bihalal di Hotel Horison Bandung, Ginanjar Nusantara, S.H. Tekankan Pentingnya Silaturahmi
Innalillahi, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat Usai Hadiri Deklarasi SWSI
PANSUS DPRD Indramayu, Pengaruhi LKPJ BUPATI 2025 dan Potensi Interpelasi
INFISA : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran
Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung
Bupati Indramayu Lucky Hakim Sukses Raih PenghargaanTOP BUMD Awards 2026
Widiarti Di Duga Jual Emas Palsu Pakai Surat Toko Mas Kresno, Hj Tempuh Jalur Hukum
Rapat Kordinasi Daerah Ormas Jawa Tengah Bersatu.

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 21:51 WIB

Anggota PAI Cianjur Hadiri Halal Bihalal di Hotel Horison Bandung, Ginanjar Nusantara, S.H. Tekankan Pentingnya Silaturahmi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:53 WIB

Innalillahi, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat Usai Hadiri Deklarasi SWSI

Jumat, 17 April 2026 - 22:28 WIB

PANSUS DPRD Indramayu, Pengaruhi LKPJ BUPATI 2025 dan Potensi Interpelasi

Kamis, 16 April 2026 - 21:06 WIB

INFISA : KEMENLU RI Di Tuding Lamban Tangani Pemulangan 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WIB

Oknum Anak Pejabat Wakil Bupati Di Duga Serobot Lahan Perhutani di Cikawung

Berita Terbaru