Harianpers.Com // Keerom Festival Warna Alam Wiantre 2026 yang diselenggarakan di Kampung Wiantre, Arso 5 berlangsung meriah dan sukses, Sabtu (2/5/26).
Kegiatan yang terinspirasi dari 8 Aspek Transformasi Keerom Maju di inisiasi oleh Sanggar Sekar Tanjung menampilkan pagelaran seni budaya Papua dan Nusantara, Fashion Show dan menghadirkan ratusan pelaku UMKM lokal.
Turut hadir Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP di wakili oleh Wabup Drs. H. Daud, M.Si, Kepala Balai Pelestarian Alam Papua, Unsur Forkopimda, Pimpinan OPD, Tokoh adat, Tokoh agama dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wabup Daud mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada Sanggar Seni Jaranan Banyuwangi Sekar Tanjung yang telah menyelenggarakan kegiatan budaya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Festival ini bukan sekedar hiburan belaka, tetapi merupakan upaya dalam menjaga, melestarikan dan mengembangkan kekayaan budaya yg kita miliki di Kabupaten Keerom,” katanya.
Menurutnya, Warna Alam menjadi simbol kebergaman, kearifan lokal, serta harmonisasi antar manusia dengan alam dan budaya.
“Kegiatan ini mendorong kretifitas masyarakat khususnya generasi muda, mengangkat potensi seni dan budaya wilayah perbatasan, memperkuat identitas negara sebagai jati diri serta membuka peluang ekonomi kretif bagi masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana dan juga pimpinan sanggar seni jaranan Sekar Tanjung Banyuwangi Sriyono menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan semua pihak dan Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom.
“Lebih khusus kepada Kementerian Kebudayaan Indonesia melalui program Dana Abadi Kebudayaan yaitu Dana Indonesia Raya tahun 2025 yang mendukung penuh pendanaan Festival Warna Alam Wiantre,” bebernya.
Adapun yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Sanggar Seni Jaranan Sekar Tanjung Banyuwangi, Pelajar dan Mahasiswa, Ibu-Ibu PKK, mama Papua dan masyarakat setempat pengrajin ekonomi kreatif. (red)












