Harianpers.com// Keerom, Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri meninjau langsung lokasi penanaman padi seluas 13.200 hektare di Kabupaten Keerom.
Dalam kunjungan kerjanya, Gubernur Papua langsung didampingi oleh Bupati Keerom, Piter Gusbager untuk melihat beberapa lokasi termasuk lokasi yang akan dipersiapkan untuk penanaman jagung.
Melihat dukungan Bupati Keerom, dan masyarakat, serta lahan yang strategis, Gubernur Papua optimistis, Papua akan menjadi salah satu wilayah strategis yang mampu menerjemahkan program nasional di sektor pangan.
Menurutnya, beberapa daerah seperti Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi, dan Keerom menjadi perhatian pemerintah Provinsi Papua untuk pengembangan di sektor Pertanian, peternakan dan perkebunan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pengamatan kami, Keerom sangat pas untuk cetak sawah, juga jagung, peternakan, perkebunan, dan tanaman lokal lainnya”, ungkanya.
Untuk mewujudkan itu, Pemerintah Provinsi Papua tidak hanya menyiapkan lahan sawah, tetapi juga membangun infrastruktur pendukung mulai dari irigasi, jalan produksi, sampai pada produksi beras.
Fakhiri justru menargetkan pembukaan sawah di kabupaten Keerom bisa sampai 30.000 hektare. Karena menurutnya pemerintah pusat telah memberikan kebijakan khusus agar pengembangan lahan sawah di Papua diperluas hingga 50.000 hektare.
Dengan varietas padi berumur sekitar empat bulan, Papua berpeluang melakukan panen hingga tiga kali dalam setahun. Tentu bisa menjawab kebutuhan pangan di Provinsi Papua bahkan bisa ekspor ke Papua Nugini, Maluku dan daerah lain.
Selain sektor pertanian, Fakhiri juga komitmen memperkuat sektor perkebunan dan peternakan seperti ayam pedaging, ayam petelur, dan sapi.
Disamping itu, Fakhiri menegaskan
pentingnya pengembangan pangan lokal, seperti sagu, umbi-umbian dan lainnya.
Dikesempatan itu, ia mengapresiasi dukungan Bupati Keerom, Piter Gusbager dan masyarakat Keerom dalam membuka lahan pertanian baru.
” Saya berterima kasih kepada Bupati Keerom, dan masyarakat yang mau membuka ladang-ladang pertanian”, ungkapnya.
Harapannya Kabupaten Keerom bisa menjadi salah satu lumbung pangan utama di Tanah Papua dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.(sb)












